
Camellia mengobrol dengan Lux.
Camellia bertanya ke Lux.
"Lux apakah kamu ingin menetap disini?" ucap Camellia
"Nggak, saya ingin mengelilingi dunia ini" ucap Lux.
wajah camellia sedikit cemberut.
"Oh iya!!" Camellia teringat sesuatu dan ia pergi untuk mengambil buku di rak buku.
Lux melihat Camellia menjinjit kesulitan mengambil buku karena ketinggian.
"Uuhh...ehh...d-dikit lagi.." ucap camellia.
Lux menghampiri dan mengambil buku yang ingin diambil camellia.
"Nih" ucap Lux.
"Eh? terima kasih" ucap camellia.
"hmm.." Lux melihat Camellia.
"Eh?! aku tinggi tau!?!??" Camellia kesal
"padahal aku nasih 19 tahun, tinggi ku 185" ucap Lux.
"HEII!!!, TINGGI ITU GAK SESUAI UMUR TAU?!!??" camellia sebal.
Lux tertawa...
Mereka mengobrol hingga siang hari.
"Ohh...jadi kamu bukan dari dunia ini" ucap Camellia.
"Hmm...paham-paham" ucap camellia.
"Huft...aku balik yah.." ucap Lux.
"Terima kasih sudah ngajak ngobrol aku"
"sejujurnya aku baru akrab sama Lux saja" ucap camellia tersenyum.
"Uhhh..gak sih, sebenarnya yang paling sering ajak ngobrol kan sensei, kalo sensei diem aja pasti saya juga gak bakalĀ buka suara" ucap Lux.
"Dah..." Lux menutup pintu dan keluar.
Camellia duduk sambil tersenyum.
(hihihi jadi ini sifat Lux, sombong dan dingin) ucap camellia dalam hati
Lux kembali ke kamar, ketika Lux membuka pintu, dia sudah di hadang 3 gadis.
"dari mana!?" ucap lillith sambil memegang panci.
Lux mendengar hembusan napas yang kuat.
"Siapa-" ucapan Lux terpotong karena melihat Amber dengan aura amarah.
Lux mendengar suara ketawa gadis.
"hi~hi~hi, kakak, main dengan cewek lain, Hi~Hi berani juga~aku bisa mencium parfumnya..." ucap yumiko sambil mencuci pisau.
Lux gemeteran dan merinding.
"H-Hei, k-kalian tenang" ucap Lux.
Yumiko diem- diem ke belakang Lux dan menutup pintu pelan-pelan.
"Hei!!!" ucap Lux.
Lillith mematikan lampu.
*ctek...
*brakk...bruk...prang....
"Whaaaaaaaa......HEI KALIAN!!!!! AKU INI TUAN MU!!!!!......" teriakan suara Lux beserta suara panci dan penggorengan yang berterbangan.
.
.
sementara di kerajaan Vancloria, Xenzha sedang membaca buku.
Edward sedang pergi ke desa untuk mengambil pajak ke para warga.
raja franck sedang duduk di singasana sambil mengobrol dengan anggota kerajaan.
ketika Edward ingin balik ke kerajaan, ia dihadang nenek yang menunduk.
"Hei, tua minggir" ucap Edward.
"pastikau Iri kan dengan Ksatria abu" ucap nenek.
"Huh? lu ngomng apa, gw gak iri" ucap edward.
"kau mau ikut kami??" ucap nenek.
"huh?, puft...ahahah nenek gila" Edward tertawa dan melewati nenek tersebut.
"Tcih..demon slice" nenek itu membaca mantra.
kuda yang ditunggani Edward menjadi hancur.
dan berlumuran darah dimana-mana.
nenek tersebut membuka tudungnya.
dan berubah menjadi iblis
"haah!!" edward melotot sambil..
"kenapa kau disini?" ucap edward.
"Sudah lama kita tidak main bareng hi~hi~hi" ucap iblision
"jadi kau mau bergabung dengan tim ku, kau akan selalu kuat abadi dan tidak pernah tua" ucap iblison.
"umur ku 12 miliar tahun, tetapi aku tetap montok dan cantik~~ hihihi" ucap iblision.
"uhh...apakah aku bisa mengalahkan mereka?" Edward bingung
"Hihi tentu saja manis~" ucap iblison
edward bingung, dia takut bergabung dengan iblis tetapi dia ingin menjadi penguasa dunia.
"hmm...cara bergabungnya gimana?" ucap edward.
Sini tangan kirimu.
Edward mengulurkan tangannya. dan urat nadinya di sobek.
*Ahhh...
"Aku berikan darahku dan kau menjadi sepertiku" ucap iblision.
"Hmm..baiklah" edward tersenyum.
Iblision merobek tangannya dan menuangkan darahnya ke nadi edward yang sobek.
Tiba-Tiba seluruh pembuluh dara Edward menjadi hitam.
*Argh....Argh..!!!
Edward kesakitan.
*Crooot....
Darah edward keluar dari mulut secara terus menerus.
"Hihihi rasa sakit ini hanya sementara kok!" Iblision mengelus kepala Edward.
"Baik" Iblision mengeluarkan buku mantra.
"*Yang mulia Azazel kami membawakan teman pesta baru di neraka, Selamat datang Edward" Iblision langsung menempelkan tanganya ke dada Edward.
Edward berubah menjadi lebih pucat..dan bola matanya menjadi warna merah.
*Wusshh*...
hembusan hawa panas dan dingin bercampur.
"Ahahahahah.....Lux dan kawan-kawan, Aku bersumpah untuk menghancurk-,..menguasai Dunia" Edward tersenyum..
"Baiklah gelombang ke 2 akan datang 3 minggu lagi, persiapkan dirimu sayang, *cup" Iblision mencium edward dan membawa pergi edward.
.
.
Lux sedang bersantai di kamar, Dan ada yang mengetuk pintu.
*tok...tok..
Amber membukakan pintu.
"iya siapa?" Amber langsung melihat Agus dan Ezra.
"hi, kalian mau ikut tidak?" ucap Ezra.
"kemana??" tanya Amber.
"Festival Lampion di kota Lucky spring" ucap Agus.
Lux datang menghampiri mereka.
"ada apa?" tanya Lux.
"Yok, jalan-jalan ke kota Luck spring" ucap Agus.
"Siapa tau bisa cari cew-, *Aduh..., (kepala agus dipukul yuni) ma-maksudku hiburan" ucap Agus.
"Ahhh..." Lux melihat ke belakang.
yumiko dan Lily terlihat gembira, Amber menarik-narik baju Lux.
"Uhh...baiklah" ucap Lux.
"Horeee!!!" Agus senang.
"Baiklah aku punya kenalan dia punya tempat penginapan yang bagus dan murah" ucap michael.
"Bagus Michael, tapi kapan kita pergi" ucap Lux
" besok sore, temuin kita di balai" ucap ezra.
"Baik" Lux langsung menutup pintu.
"Ahh....sejak kapan Agus dan ezra akrab" ucap Lux.
"Hihihi gak apa apa tuan, kan kita bisa liburan" ucap Amber.
"Kita 2 tahun tidak perang, aku sudah sedikit bosan" ucap Lux.
"Huft...gpp, buat cari pengalaman" ucap Lux.
Setelah itu mereka mengemas barang, Amber mengemas barang hingga 8 tas.
Lux bingung.
"Kita, liburan bukan pindah rumah" ucap Lux.
"B-Bukan tuan, ini buat baju tidur" Amber menunjuk ke tas merah.
"Ini buat alat mandi" Amber menunjuk je tas kuning.
Amber terus menunjuk tasnya dan menjelaskan buat apa.
Lux langsung menjitak kepala nya. "Kita menginap cuma sehari AMBER....!?!??" Teriak Lux.
"Aduh..aduh...Aaahh...OKEY" Ucap Amber mencoba melepas tangan Lux.
Lux melihat Yumiko dan Lillith.
Dan ternyata mereka sama-sama membawa tas yang banyak.
"*Plakkk...Sini kepala KALIAN!!!" Teriak Lux sambil menepuk dahinya.
"AHH...ahahah Ampun tuan" Yumiko dan Lillith tertawa.
malam tiba Lux pergi ke Bar untuk merokok.
"hufftt...." Lux membuang asap rokoknya.
"Hi, Lux" ucap Gadis di belakang lux
Lux menoleh dan ternyata Laura sedang meminum bir.
Lux terkejut ternyata dia sudah menghabiskan 4 gelas bir yang berukuran besar.
(Buseet...lambungnya gak pecah apa?) Ucap Lux melihat Laura.
"Me-mesum" ucap Laura malu-malu sambil menutup dadanya.
"Eh!?" ucap Lux.
"Jadi ngapain lu disini?" tanya Lux.
"Gw bosan minum wine, pengen minum bir ini" ucap laura.
(Emang bir sama Wine beda ya..?) Ngomong-ngomong besok lu kosong gak?"tanya Lux.
"Selama gak ada perang gw kosong, emang kenapa?" ucap Laura.
"Besok gw mau liburan ke Desa Lucky spring" ucap Lux.
"Mau ikut gak?" ucap Lux.
"Ehhhh...!?!?!?, B-boleh tapi kali ini aja OKE!?!?" ucap laura malu-malu.
"Lu gak minum?" tanya Laura menawarkan gelas.
"Nggak"ucap Lux.
beberapa saat kemudian terdengar suara pintu.
dan ternyata Amber, Lillith dan Yumiko.
"Hufft..Tuan main sama cewek lain" ucap Lillith menghela napas.
"kakak bilangnya mau, cari udara, ternyata..." ucap yumiko dengan tatapan sinis.
"Ehh...?? kita hanya ngobrol biasa" ucap Lux dengan wajah paniknya.
Laura melihat wajah Lux yang panik.
"Hihihi, santai saja kita hanya ngobrol biasa" ucap Laura.
"Tuh kan" ucap Lux.
"Hmm...baiklah" Ucap Amber.
mereka akhirnya mengobrol hingga larut malam.
setelah itu Lux dan Kawanya pergi ke kamar untuk tidur dan laura menginap di hotel.