
Lux gemeteran dan Lari seceparnya, Lillith mendengar langkah kaki Lux.
"Tuan kenana?" tanya Amber khawatir.
" Mbak aku mendengar langkah tuan, dia sedang berlari" ucap Lillith.
" mungkin dia dalam bahaya" ucap Amber khawatir.
Yumiko langsung keluar dari keteta kudanya, dan langsung berlari.
" Yumi!!!!, mau kemana? " teriak Lillith.
" membantu dia " Yumiko terus berlari
"Huft...dasar yumi, kita tunggu sini saja" Ucap Amber.
"baik, semoga mereka selamat ya..." ucap Lillitj
Yumiko terus berlari dan Akhirnya bertemu Lux, yang sedang berlari,Lux terjatuh,monster tersebut melihat Lux terjatuh tangan Monster
"Aduh...Astaga!!!" Lux menatap monster tersebut dan langsung menutup wajahnya
Lux tiba-tiba mendengar Langkah kecil yang cepat, "Summon Dark fafnir Schyte, Jangan dekati DIA!!!!" Lux mendengar teriakan tersebut "Yumiko?" Lux membuka matanya.
Yumiko melompat dan menebas tangan monster tersebut, "menjauh, aku akan menghancurkan dia" ucap Yumiko sambil memegang Sabitnya.
"jangan Yumi, kau tidak akan kuat" Lux memegang pundak yumiko
" Grrrr.....AWOOO!!!!, *Wolfclaws* " Yumiko melomlat dan berjalan di tangan monster tersebut dan menebas Kepalanya.
Monster tersebut marah dan mencoba menyerang Yumiko, Yumiko menghilang *Bloodust!!!* Yumiko teriak sambil menebas kepala monster tersebut hingga monsternya lemas, Yumiko turun dari tubuh monster tersebut.
"Huft...huft...Ayo bal-" yumiko di tangkap monster, Yumiko tidak bisa melepas cengkraman monsternya, "uh..uh..kau pergi saja" ucap Yumiko ke Lux, Lux langsung berlari dan..." Slash da forte" Lux melompat dan Menebas tangan Kanan monster tersebut, Yumiko terjatuh, Lux langsung menangkap Yumiko, "heh?..teri-ma kasih" ucap yumiko pelan, Lux menaruh Yumiko dan kembali melawan Monster tersebut.
(Monster ini besar tetapi sangat lambat dan Lemah) ucap Lux dalam hati
Lux memegang pedangnya sambil tarik napas, *Shadow burst* Lux mengayunkan pedangnya dan...WHOOOSH....Yumiko terkejut melihat Lux menebas Monster dengan kecepatan bayangan.
Monster tersebut terjatuh dan Mati, Lux akhirnya datang menghampiri yumiko."Yuk, balik tapi sebelum itu Aku mau bersihin mayat monster ini" ucap Lux (huft..semoga sihir baru ini berhasil)* Soul eater* Disekitar bangkai monster ada tangan besar berwarna hitam menarik mayat tersebut ke dalam tanah.
"Yuk, yumiko kita pulang" ucap Lux
"heh? oh...ok" Yumiko masih terkejut.
"huft...perjalanan pasti jauh" ucap Lux
Yumiko menatap Lux sambil berjalan " uh...Kakak" ucap yumiko malu-malu, "hm! kakak?" tanya Lux.
"uh..bo-boleh gak aku manggil kamu k-kakak" Ucap Yumiko malu-malu
"uhhh...boleh, emang kenapa? " tanya Lux.
" Soalnya kamu mirip kakaku, pemberani dan b-baik" ucap yumiko
"huh? kakak? kamu punya kakak?" Lux bertanya
"uh...dulu waktu umurku 5 tahun, tetapi dia tewas di pertempuran" ucap yumiko
"oh? maaf aku bertanya?" ucap Lux
"gak papa kok, aku tidak sedih" ucap yumiko
"kan ada kakak dan Mbak " Yumiko tersenyum dengan Manis
Lux langsung memetah pipinya, dan langsung mengalihkan pandangannya.Mereka berjalan, Amber melihat Lux dan yumiko dari kejahuan,Amber melambaikan tangan.
mereka sampai ke kereta kuda, Amber langsung ke Lux.
"Tuan kau tidak apa-apa?" tanya Amber sambil memegang wajah Lux
"uh...iya A-aku baik-baik saja" ucap Lux malu-malu
Kabut tersebut Akhirnya menghilang dan mereka melanjutkan perjalananya, Lillith melihat Kerajaan dari kejahuan
"tuan aku melihat kerajaan disana" ucap Lillith.
"oh, baiklah kita kesana" ucap Lux sambil mengendarai kudanya.
Mereka melihat dari kejahuan betapa besar dan indah kerajaan tersebut,
"wha...ini istana terindah yang pernah saya liat" ucap Lillith
Mereka akhir sampai di depan gerbang istana, Lux langsung mengambil 3 jaket kulit.
"Nih, kalian pakai" Lux melempar jaket tersebut.
"Untuk apa tuan??" tanya Lillith.
" ingat, kita kan masih jadi buronan" ucap Lux.
"oh iya" Lillith dan Amber memakai jaket tersebut.
"kamu kan bukan buronan" ucap Lux.
Yumiko hanya mengangguk, Amber, Lillith dan Yumiko berjalan dan Lux menuntun kudanya.mereka berjalan menelusuri pasar kerajaan. Tiba-Tiba Lux melihat seorang pria merebut tas seorang wanita.
"Hei!!! Pencuri Tolong!!!!" Teriak seorang wanita
Lux langsung berlari dan menangkap pria tersebut, pria tersebut mengeluarkan pedangnya
*Shiiing.. *
Lux mengeluarkan pedang, kondisi pasar menjadi sunyi karena para warga menonton Lux dan pencuri itu.
"Cih...penggangu" Pria tersebut meludah.
Lux hanya diam, Pria tersebut berlari ke Lux, Lux melepas pedangnya dan berlari ke pria tersebut, yumiko, Amber dan Lillith khawatir,
Pria tersebut mencoba menebas Lux
Shingg....
desing.....
"Aaaahh ..." Pria tersebut menebas ke Lux.
Ktaaang....!!! (Lux berhasil menepis pedang dengan gelang emasnya)
"hah, makasih laura atas gelangnya" ucap Lux
Lux langsung memukul perut orang tersebut dan membantingnya, para warga terkejut.
Lux menahan badan pria tersebut dengan Lututnya.
"Graaah...akh.."Pria tersebut kesakitan.
Lux tersenyum "Panggil penjaga Istana dan tangkap dia" ucap Lux
Lux mengambil tasnya dan memberikan ke Wanita tersebut."nih, lain kali lebih hati-hati ya.." ucap Lux
Lux dan mereka ber3 mencari tempat tinggal, Amber melihat ada sesuatu, Amber langsung menarik Lux dan Lillith ke belakang toko. Yumiko kebingungan dan langsung mengumpat di belakang toko.
"Ada apa? Mbak?" tanya Lillith
"Shh....Aku melihat kakakku" ucap Amber.
"huh? dimana?" tanya Lux.
"itu" Amber menunjuk ke seorang pria yang sedang berbicara dengan pedagang sambil di jaga 4 penjaga istana.
Lux kemudian melihat banyak bangsawan datang ke kerajaan.
"ini ada acara apa?" tanya Lillith.
Xenzha dan penjaganya meninggalkan tempat dan mereka ber4 langsung keluar dari persembunyian.
mereka berjalan menelusuri pasar, yumiko tidak sengaja menabrak seorang gadis.
"Aduh...kepalaku" Yumiko mengusap kepalanya.
"Oi....Tolol!!! jalan yang bener dong DASAR KECIL!!!" ucap gadis tersebut.
Yumiko menatap Lux sedih dan mengeluarkan Air mata.
"Oi...siapa yang bilang yumiko tol-" Lux terkejut karena yang ditabrak yumiko adalah Laura.
"La-laura?" Amber dan Lillith terkejut.
Laura merasa malu dan langsung berlari dan berlindung di belakang toko.
setelah itu mereka menemukani tempat penginapan, "kok? banyak banget bangsawan pada kesini? " tanya Lillith, Lux hanya menggelengkan kepalanya dan langsung memesan kamar."4 kamar untuk 3 malam" ucap Lux
"Aduh...maaf mas, kamarnya tinggal satu " ucap penjaga penginapan
"SIAP SAYA PESAN!!!,eh..?? uhuk..kami pesan kamarnya" teriak Amber.
Yumiko berbisik ke Lillith."kok Mbak Amber semangat banget??" tanya Yumiko, "Biasalah...Mbak Amber"Lillith menghela napasnya.
Mereka langsung masuk ke kamar, Amber dan Lillith sedang asik membuat makan untuk makam malam.
Lux melihat yumiko sedang mengelap meja dan lantai, "yumi ngapain kamu elap??" tanya Lux
"Aku suka beres- beres kak, biar ada kerjaan" ucap Yumiko.
"bagus sekali, Yumi" Lux mengelus kepala Yumiko.
Lillith dan Amber iri melihat mereka, Amber sengaja menjatuhkan tepung," Aduh...Aku tidak sengaja menumpahkan tepungnya" Ucap Amber berpura-pura, " Sini aku bersihin mbak" Ucap yumiko dan langsung mengelap lantai
Amber dan Lillith menatap dingin ke Lux.
Lux tersenyum malu sambil menggaruk kepala.