The Rise Of The Demon Knight

The Rise Of The Demon Knight
Kekacauan di saat liburan.



Malam tiba, Kazab dan pasukan iblis lainya sedang melihat keramaian di sekitar desa.


Kazab si iblis bertangan enam dan anak buah Iblision sedang merancang strategi.



"tuan kazab, ayo kita habisi mereka" ucap pasukanya


"Tenang, hari belum gelap, Liat nanti saja" ucap kazab.


sementara itu di penginapan.


*Ctakk...takk...ctakk....


"ini apa sih!!, yang laki-laki berisik banget" Tabitha risih mendengar suara sentilan.


"Dasar laki-laki, tubuhnya besar tetapi sikap nya masih sama dengan anak kecil" Amber menepuk jidatnya.


"Tapi kita penasaran lho" ucap yana dan yuni.


"Mungkin lagi mgomongin kalian" ucap Laura sambil senderan di jendela.


"HAH!!!!" mereka langsung menghampiri Laura.


"Kan gw bilang mungkin!!!" Teriak Laura.


Vui tertawa dengan anggun melihat tingkah mereka.


sementara itu di kamar laki-laki.


mereka sedang asik main kelereng yang di bawa agus.


"Awas-Awas" ucap Zura sedang mengukur.


saat Zura menyentil kelerengnya,


Kelerengnya tabrakan dengan kelereng Michael sehingga kelereng mereka keluar dari lingkaran.


"Wooi!!!,apa apaan ini" ucap Zura.


"gak bisa gitu dong" ucap Michael.


mereka saling mengepal tanganya.


"Hei-hei tenang, jangan berantem" ucap ezra.


.


.


"Sekarang giliranku" Ucap ezra.


*Ctakk....


*Aaaahhh...Mataku!?!?!? (bola kelerengnya mengenai mata kanan Lux).


"Heh, maaf Lux" Ezra langsung sujud.


"I-iya" ucap Lux sambil mengucek matanya.


Agus dan Lux menyentil, kelereng Lux berhasil masuk ke dalam lingkaran.


Sementara itu...


"oke!, masuk!!!" teriak agus.


*Ctakk...(sentilan Agus terlalu keras sehingga kelerengnya memantul di sekitar ruangan).


*teng....teng...tang....teng....


Mereka semua berlari-larian menghindari kelereng tersebut.


"Ini yang laki ngapain sih!!!" ucap Lillith sambil menempelkan telinga di dinding.


"AWOO, kayaknya seru" ucap yumi sambil menempelkan telinganya.


"Bisa gak sih mereka diem sehari aja" ucap Amber.


*Jleebb....


Kelereng tersebut mendarat tepat di mata kanan Lux.


Lux terjatuh.


*gedebug...


"LUX!!!!"


"Ahh...tra-trauma gak mau main ini lagi" Ucap Lux.


mata kanan Lux memar.


Ezra langsung mengompres Mata Lux dengan Es.


.


.


.


setelah itu mereka keluar kamar dan bersiap untuk ke tempat pelepasan lampion.


Tabitha, Vui, Amber, Yumi, Yana dan yang lainya terkejut melihat mata kanan Lux.


"*Gasp..T-tuan kenapa?" Amber langsung mengelus pipi kananya.


"Abis main, Amber..." Wajah Lux merah.


"Aduh...sini-sini, Sudah di kompres belum?" ucap Amber khawatir.


mereka melihat Lux dan Amber.


"Hufft..Mbak udah kayak ibunya Lux saja" ucap Lillith.


"Hentikan aneh liatnya" ucap Laura.


"hhihi" yana dan yuni tersenyum.


"Gpp, itu adalah kisah romantis antara Putri dan Pria mesum yang mempunyai 4 istri" ucap tabitha.


"Mulut siapa Itu!!!" Teriak Lux.


"Ahahaha, MAMA Amber" Yumiko mengejek Amber.


"Heh-, Ma-ma-ma-ma-Malu" wajah Amber merah.


"Udah Ayok!!!, Liat lampion" Amber langsung lari


"Amber Tunggu" ucap Yana.


"Hufft...dasar Putri salting" ucap yuni.


mereka langsung mengejar Amber.


.


.


mereka sampai dan melihat banyak jajanan di sekitaran desa.


Vui menarik Ezra untuk membeli ramen.


"Makan ramen yuk" ucap Vui.


"Ehh..baiklah, aku duluan ya..." ucap ezra.


"Aku ikut deh" ucap Agus.


"Baiklah kami juga" ucap yana.


"Gw mau beli bir di sekitaran sini" ucap laura.


"Huft..dasar pecandu alkohol" ucap tabitha.


"iya parah banget" ucap yuni.


"Terserahlah!!!" ucap laura.


tersisa Lux, Amber, Lillith dan Yumiko


"Terus kita kemana?" Tanya Lillith.


"Uhh...kesitu yuk" Lux menunjuk ke Stand makanan manis.


"Pffft..."Yumiko menahan tawa sambil menutup mulutnya.


"Ma-maaf".


"Ada apa Yumi" tanya Amber.


"pfft...N-nggak, A-aku ngeliat wajah Lux, Lucu".


"Mukanya gak sangar, Jadi Lucu karena memar" ucap Yumiko.


Amber melihat wajah Lux.


"pfft..."Amber ikut tersenyum.


"Be-benar juga".


"Hufftt...kalian ini" Lux menjewer telinga mereka ber2.


Lillith tertawa.


.


.


.


Lux membeli Apel karamel, Yumiko membeli Es krim.


"Amber kemana?" tanya Lux.


"Itu di-*HAH!!!" Yumiko terkejut.


Amber membawa 2 botol alkohol dan piring yang berisikan Ayam kalkun panggan.


"Hihihi, aku ingin makan snack" ucap Amber.


"Snack apanya!?!?" Lux kaget.


sementara itu Lillith melihat pedagang penjual Cumi bakar.


"kenapa Lily?" tanya Lux.


"Eh..nggak kok" Lillith memalingkan wajahnya.


Lux melihat cumi bakar.


"Mau?" ucap Lux.


(dasar Manusia kucing) Lux tersenyum.


(Aku juga mau beli 2 aja ).


Lux mengecek kantongnya ternyata tersisa 2 koin.


"He-" Lux bingung.


Lux melihat Amber. (pasti dia ngambil koin gw,huftt...) ucap Lux.


Lux membeli cumi bakarnya.


"Nih, buat kamu" ucap Lux.


"Whaaa...." mata Lillith bersinar.


.


Lillith melihat Lux.


"Tuan mau?" Ucap Lillith menawarkan.


"oh boleh, Ahh..." Lux memggigit cumi yang bekas mulut Lillith.


Wajah Lillith merah.


"*Nyamm..Nyamm, kenapa Lily"ucap Lux.


"Nggak kok".


.


.


Mereka semua asik jajan di sekitaran desa Luck spring.


"*Burpp...Ahhh...kenyangnya" ucap Tabitha.


"Hahaahh, enak juga, mienya" Zura tertawa.


"gila michael, ngabisin 5 piring lho.."Agus kaget.


"Itu cuma cemilan" Ucap michael.


Yana di gendong Agus dan Yuni digendong michael.


"Gak kuat mau mati, kekenyangan" ucap Yana.


Vui dan ezra terlihat senang.


.


.


Tiba..tiba..


*BOOMM...


suara ledakan dari gerbang desa.


para warga lari ketakutan.


"Ada apa ini??" Agus panik.


"ITU!!!!" teriak Yuni.


Kazab dan 100 pasukanya datang memangsa manusia.


"Kau siapa?" Michael mengeluarkan pedangnya.


"Hahahaha, KAZAB"


para pasukan iblis berlari sambil menyerang desa.


*Crakk...


*tingg...


*kraaak...


AHHHH.....


banyak suara rumah terbakar dan para warga teriak histeris.


Agus ,zura dan Michael menyerang di bagian depan.


Tabitha, yana, yuni dan vui mengevakuasi para warga.


"Ezra, panggil Lux" ucap Zura.


"B-baik" ucap ezra.


"Oooiii...."Kazab melompat.


"Ayo 3 lawan 1" ucap kazab ke Zura, michael dan agus.


Zura mengayunkan kapaknya.


*Syutt....


"Tcih..lemah"


Kazab dengab cepat Menangkis kapaknya, dan memukul perut zura.


*Bukk..


Arggh...


"Zuraa!!!"


"RASAKAN!!!, TEBASAN DEWA!!!" teriak Michael.


*Wushh..wushh..


seluruh tebasan michael di hindar, Michael memindahkan pedangnya ke tangan kiri, dan menyikut dagu Kazab.


*Bruuk...


"Hoshh..hoshh.." michael menggengam pedangnya.


Agus mengarahkan panahnya.


"Dari, dewi turun ke bumi, demi surga dan neraka, Eagle shot!!!" Agus membacakan sihirnya.


*Swushh.....


anak panah Agus mengenai salah satu tangan kazab hingga putus.


"ahaha, Lo kira bakal putus selamanya" ucap Kazab.


*zreet..tangan kazab kembali tumbuh.


"Apa???, cepet banget tumbuhnya.


Kazab berlari mengejar Agus.


"HAHAHA MATI KAU B4NGST...".


*Ktaanng.....Pukulan kazab ditahan Perisai Michael hingga retak.


Agus langsung memanah mata kananya.


*Ahhh...


"Zura cepat dia lengah" teriak Michael.


Zura dari belakang melompat dan mengayunkan kapaknya ke leher kazab. dan...


*Kraaakk....kedua tangan kazab mencengkram kepala dan dada zura.


*Kreekk...kepala zura di remuk hingga hidungnya mengeluarkan darah.


kedua tangan yang lain, melempar perisai dan pedang Michael.


"Argg..." zura sesak napas.


Mata Kazab menyala.


"Beraninya kau melawan Gw, makhluk LEMAH!!!!!"


*KRAKK....


Kazab langsung misahkan kepala dan badan Zura.


*CROOOT....darah Zura keluar kemana-mana.


"ZURAAA!!!!" agus teriak.


Michael ketakutan, Kazab langsung memukul michael dengan 6 tanganya.


*Bukk...bukk..bukk...


Wajah Michael bercucuran darah.


Kazab memegang kepala Michael.


"Awas Lo" Agus berlari dan...


*Jebb..jebbb...jebb menembakan ratusan anak panah.


Kazab langsung melempar Michael dan mencoba menahan anak panah.


"Arggg..." kazab kesakitan.


Agus menghampiri Michael yang berlumuran darah.


"Hei, kamu gpp?" ucap Agus.


"I-iya" Ucap michael.


Kazab melepas seluruh anak panah yang menancap di tubunya.


"OII...SEBELAH SINI B4NGSATTT!!!!" teriak kazab.


"Hufft...." Agus berlari.


*Wushh...wushh...Kazab mencoba memukul agus tetapi agus lincah dan sulit di tangkap.


"set...set...sett...set...Agus menghindar serangan Kazab.


Agus terus menerus menembakan anak panah ke Kazab.


*ctakk...ctakk..ctakk..


Agus melompati kepala Kazab dan...


"Hufft...sihir ke 5 Shi no ya"


*Jlebb....anak panah tersebut tembus dari kepala hingga bokong Kazab.