The Rise Of The Demon Knight

The Rise Of The Demon Knight
IBLISION....KUMOHON HENTIKAN...



UUUURRRRAAAAAA......!!!!!!!


Teriak Party Agus sambil berlari dan menebas prajurit iblision.


Lillith menempelkan telapak tangannya ke dahi Lux.


"Mega Heal.." Ucap Lillith


Luka Lux seketika langsung sembuh.


"Whaa...terima kasih Lily"


"Baik, siapkan senjata kalian....SERAANGG....!!!!" teriak Lux


"Ayooo....." ucap Amber dan Lillith.


"AWOOOO....!!!!"Yumiko melolong.


sementara itu didalam kerajaan Xvuil sang ratu panik dan ezra datang.


"Ezra...!!! kemana???" tanya Vui


"Tenang ibu, aku akan mencari ayah" ucap Ezra.


"nanti kamu terluka, aku gak ingin kau terluka" ucap Vui khawatir.


"Aku kuat kok, sihir es ini membantu ku berjalan dengan cepat" Ezra memegang tongkat esnya.


"Baik bu..dadah" Ezra langsung membekukan jalanan dan berseluncur dijalan es.


Di dalam Kantor Guild para maid panik ketakutan.


"Aduhh...ini gimana!?!?!"


"Gawat...lari"


Para maid lari dan pergi ke tempat istana kecuali Azure diam tenang di dalam.


"Ketua kamu mau kemana???"


"mau......per..ang" ucap Azure.


"Jangan berbahaya ketua"


"Gak....aku...bi..sa" ucap Azure


Azure kemudian berlari menedekati sumber kerusuhan.


"Haduuhh...ketua, tidak ada yang tahu apa yang dipikiran dia" ucap para maid dan kemudian berlari ke istana.


.


.


Agus memanah para iblis.


Yana terus memberikan sihir api, Yuni merubah tubuhnya menjadi Gajah dan menginjak para iblis.


*Kcraakk....suara tengkorak iblis.


*Jebb...jebb...suara panah agus.


Yana kesulitan menyerang iblis yang banyak.


*Arrrkkgg.....Yana tertusuk perutnya.


Yuni melihat dan langsung mengangkat yana dengan belalai dan menginjak iblis tersebut.


"Yana duduk disini saja" Ucap yuni menyuruh duduk dipunggungnya.


"O..oke gajahku" ucap Yana kesakitan.


Agus membaca sihirnya "Panah...hujan arjuna!!!" Ratusan anak panah jatuh ke tanah dan banyak yang mengenai iblis.


.


.


Sementara di kerajaan De Lavla, Laura sedang asik main handphone.


dan gelas yang dimejanya yang berisi air bergetar dan Laura melihat ke balkon tiba-tiba.....


*BOOOMM........ SUARA LEDAKAN METEOR MENGENAI TEMBOK KERAJAAN HINGGA JEBOL.


"Kurang ajar!!!" Laura mengambil sarung tangan senjatanya.


dan turun tangga ke aula kerajaan memanggil rekannya.


"AYAHH....!!!!, AKU IZIN PERANG, AYO...OUIL DAN YANG LAIN..." TERIAK Laura.


ayah laura langsung memeluk laura.


"Kamu harus hati-hati ya..."


"I-iya gak usah peluk-peluk" ucap Laura memalingkan wajah sambil malu-malu.


"Baik ayah aku keluar dulu, ayo semua" Laura adalah komando terbaik


Tiba-tiba ada iblis besar yang ingin menyerang gadis kecil.


KRAAGGGHH........iblis tersebut menjulurkan lidahnya.


*syuutt...BOOMM


Laura menembakan Laser ditanganya seperti Iron man, Lidah Iblis tersebut bolong.


*Jrraahh.....


"Bajingan mesum" ucap Laura.


Laura berlari dan menembakan meriam yang di punggungnya.


Iblis itu pun mati dengan penuh bolongan di tubuhnya.


Laura menghampiri gadis tersebut.


"Makasih kak" ucap gadis tersebut.


"Masuk...!!!, gak perlu terima kasih" ucap Laura menyuruh gadis tersebut masuk ke dalam istana.


Ouil dan kawannya menembakan Laser dan pistol.


*Awass...!!! teriak prajurit melihat meteor.


mereka berlari dan...


*Booommm...... tidak ada yang selamat termasuk vertus jendral terkuat kerajaan De lavla.


"VERTUSSS....." teriak Ouil.


Laura dan pasukanya terus berperang tanpa menghiraukan Vertus.


"Cih...apa yang harus ditangisi, semua orang pasti mati" ucap Laura.


.


.


Lux dan kawanya sedang sibuk menebas musuh tiba-tiba...


*Siing...slingg...clangg....Suara es dari sihir ezra.


*Wissh...gesit juga dia" ucap Lux.


Ezra berselancar di jalur esnya sambil menembakan es ke iblis.


"Ice Teror..!!!" Ezra membaca sihirnya dan ratusan butiran air berubah jadi es balok dan menjtuhkan ke iblis.


Ezra melihat iblis tersebut dengan serius



"Dia sudah remaja tapi wajahnya seperti anak kecil" ucap Amber.


"Makanya ibunya masih majain dia" ucap Lux.


.


.


Yumiko dan Lillith sibuk menyerang iblis.


" *Sharp...Bullet" Lillith membaca mantranya


"Enchan flameshot...Copy 3" Lillith menggabung sihirnya ke dalam peluru.


*Ckreekk ...Dooorr....Pelurunya langsung keluar 3 dan berapi.


*WUSSHHH.....iblis yang terkena tembakan langsung terbakar*.


Yumiko menggenggam Sabitnya, dia dikelilingi iblis.


"Hihihi....apakah kau siap kembali ke neraka"


*Arrgghh......Roaaarr...


"AWOOO....!!!" Yumiko langsung memutari para iblis sambil memegang sabitnya.


"BLOODLUST...." mata yumiko menyala dan langsung menyerang dengan sangat cepat.


Lux dan kawanya serta ezra melihat cahaya berwarna biru dan ungu.


"yumiko ngamuk" ucap Lux.


"Jangan macem-macen sama si gadis kecil" ucap Amber.


.


.


Agus terus memanah dan Michael terus menebas.


"Kalian pria masa kalah sama perempuan" ucap Tabitha.


"Hosshh....kita istirahat sebentar" ucap Agus.


*Blurggghh....


Agus dan tabitha melihat Michael muntah darah.


"Uhukk...lambungku sobek" ucap michael.


"Oh..kalian sitirahat saja"


"LOVEE...shotttt..." ucap Tabitha menembakan hati ke para iblis dan meledak.


"Kasian mereka" ucap Tabitha.


.


.


Lux dan Amber kewalahan.


"mana ku habis" ucap Amber.


"Sama" ucap Lux


Lillith dan Yumiko menghampiri Lux dan Amber.


"Kenapa kak?" ucap Yumiko.


"Aku lelah, mana habis" ucap Amber


"Tuan gimana masih lanjut?" tanya Lillith.


"Iblis trrsebut tidak ada habisnya." ucap Lux.


Lux kembali berdiri dan memgang pedangnya.


"REGENERATION ...!!!!" ucap Lux dalam hati dan mana, skill dan darah pulih kembali.


"Amber istirahat saja, aku tau kau kewalahan karena memegang pedang yang berat dan perisai "


"Duduk saja" Ucap Lux menyuruh Amber duduk di samping rumah warga yang hancur.


*Tinggg...tangg....


"Slash da forte" Ucap Lux menunduk dan langsung menebas iblis dengan cepat.


Ezra melihat Lux dan kawanya.


"Whiooaa....L-Lux" ezra menghampiri.


"halo ezra" ucap Lux sambil sibuk membantai para musuh.


.


.


Di kerajaan vancloria, sebagian dari wilayah kerajaan hancur karena iblis.


Xenzha melihat di jendela istana.


"Ayah...sebaiknya kau ganti strateginya"


"Nggak, mereka saja yang gak becus"


Xenzha benar-benar sangat muak.


"Ayah...edward sudah hilang 7 bulan yang lalu"


"dan sudah memfitnah ksatria gemuk itu"


"Tinggal ksatria berkulit sawo matang"


"Kau juga tampak bodoamat soal Edward" ucap Xenzha.


Chiku yang baru selesai latihan fisik ia langsung melihat xenzha dan Franck sedang berdebat.


(Heh...kok berantem lagi).


"Baiklah ayah aku turun"


"Yaudah jangan mati" ucap franck dengan santainya.


"Sama siapa?, bukan party mu sudah bubar dan ada yang mati" tanya franck.


Xenzha kesal dan menunjuk ke belakang.


"Bareng dia" ucap Xenzha menunjuk ke chiku yang sedang menguping di balik tembok.


Chiku panik.


(Hehh...kok dia tau!!!)


Xenzha meninggalkan franck.


"Ayo pahlawan" ucap Xenzha.


"Heh..mau kemana" tanya chiku.


"Ikut berperang, mana teman mu?" ucap Xenzha.


"Mereka semua gugur, saat menjaga desa"


"Huufttt....Yok, Kau bakalan selamat kalau iku aku" ucap Xenzha.


"Ta-tapi aku support!!!"


Xenzha tersenyum.


"Justru aku butuh support, pahlawan".


Wajah chiku memerah


.


.


Mereka terus melawan iblis tersebut (Yaa....sebenarnya yang membatai iblis paling banyak xenzha, chiku hanya menambah Hp Dan Mana Xenzha saja)


"Huuftt...banyak sekali" ucap Xenzha sambil melawan menggunakan pedangnya.


Mereka melihat 3 iblis besar sedang memakan para prajurit yang masih bergerak.


*AAAAA...!!!! TOLONG...!!!!" teriakan dari oara prajurit.


*KRRAAAKK...suara tengkorak dari prajurit yang dimakan hidup-hidup


"Hufftt....haruskah?" Xenzha membuka jubahnya dan membuka tangan kirinya.


Chiku terkejut karena tangan xenzha banyak simbol dan tato yang tidak asing.


"JURUS DEWA 7, *PENUTUP..." Xenzha membaca mantranya dan seketika iblis tersebut menjadi debu.


"Haaaahh....jangan² pangeran P-" Xenzha langsung menutup mulut chiku


"Shh...nanti saja kita bahas" ucap Xenzha dan Chiku langsung menganggukanya.


.


.


.


Sementara itu di kerajaan Xvuil mereka sedang berperang, Wajah Yumiko dipenuhi darah, baju lengan Lillith sobek, ezra kehabisan mana dan Lux. mulai pusing dan berkunang-kunag.


"HEEIII....KALIAN MUNDUR" teriak Lux setengah sadar.


Amber sedang asik duduk dan....


*Rrrrrrrr.....suara meteor yang ingin menabrak kan tepat di Antara Lux,Lillit dan yumiko


"TUAAAANNN.....!!!!" teriak Amber sambil berlari secepat mungkin


dan.....


*JEB....BOOOMMMM*...!!!!


Amber memukul Meteor tersebut hungga pecah berkeping-keping.


*Syingggg....sayapnya keluar.


Lux dan yang lainya terkejut.


"A-amber..." ucap Lux.


"Ehh...hehhehe" Amber tersenyum sambil mengusap tanganya.


"nggak sakit kok, cuman Patah 5 jari" ucap Amber memegang tangan Kirinya.


setelah itu Iblision dan Mamon datang.


"Well.well...welll Ternyata benar kau...bisa mengahncurkanya putri palsu" ucap iblision.


"HENTIKAN...AKU BENCI KAU MEMANGGILKU" Teriak Amber.


"DIA....PUTRI KERAJAAN VANHOLUS JADI...DIA PUTRI ASLI" teriak Lux membela Amber.


"Ohohoho...kamu belum tau ya..." ucap Iblision.


Amber panik dan menahan air matanya.


"Ku..kumohon jangan" ucap Amber.


Lux dan yang lainnya kebingungan.


"Hahaahah kasian dasar cengeng"


"Jadi..." Iblision kemudian menjelaskan