The Rise Of The Demon Knight

The Rise Of The Demon Knight
Lux mendadak jadi guru!!!



Setelah makan malam mereka langsung mempersiapkan tempat tidurnya.


"Kasurnya cuma ada 2 jadi Kalian tidur ber2 biar aku tidur di karpet" ucap Lux


Yumiko dan Lillith menggangukkan kepalanya dan langsung tidur ber 2, Lux sedang mempersiapkan karpet dan melihat Amber sedang melihat pemandangan di balkon sambil meminum alkohol.


"Amber!!, tidur sudah malam" ucap Lux sedang mengibas karpet.


Amber hanya tersenyum sambil melihat ke istana, Lux datang menghampiri.


"HEI!!! jangan ngelamum" ucap Lux.


Amber terkejut"Whaa!!!, tuan jangan gitu dong" ucap Amber kesal


"hhehehe, maaf" Lux tersenyum.


Lux melihat yumiko dan Lillith tertidur lelap, "dasar 2 bocah" Lux menggelengkan kepalanya.


Amber menunduk "hei tuan, kamu merindukan rumah tidak" ucap Amber, Lux terkejut atas pertanyaan Amber tadi.


"Iya,e-emang kenapa?"


"Aku merindukan seluruh keluargaku, maupun yang kandung atau angkat, walaupun ayah franck sedikit kejam terhadapku, tetapi aku merindukan mereka" Amber tersenyum sambil meneteskan air mata.


Lux langsung teringat ayah,ibu dan adiknya, Lux tersenyum dan langsung mengelus kepala Amber.


"kita sama-sama merindukan keluarga" ucap Lux.


Amber tersenyum malu,"A-aku merindukan kasih sayang ayah dan ibu asliku" Amber meneteskan Air mata.


Lux langsung mengeluarkan sapu tangan "nih, jangan bersedih karena kau adalah sosok wanita paling setia dan paling kuat yang pernah aku temui" ucap Lux.


Amber terkejut dan melihat Lux dengan mata yang berkaca-kaca, Amber memegang dadanya "T-tuan" ucap Amber malu-malu.


"hidupmu sangat berbeda dengan edward dan agus, kau kehilangan nama baik, kau dijauhi warga dan harus pergi ke wilayah yang sangat jauh, itu semua karena aku..."


"Di saat kerajaanku mengalami kehancuran, aku hanya diam, ayahku meledakan diri, ibuku kehilangan 1 sayapnya dan tangan kananya, T..Tuan...Hiks...A-aku adalah putri palsu yang diciptakan untuk membawa malapetaka kepada orang sekitar" Amber menangis menunduk dan menjatuhkan botol alkoholnya


(Lux teringat ucapan iblision tentang putri palsu)


"T-tapi kenapa kau selalu berada di sisiku, Lillith mempunyai senapan dan sihir yang kuat dan Yumiko memiliki kemampuan bertarung diatas rata-rata sedangkan aku hanya membantu hal kecil saja" Amber mengangkat kepalanya dan melihat Lux dengan wajah yang basah karena memangis.


"aku akan selalu ada di sisimu Amber" Lux langsung memeluknya, Amber kaget dan tangisanya pecah.



"hiks....UWWAAAAAA....UWAAAA...hiks.."


"kamu, tidak lemah tetapi belum mempelajari skillmu secara maksimal" Lux tersenyum.


Amber tersenyum malu di depan wajah Lux, Amber langsung menutup mulut Lux menggunakan tangan kanannya, dan Amber langsung mencium punggung tangan kanannya.


Lux terkejut dengan wajah yang merah " Ehh???...A-amb-amber...ta-tadi itu apa??" Ucap Lux gagu


Amber tersenyum " itu, Aku lagi senang", Lux bingung, "AMBER..AMBUSH!!!" Amber melompat dan langsung memeluk Lux hingga jatuh.


"Oi, lepasin Amber" Lux kesal


"N-nggak~ hehehe~" Amber memeluk Lux dengan erat.


Lux melihat wajah Amber, "Sial!!!, Dia mabuk"


setelah itu Lux berhasil menaklukan Amber dan membawanya ke kasur, Lux merasa lelah dan duduk di kasur sambil melihat Amber tertidur,


"Yaawwnn...Akhirnya bisa menaklukan Dewi mabuk" kata Lux sambil menguap. Lux tanpa sadar langsung tertidur di samping Amber.


"Hehh..??, A-amber?" Lux melihat Amber.


Amber menatap Lux dengan wajah yang datar, Lillith cemburu (Hmph...Mbak selalu aja di depan) ucap Lillith dalam hati.


Lillith sedang melihat pemandangan di balkon, Yumiko sedang menyapu lantai, Lux sedang meminum teh di sofa, Amber menghampiri Lux.


"Yang tadi malam jangan beritahu siaa-siapa ya..." Amber beribisik ke Lux.


Wajah Lux merah "I-iya..", Amber membawa keranjang,"Ada yang mau ikut aku belanja?", Lillith langsung mengangkat tangannya,"yumi kamu gak ikut?" tanya Lillith, "nggak Lily, aku mau mengepel lantai" ucap yumiko, "Oke!!" Amber dan Lillith langsung meninggalkan kamar.


Amber dan Lillith sedang mengelilingi pasar, Amber membeli sayuran, Lillith mencari daging ikan, Tiba tiba Lillith menemukan kertas di depanya.


"Uh...ini kertas apa?, kok banyak tulisan" Lillith sedang melihat kertas, tetapi tidak membacanya, karena Lillith tidak bisa baca.


Lillith akhirnya menghampiri Amber, "Mbak!!, Aku nemu kertas", Amber menoleh dan langsung menanyakan ke Lillith, "kertas apa ini Lily", "baca aja Mbak" Lillith memberikan ke Amber.


"oke..Pendaftaran Guild resmi!!!!!" Amber terkejut.


"Wha...Lily kamu pandai, pasti tuan senang" Amber menepuk pundak Lillith.


Sementara itu Lux sedang membaca buku Skill, Yumiko selesai membersihkan kamar.


"YEEY!!!, akhirnya selesai juga" Yumiko langsung tiduran di kasur, Lux melihat kamar yang bersih tanpa debu sekecil pun.


"Hmm..kamu pandai juga" ucap Lux.


"Iya dong, tapi aku capek, bersihin minuman alkohol di balkon, udah lengket bau lagi..." ucap yumiko.


" bukan aku itu" ucap Lux.


" yasudah lah, yang penting bersih" ucap yumiko


Yumiko langsung menghampiri Lux, "Kak?, kakak lagi ngapain?" ucap yumiko, "sedang membaca buku Skill dan panduan" ucap Lux, yumiko penasaran dan langsung menunjuk ke buku tersebut"itu bacanya apa?" tanya yumiko,"itu bacanya Shadow slash" ucap Lux, "ohhh..."yumiko mengangguk.


Kemudian Lux kembali membaca, Yumiko melihat Lux dan akhirnya menepuk pundak Lux."kak, ajarin aku baca dong" ucap yumiko dengan wajah polosnya.


"kamu sudah besarkan?" ucap Lux, "yaa..aku belum bisa baca tulisan" ucap yumiko, "Hahahah makanya belajar" Lux tertawa, "KAN aku budak dan aku gak di di ajarin begituan" Yumiko memalingkan wajahnya. "hihihi baiklah, kakak ajarin" ucap Lux, "heh? b-baiklah, tapi yang bener ya!!!" ucap yumiko


Mereka belajar ber2 di sofa, Lux mengeja huruf dan yumiko mengikutinya "s-w-o-r-d, Sword" ucap Lux, "S-E-W-O-R-T, sewort?" ucap yumiko kebingungan


"gak ada huruf"E", "D" yumi bukan "T" ucap Lux.


"heh? salah ya? " Yumiko semakin kebingungan sambil menggaruk kerudungnya.


Mereka belajar dan yumiko masih tetap belum lancar membaca, "huft...yumi-yumi, huruf "C" dan "J" berbeda pelafalanya" Lux mengelus menepuk dahinya.


Yumiko berusaha membedakan huruf "C"dan"J" sambil memanyunkan bibirnya, "ngomong Huruf "C" kayak mau nyium ya..." ucap Yumiko dengan polosnya."iya, akhirnya" ucap Lux, "Yeey, tuan ayo ajarin aku lagi" Yumiko senang sambil melompat-lompat.


Amber dan Lillith mengetuk pintu dan masuk, mereka terkejut melihat Lux mengajar yumiko.


"Ya Ampun~, tuan kamu baik banget" Amber tersenyum anggun.


"A-ajarin a-ku baca juga dong tuan?" ucap Lillith malu-malu sambil menundukan telinganya


Lux tidak tega menolak permintaan Lillith


""Aaaahhh...capeknya, baiklah hari ini aku jadi gurunya" Ucap Lux dengan terpaksa


Akhirnya Lux mengajar Lillith dan Yumiko, semantara itu Amber sedang sibuk membereskan barang belanjaannya.


mereka belajar hingga malam dan tertidur di sofa, Yumiko dan Lillith tertidur di pangkuan Lux, Lux tertidur dengan wajah yang tertutup buku.


Amber tertawa"hihihi, Mereka lucu ya..." Amber kemudian mengambil buku yang diwajah Lux dan menaruh di meja, Amber mencium Pipi Lux "Selamat malam, Darling~♡" Amber tersenyum dan langsung tidur di kasur.