The Rise Of The Demon Knight

The Rise Of The Demon Knight
Portal iblis terbuka!!!!



Iblision sedang membuka jendela istananya dan menghirup udara panas di dunia underworld.


"*Sniffff......Ahhh~ hhaaahah, Bau jiwa manusia yang tersiksa" ucap Iblision.


Edward menghampiri, menghirup udara dan...


*Srreeeekk....(Paru-parunya remuk bagaikan selembaran kertas di remukan).


*Uhukk...uhukk...edward batuk mengeluarkan abu.


"Anjritt...panas banget diluar istana"


"Hahaha kamu bakal terbiasa kok" ucap Iblision.


iblision memegang pipi edward dan tersenyum.


"Tadi malam kamu kuat juga ya...♡"


"Hihihi...tentu saja kita sudah rutin melakukan itu"


"Nanti malam lagi yuk♡" ucap Iblision sambil mencium pipi Edward.


"Kenapa lu seneng sekali?"


Iblision langsung kembali ke balkon dan salah satu tentakelnya mengambil kristal yang berwarna merah menyala.


"Hahahah hari ini portal yang ada di dunia akan terbuka"


mereka keluar ke istana dan pergi ke hutan untuk menemukan altar.



"Ehh...keren banget" ucap Edward.


"Hehehehe...keren kan, ini tempat untuk menaruh kristal ajaib ini" ucap Iblision menempelkan kristal ke kepala tengkorak tersebut.


tiba-tiba altar terebut menyala.


.


.


Mamon datang sosok makhluk yang tinggi 600 Cm dan ada lambang di dada kananya.



"Kau siap Mon?" tanya Iblision.


"Siap, selalu hahahah"


Altar tersebut terbuka...


"Hihihi Pangeran abu junior , apa kau siap merasakan apa yang leluhurmu rasakan" ucap iblision.


Edward heran.


mereka akhirnya masuk ke portal bersama 100.000 pasukan iblis.


.


.


.


Sementara itu Igor dan Lux masih saling berduel.


*Shing.....


*Tang....


suara benturan kedua pendang yang sangat keras.


Igor melompat mengayunkan pedangnya, Lux menghadap belakang dan...* Wusshh...... Lux mengayunkan pedangnya dan menepis serangan Igor.


* Ktang......


Mereka saling menahan kekuatan dengan mendorong ke2 pedang mereka.


*Bukkk...


Igor menendang dada Lux.


Lux terjatuh.


*Gasp.....penonton heboh


*Lux!!!!!... teriak Camellia.


Amber, Lillith dan yumiko terkejut.


"Hahahaa...kuat juga lo"


Lux langsung berdiri dan menyikut dagu Igor, Igor mengelap darah di giginya, Mereka melepas ke2 senjatanya.


"gesit juga gerakan lho" ucap Igor mengepal tangannya.


Lux melompat-lompat sambil menyiapkan kuda-kudaanya, Igor berlari dan mencoba membanting Lux, Lux menghindar dan melakukan side kick tepat kena telinga kiri Igor hingga gendang telinga kirinya pecah.


*Craakk....ngiiiiiiiiiingggggg.....telinga Igor rusak.


penonton kebingungan Igor menutup telinga kirinya dengan wajah kesakitan.


Igor melepas tangan kirinya dan darah mengalir di telinga kirinya.


penonton semakin khawatir dan heboh.


"PANGERAN HENTIKAN!!!!!!...CARI ISRTI YANG LAIN SAJA" TERIAK WARGA DI ARENA.


"heh..Segini doang, Cuih...BUTTING DEATH" Igor membaca mantranya dan Igor mulai menyeruduk dengan helm tanduknya.


Lux berbelok ke kiri dan seruduknya tidak kena tetapi badan Lux ditangkap.


*Syuuuttt.......Lux di angkat.


*Bruukkk.....dan dibanting dengan keras.


"Arrkhh...." dada Lux sesak.


Igor langsung mengunci kaki Lux dan memukul wajah Lux.


"Hahahahah segini doang hah!!!!!"


*BUKK....BUKKK...BUUKKK....BUKKK...


Lux mencoba menepis pukulan Igor


muka Lux bonyok, karena sarung tangan emas igor.


darah muncrat kemana-mana dari wajah Lux.


penonton tepuk tangan.


Camellia menangis di kursi.


Amber menahan air matanya.


Lillith menangis dan langsung mengelap, Lillith ingin pergi ke toilet.


Yumiko meneteskan air matanya.


Lillith mendengar suara aneh diluar arena.


"Ada apa ini?" Ucap Lillith.


Lillith meninggalkan mereka secara diam-diam.


.


Lux mengangkat tangan kanannya (Isyarat menyerah).


*Preeettt......


"Sekarang kita sudah punya pemenangnya." teriak raja Hellorn (ayah Igor)


Raja Xavier menegur ke Camellia yang sedang bersedih.


"Hei, kamu gpp?"


"Hikss....gpp, aku sudah menerima keadaan" sambil senyum terpaksa


"Hahaha baik, seluruh Anggota Lux jadi buat Gua" ucap Igor.


Amber teriak dari kursi Arena.


"TIDAK...TIDAK MAU...."


Yumiko ikut berteriak.


"KAMI...TIDAK INGIN JADI BAHAN HIBURAN KALIAN..!!!!"


Igor mengambil pedangnya dan langung menusukkan pedangnya ke dada Lux yang sedang berbaring di tanah.


"baiklah tuan kau aku ku bunuh dalam hitungan 10..." Igor menarik pedangnya dan menodongkan ke dahi Lux.


"9..."


.


Lillith keluar dari Arena.


"Huh...gak ada apa-apa" Lillith hanya melihat hutan dan banyak burung berterbangan.


"Aduu.....suaranya makin dekat"


Lillith mengambil snipernya dan Mengarah kan scope ke pusat suara dan.....


"UWEEEE......I-IBLIS CUMI...!!!!, dan...." TERIAK LILLITH MELIHAT IBLISION.


"PRAJURIT!!!!...1...2...100..BANYAK BANGET...!!!!" TERIAK Lillith.


Lillith mendengar sesuatu dilangit, Lillith melihat meteor tanpa menggunakan scope.


"A-ada 7 meteor??!?!?!" Lillith langsung kembali ke Arena.


dan melihat Amber sedang berdebat dengan Igor di lapangan.


Lillith langsung pergi ke arena lapangan dan mendengarkan dari belakang.


"KUMOHON JANGAN....." Amber membujuk ke Igor.


Yumiko sudah ditangkap karena sempat memberontak, Ia di rantai tanganya.


mata pedang Igor semakin dekat ke dahi Lux "Bodo amat, 2...."


Amber berusaha menahan "Janga-"


tetapi ditahan penjaga dengan sihir kaku, Amber tidak bisa gerak.


Igor tertawa "S....SAA...T..."


"Cih...dasar hama" ucap Lillith.


*crekcek....Dorr......


sniper Lillith menembak tepat ke tangan Kiri Igor yang memegang pedang, Igor kesakitan dan langsung mementalkan pedangnya.


Lux melihat Lillith langsung tersenyum.


Igor melihat Lily "Oi..Triplek-"


Lillith langsung melempar pasir ke Igor.


"Cancel curse..." Lillith memegang dada Amber sambil membaca mantra dan Amber bisa gerak kembali.


"T-terima kasih lily" ucap Amber.


"HEIIII....KALIAN PARA WARGA LIATTT....." Lillith menunjuk ke langit.


Igor menghampiri Lillith "Bullshit dari ras terend-"


Lillith langsung menendang kaki Igor, Igor terjatuh dan mulutnya langsung dimasukan ujung sniper.


"Satu kata, Boom...Boomm....pecah otak" Ucap Lillith dengan sinis.


Igor takut dan tidak bergerak sama sekali.


"Oii...Liat nohh...." Teriak Lillith.


semua orang melihat ke arah yang ditunjukan Lillith.


Langit sudah mulai gelap dan Meteor sudah terlihat jelas.


*BOOOMMM......Salah satu meteor mengenai pemukiman kerajaan Xvuil.


seluruh warga di arena panik ketakutan.


Lillith melepas Igor dan Igor lari ketakutan.


*Dorr.... Lillith menembak bokong Igor.


*Argghh...Anak Anj*ng" igor berlari dan meninggalkan kerajaan menggunakan kudanya bersama ksatria yang lain.


Mereka langsung keluar dari arena, disana sudah ada Agus dan partynya.


Lux dan kawanya melihat tabitha.


"Yosh...Salam" Ucap Tabitha melambaikan tangan.


Tabitha heran melihat Lux bonyok wajahnya sambil dirangkul Amber.


"Ya..ampun dia kenapa?"


"Panjang ceritanya" ucap Yumiko


Lux mengangguk dan partyan melambaikan tanganya.


mereka berjalan dan....


*WOSSSHHH......suara meteor sangat besar ingin mendarat tepat mereka berjalan.


"LARIII...!!!!!" Teriak Aguss.....


Semua berlari tetapi percuma Meteor tersebut hampir mengenai tanah dan.....


*JGEERRRR........


Amber memukul meteor tersebut hingga pecah berkeping-keping.


"TAPAK SUCI...." Amber membaca mantranya.


mereka terkejut.


.


.


Iblision datang menghampiri mereka yang dibelakngnya ada ratusan ribu pasukan.


Partyan Agus dan Lux berhadapan yang dibelakangi 1000 prajurit istana Xvuil.


"Akhirnya bisa bertemu lagi?" ucap Iblision.


Iblision menggerakan ke 7 tentakelnya.


"Mana!!! Putri blonde dari kaisar yang sok suci" iblision melihat disekitaran agus dan Lux


"KERAJAAN VANHOLUS SELALU SUCI " Amber teriak dan berhadapan dengan iblision.


"KERAJAAN SUCI YANG DILINDUNGI DEWA"


"Hahhah dilindungi dewa? sekarang kemana? Oh, Iya dewa dan dewi sudah pada mati, termasuk ibu dan Ayahmu" Iblision tersenyum.


"Tcihh....." Amber mengayunkan pedangnya.


*Tap...pedang itu pun ditangkap oleh sesosok iblis besar dan memiliki otot yang kuat.


"Hahahah....Mamon, kau selamatkan aku dari serangga" Ucap iblision.


*Buukkk.....Amber ditendang dan ditangkap Agus.


"Kamu gpp?"


"I-iya, awas dia sangat kuat dibanding tangan 6"


Lux heran melihat lambang "M" di dada sebelah kanan Mamon.


"I-itu....ukuran bajunya?" tanya Lux.


"Bukan bodoh, Itu aksara jawa yang artinya 1" ucap Tabitha.


"Peringkat 1 dari belakang" ucap Tabitha.


"Berarti dia ber2 iblis neraka Luar peringkat 5 dan 3" Ucap Lillith melihat iblision dan Mamon.


"Hahahah pintar sekali kau binatang"


* puufff.....Iblision mengeluarkan asap dan kembali ke dalam hutan serta memanggil pasukan iblis lainnya.


pasukan iblis itu pun keluar dari sela-sela batang pohon.


"Anak panahku sudah anget, siap keluar" ucap Agus tersenyum.


"Hahahaahah.....mari bersenang-senang di pertarungan" ucap Michael.


"Bersiap kalian, Jangan mati Ayo" Ucap Lux.


Tabitha sedikit terpesona. (D-dia orangnya peduli juga sama partynya)


dan...


*UUUUURRRRRRAAAAAAA.........