
Pagi tiba mereka mempesiapkan peralatan untuk meninggalkan tempat penginapan
"haaahh...tidak terasa kita sudah 3 hari di hotel" ucap Amber sambil menenteng tasnya.
"yah...padahal udah capek-capek beresin" ucap yumiko
"kita tinggal dimana tuan?" tanya Lillith
"Aku belum ta-" Lux mendengar ada suara orang memanggil
"HEI..." gadis tersebut melambaikan tangan
Ternyat Yana sedang berlari
"Whaaa...Yana" Lillith berlari dan memeluk yana.
Amber melihat samar-samar dan ternyata.
"Michael!!!" Amber melambaikan tangan.
Michael melambaikan tangan
Lux melihat Michael dengan tatapan sinis.
Amber melompat kegirangan.
"aduh..aduh...OMG, Michael gimana kabarnya" ucap Amber menepuk nepuk tangan michael.
"Hohoho baik-baik saja" ucap michael sambil menggaruk kepalanya.
"kamu michael asli kan?" tanya Amber.
"Tentu saja Amberilla" ucap michael
Agus melihat Lux.
"Lux, pasti kangen ya..., sini" ucap Agus melebarkan tanganya (memberikan isyarat pelukan)
"Hentikan itu, menjijikan" ucap Lux.
mereka semua tertawa.
Amber menepuk pundak Lux.
"hi Lux, ini teman lamaku Michael, dia orangnya asik lho" ucap Amber.
"hoho hallo" Michael menjulurkan tanganya.
Lux bersalaman dengan wajah dingin.
"Ehh???" michael kebingugan.
"Yok, ikut kami" ucap Agus.
Mereka akhirnya berjalan, Amber dan Michael jalan ber2 sambil membicarakan masa lalunya, Lillith, yana yuni. mereka ber3 bergandengan sambil bernyanyi.
"La~La~La~ Aku sayang sekali~ si kucing Lily" yana dan yuni bernyanyi.
Lillith terlihat sangat gembira.
Lux hanya melihat mereka dari belakang.
"kakak?" Yumiko menarik-narik baju Lux.
"Ada apa?" tanya Lux.
"Mereka siapa?" tanya Yumi dengan polosnya.
Yumi langsung mengambil tangan Lux.
"Apaan ini !?" ucap Lux.
"Gandengan hehehe" ucap Yumi
Lux berjalan dengan yumiko sambil bergandengan tangan.
setelah itu mereka berhenti di depan tavern.
Agus menghadap ke belakang dan Melihat yumiko sedang mengandeng tangan Lux.
"Oi, Lux?" ucap Agus.
"Hmm.."ucap Lux.
"Itu ade Lu?" Ucap Agus
yana dan yuni langsung menengok belakang.
"HAAAAHHH..ADE LUX, IHH...LUCUNYA" ucap yana dan yuni.
"ehh.." Yumiko malu sambil memainkan jarinya.
Lux mengingat kisah masa lalu yumiko yang ditinggal kakaknya dan yumi menganggap Lux sebagai kakaknya.
Lux melihat yumi, Mata yumi berkaca-kaca, seolah olah meminta sesuatu.
"Ughh...i-iya" ucap Lux.
"tapi bukan kandung"
"HALO adek angkat Lux" ucap Yana.
"hi" ucap yuni
"Hohoho, kecilnya, Ululululu" Agus langsung menghampiri Yumi sambil mengelus tudungnya.
"Ihhh...Aku bukan anak kecil!!!!, Nih..aku tunjukin" Yumiko langsung berubah menjadi gadis 19 tahun
*Poof...
"Awwwooooo!!!...lihat, sekarang aku sudah menjadi orang dewasa kan~" ucap yumiko melihat Agus dan 3 rekanya.
Agus melihat Yumiko dengan mata melotot,
Yuni langsung menampar wajahanya dengan tangan kanannya.
*Plaaaak....
"Hufft...matanya" ucap Yuni
"Adudududhh..."agus mengusap hidungnya.
"YEEEY....Aku akhirnya bisa peluk tangan Kaka"
Yumiko langsung memeluk tangan kanan Lux.
tangan Lux menyelip diantara ke2 dada Yumiko.
Wajah Lux memerah sambil memalingkanya.
"Y-Yumi kau terlalu dekat"
"Heheheh" Ucap Yumi sambil tertawa.
Amber kesal melihat Yumi.
(Dasar Anak Anjing!!!!) ucap Amber.
Michael kebingungan melihat Amber marah.
"Amber....??"
yana dan yuni tertawa kecuali Lillith diam seperti patung
"Heh? Lily?" tanya Yana
Tiba..tiba...Lillith wajanhya berapi melihat Yumi.
"K-e kebiasaan" ucap Lily.
.
.
.
Setelah itu mereka masuk kedalam tavern.
"Yosh...5 piring Ayam panggan" ucap Agus dengan akrabnya ke juru masak.
"Siap...3 ayam panggan akan segera tiba" Chef tersebut langsung memasak.
"Hmm...kenalan Kamu?" tanya Amber ke Agus.
"Iya" ucap Agus.
.
.
"Lima?,buat siapa? " Ucap Lux.
"Bentar lagi orangnya dateng" Ucap Agus.
"Yaudah, Kalian mau pesan apa?" ucap Lux.
"Hmm...kami ikan bakar saja" ucap mereka ber3.
"Baik, 4 Ikan bakar pak" Lux memesan ke bapak tersebut.
"Oke!"
Berapa menit kemudian Gadis berambut putih datang, Aroma parfum bunga yang sangat menyengat.
sudah tidak salah lagi kalau itu...
"Sensei??" Amber bingung.
"Halo" ucap Camellia
"Terima kasih agus, sudah mengajak ku makan disini" ucap Camellia.
Cammelia sedang sibuk makan, dan ia melihat Lux sedang minum teh digelas.
cammelia melihat wajah Lux.
"Heeh??" Cammelia membuka mulutnya dan membasahi bibirnya menggunakan lidahnya
"ehem..." ucap Amber dengan wajah kesal.
.
.
"dari kapan kamu sama pangerang abu?" ucap Cammelia.
"Pangeran? hahahahaah dia ksatria kerajaan vanclorian, sama sepeeti ku" Agus tertawa.
"Hi, nama saya Yamashiro Vallux" ucap Lux
"oh...L-Lux" wajah Cammelia memerah.
"Jadi,kenapa gw ngajak sensei?" tanya Agus.
"Gak tau"Amber dan Lily menggelengkan kepalanya.
"kasi tau sensei" ucap Yana.
"Jadi, besok pagi ada pengunguman tim terbaik di balai" ucap Cammelia.
"Sensei tau?" tanya Lillith.
"nggak tau sih, tapi nilai ujian kertas aku tahu" ucap Cammelia.
"tapi rahasia" ucap Cammelia
Yana melihat Lux dan temanya membawa tas besar.
"kalian mau kemana, bawa tas besar" ucap yana.
"kalian mau pergi dari sini?" tanya michael.
"Ng-nggak kita mau nyari tempat penginapan" ucap Lux.
Camellia menepukĀ tangannya
"Whaa...tepat sekali, kerajaan Xvuil membangun asrama untuk apara ksatria" ucap camellia
"Bayaranya?" tanya Amber
"Free" ucap Camellia.
Lux dan kawannya terlihat gembira.
.
.
.
Setelah, selesai makan, Lux langsung membayar semuanya.
" nih..total berapa? " Lux mengangkat tanganya.
" Hei ,gak usah " ucap Agus.
"Ish...rezeki jangan ditolak" Lux langsung membayar.
Setelah itu mereka keluar.
"Whaa..Lux baik banget" ucap Yana.
"makasih Lux" ucap yuni.
Camellia hanya tersenyum.
tiba-tiba Agus langsung merangkul Lux.
"Hehehe, ini bocah paling baik hati dan tidak sombong" ucap Agus.
Lux langsung merapihkan kerahnya.
"Hmn..iya dong" ucap Lux dengan nada datarnya.
Amber ,Lillith dan yumiko kesal melihat tingkah Lux.
"Cih...si haus pujian" ucap Yumiko.
"Mau berbuat baik tapi harus dipuji, hadehh...tuan-tuan" Lillith menepok jidatnya
"Kebiasaan, teddy-teddy" ucap Amber.
.
Abis itu mereka masuk ke asrama kerajaan.
"Ini sudah disediakan 2 kasur besar" ucap camellia.
"kasur itu muat sampai 4 orang" ucap cammelia.
Lux, Agus dan kawanya masuk ke kamar tersebut
"tinggal sini saja Lux" ucap michael.
"Hmmm....nyaman dan Luas" ucap Lux.
Amber ,Lillith dan Yumiko datang ke hadapan Lux dengan wajah manjanya
"Tuan plisss..." ucap Mereka ber3.
"Ughh...baiklah" ucap Lux.
"hahaha kiat juga punya kamar kok, gak jauh dari sini" ucap Agus.
Setelah itu tim Agus dan Camelia meninggalkan kamar
Lux duduk di kursi.
Lillith main tali yang gorden.
Yumiko langsung mandi.
Amber melompat ke kasur.
*Weeeee.....
Amber cekikikan sambil memeluk guling.
"Hihihi...empuknya~" ucap Amber
Lux melihat tingkah Amber.
"Hei, Amber" ucap Lux.
"Apa?" ucap Amber.
"Kamu manis juga" ucap Lux.
Amber terkejut "heeehhh???, K-kamu bicara apa tuan" Amber langsung membalikan badanya.
"M-maksudnya teh, teh ini manis hmmm...." Lux langsung meminum tehnya.
"Tuan, hihihi, makasih ya..." ucap tersenyum dengan wajah setengahnya tertutup guling.
wajah Lux merah (Ya ampun aku belum pernah melihat Amber sebahagia ini dan se cantik ini) ucap Lux dalam hati.
Lux membalasnya dengan senyuman tipis