
setelah pulang sekolah Lux menanyakan ibunya apa saja yang harus di bawa ke perkemahan nanti, ibu Kathryn (ibu Lux) dan Lux sedang mempersiapkan cemilan,pakaian dan peralatan kamping lainya.
"Luxy (panggilan ibu ke lux), kamu ke sana sama kelompok siapa? " kata ibunya sambil membantu lux membereskan tas untuk perkemahan.
"uhh... sama kelompok Charles bu, aku agak males bu sama mereka" kata Lux sambil cemberut
"mereka sering memainkan kacamata ku dan sering menghina fisikku" kata Lux sambil melihat ibunya
tiba-tiba Ayah takayama (ayahnya Lux) , datang ke kamar Lux untuk melihat mereka berdua.
"hahahaha... Anakku sudah menjadi anak pencinta alam" kata Ayahnya sambil mengelus kepala Lux
"Ayah, kata Lux dia sering di bully sama temenya" kata ibu sambil membereskan tas
tiba-tiba adik Lux datang yang bernama Lala
"Hahahaha (tertawa jahat)... kakak.. kakak.. cep.. cep..cep(menggelengkan kepala) kakak kan pernah bilang ke aku jangan bersedih dalam keadaan apapun, semuanya pasti akan berubah" kata Lala sambil menunjuk ke Lux.
(oh iya bodoh nya aku, aku pernah berbicara seperti itu ke adikku waktu itu. ya.... tepatnya 3 hari yang lalu) kata Lux didalam hati sambil tersenyum ke Lala
" hehehehe (mengelus kepala) ,aku baru inget makasih ya udah ngingetin lala,kamu adalah adik terbaik"kata Lux sambil tersenyum ke Lala
"heh? (wajahnya memerah) iya kan aku sebagai adik harus perhatian sama kakak.Hmph.....dasar kakak, gitu doang aja gak ngerti pantes di bully Hmph... " kata lala sambil membuang muka.
"hahaha(mengelus lala) dasar anak ayah yang satu ini, jutek banget kalo kakak memberikan pujian ke kamu"kata ayah ke Lala.
"nanti kamu disana hati-hati ya. "kata ibu
"jangan sampai dimakan sama harimau" kata ayah sambil tertawa
"pokoknya, kakak harus pulang dengan selamat ya... " kata Lala sambil menjewer telinga Lux.
keesokan harinya Lux sedang jalan menuju lapangan sekolah untuk duduk sesuai barisan kelompok yang sudah di pilih kemarin siang.
"hei! Idiot buruan . LARI!! jangan jalan gendut" kata Luis (salah satu teman charles) sambil menunjuk lux.
"oh iya maaf sebentar ini lagi mau baris" kata Lux sambil berjalan cepat.
"hahahaha itu lari apa jongkok pelan banget kayak beruang lompat"kata Charles dan mereka bertiga tertawa
"oke anak-anak hari ini kita ke gunung Ilorian menggunakan bis sekolah " kata bu guru Miku di depan murid yang sedang duduk berbaris di lapangan
"hah! (muka terkejut) bukanya itu gunung yang terkesan mistis bu?" kata Lux sambil mengangkat tangan.
seluruh murid melihat dan tertawa
"hahaahahahahah,kebanyakan nonton film sih makanya jadi gampang dipercaya"kata charles, max sambil memukul kepala Lux.
bu miku menepuk tangan (isyarat untuk diam)
"Lux, emang benar itu gunungnya terkesan mistis tetapi para pemandu sudah memberikan jalur yang aman kok" kata bu miku membela Lux
"hah? emang benar bu? "kata beberapa murid
"hi~hi~hi giliran ibu yang ngomong kalian percaya giliran temen sekelas mu bicara, kamu nggak percaya kata bu miku sambil tersenyum.
"emang benar itu gununya mistis tetapi ibu sudah bilang para pemandu sudah memberikan jalur yang aman" kata Bu miku
"BAIK BU"kata semua murid
setelah itu para Murid dan guru-guru masuk kedalam bis dan segera pergi ke gunung tersebut