
Lux pingsan dan mendengar seperti suara om-om
"bangun para ksatria ku,selamat datang di istana vancloria"kata sang raja tersebut
Lux terbangun dengan mata berkunang-kunang dan melihat ke langit.
"hah? ini dimana? aku di surga indah sekali desain rumahnya" kata Lux sambil mengusap matanya
"Kau salah ksatria,kalian ber 3 ditugaskan untuk mengusir para monster yang ada di dunia ini" kata sang raja yang sedang menunjuk para 3 ksatria tersebut.
"sebelum saya memperkenalkan diri, kalian ber 3 terlebih dahulu memperkenalkan" kata sang raja tersebut
"Namaku Agus sumandra ,panggil saja aku Agus" kata ksatria di bagian paling kanan.
"yang kedua dipersilahkan memperkenalkan namanya" kata sang raja yang menunju ke tengah.
"Aku Edward cladius , panggil gw Edward " kata edward sambil menyombongkan diri
(cih.. tengil banget kaya charles) kata Lux dalam hati
"sekarang giliranmu untuk memperkenalkan diri" kata sang raja menunjuk ke lux
"em...uhh(*gugup) na-na-nama ku yamashiro vallux, orang pada memanggil ku Lux" kata Lux dengan sangat gugup.
"hahaha ksatria 3 jangan gugup, baiklah perkenalkan nama saya Raja Frank cloria X dan ini putri dan putraku Amberilla vanholus dan clorianus xenzha" kata sang raja sambil menunjuk ke 2 anaknya.
Edward dan Agus terpesona dengan kecantikan Amberilla kecuali Lux yang sibuk melihat desain kerajaan yang mewah.
(baru pertama kali aku melihat gadis secantik dia) kata agus sambil berbisik ke edward dan Lux
(iya auranya beda, body dan wajahnya mantap dari perempuan yang pernah gw temuin iya kan Lux?) kata Edward sambil berbisik ke Lux
Lux tidak mendengar bisikan Edward.
"whaa ini istana nya mirip kayak di game hp ku namanya anclemio stories" kata lux yang masih takjub sama istana raja franck
"oh...i-i-iya denger kok raja franck jenggotnya lebatkan?" kata Lux sambil berlaga sok tau
"bukan itu yang gw omongin tolol, Ahh....ribet nih kalo kerjasama sama lu" kata Edward dengan ekspresi kesal.
"liat putrinya raja deh, mantepkan bodynya dan mukanya kayak artis papan atas Lho" kata Edward sambil menunjuk ke Amber
Tiba2 sang raja melihat Lux dan Edward sedang berbisik.
"hei ksatria 2 dan 3 sedang apa yang kau bicarakan" kata raja dengan tatapan serius.
"eng-enggak nih si Edward tadi bilang si Amber mant-" pembicaraan Lux terpotong karena Edward langsung menutup mulut Lux.
"Apa tadi ksatria 3 berkata apa?" kata sang raja dengan wajah penasaran
"kata ksatria 3 kapan kita diberikan senjatanya" kata Edward sambil menutup mulut Lux.
(apa sih! pengap tau di tutup mulutnya udah tanganya bau lagi) kata lux berbisik dengan kesal.
"Mulut lu ember, jangan terlalu jujur lu, gw tebas leher lu" kata edward sambil menjitak jidat Lux.
sang raja dengan tatapan kecewa karena melihat tingkah mereka ber2 yang masih seperti anak kecil, dan agus sadar melihat sang raja kecewa, agus langsung menjewer kedua telinga mereka.
"hahaha kalian ternyata mudah sekali akrab" kata raja yang mulai kembali tersenyum.
"hehehe iya kita sudah mulai akrab" kata Agus.
"Baik, ikuti kami untuk melihat gudang senjata" kata sang pangeran xenzha.
ketika sampai kesana, mereka ber3 hanya melihat 1 kotak sudah yang sangat tua.
"silahkan masukan tangan kalian kedalam kotak ini agar kotak ini menetukan senjata yang layak untuk kalian" kata sang pangeran sambik menunjuk ke kotak tersebut.
to be continued