
**kerajaan vancloria
Raja Franck ,Xenzha serta beberapa pasukanya datang ke Temple tua. Raja franck membuka buku sihir tersebut dan membacakanya mantra yang ada dibuku tersebut**
"Summon el-iblisiolus Diablo" Raja membacakan mantranya dan menyentuh Altarnya.
**tiba-tiba "whoooshh" Altar tersebut menyala dan Xenzha menusuk jarinya dan darahnya di taruh ke tengah altar tersebut.
dan muncul Iblis yang di punggunya terdapat tentakel yang besar**.
"HAHAHAHA~, Hai namaku Iblision, kenapa kau memanggilku" kata iblis tersebut.
"Wahai putri iblis, tolonglah kami" kata Raja franck sambil menunduk.
"Wah~Wah~Wah~, minta tolong apa?" kata iblis tersebut sambil memegang wajah Raja.
"Awas!! apa yang kau lakukan iblis" kata xenzha mengeluarkan pedangnya.
"Wah~Wah~Wah~, ini siapa? ganteng banget, mau tidur bareng gak?" kata iblis sambil mengelus kepala xenzha.
"cih!!" kata xenzha menepis tangan iblis.
"Aduh..... jahatnya hihihihi~, jadi imbalanya apa makhluk lemah" kata iblis
"Saya, akan berikan sebagian hartaku " kata Raja yang masih menunduk.
"hmmm......menarik~ trus aku harus melakukan apa?" kata iblis tersebut.
"hancurkan ksatria yang menggunakan pedang besar" kata raja.
"Hmmm.....boleh juga, heheheh~" kata iblis tersebut.
setelah itu mereka langsung datang ke desa di atas gunung tersebut.
"baik, sekarang saya dan prajuritku mengamati putri iblis" kata raja.
"setelah putri iblis membunuh ksatria itu, kita seolah datang dan berpura-pura mengusir kau" kata raja memberikan stategi ke iblision
"hahaha~, menarik sekali" kata iblis tertawa.
"baik, ayo kita mulai" kata xenzha.
**Semantara itu, Lux sedang membaca buku panduan, Amber dan Lillith sedang membereskan meja.
tiba-tiba**
Boom...!!! Boom....!!! (suara ledakan)
craang!...crang!...(suara pecahan kaca)
Mereka ber3 juga mendengar terikan para warga.
Aaaaa....!!! tolong!....(suara teriakan warga).
mereka ber3 langsung keluar.
"ada apa?" kata lux
amber menanyakan ke bapak yang sedang berlari.
"apa yang terjadi?" kata Amber.
"A-ada i-iblis" kt bapak tersebut.
"huh? iblis?" kata lux.
"i-itu tuan"kata Lillith menunjuk ke iblis tersebut.
Amber langsung mengenal iblis tersebut.
"iblision" kata Amber marah dan mengambil pedangnya.
"Ayo tuan!!, bantu para warga" kata Amber berlari.
Iblis tersebut melihat mereka ber3
"Whaaa~ ada Amber sudah lama kita tidak bertemu" kata iblision.
"berisik..!!!" kata Amber mengeluarkan pedangnya.
"hohohoho ampun putri palsu" kata iblis
"(putri palsu?)" kata Lux dalam hati
Iblision melihat Lux yang menggunakan pedang besar.
"ohohoho~ ini dia" kata iblision melihat lux.
"maksudnya? ngapain kau disini!!!" kata lux marah.
"huft......diajak ngomong baik malah marah-marah" kata iblision menggoda Lux
"baiklah, ksatria tampan selamat tinggal" kata iblision
iblision mengeluarkan 4 Tentakel besar yang mengincar lux
lux berhasil mengindar dari 4 Tentakel tersebut.
"wha..gesit juga" kata iblis.
iblision mengeluarkan bola Sihir yang berwarna hitam dan dilempar ke Lux.
syut....
BOOM.....!!
Bola tersebut mengeluarkan asap yang lebat
"hahahaha, baiklah misi selesai" kata iblis tertawa
setelah asapnya hilang iblision melihat Amber melindungi Lux dengan perisainya.
"Amber jangan maksain diri" kata Lux khawatir.
"hehehe~ tenang saja, aku berjanji untuk melindungi mu" kata Amber tersenyum
Lux khawatir sama Amber
"HEI IBLISION....!!!" Amber teriak ke iblision
Tap...tap...tap..(amber berlari ke iblision)
*set!.......*Slash..(Amber melompat dan menebas ke2 tentackl besar iblision*).
"Aaaaaaahh!...." iblision kesakitan
***Set!.......(amber melompat)
Angell gravit!...(Amber membacakan mantranya).
BOOM...!(semua pohon dan rumah warga hancur***).
"hihihihi, kekuatan yang sudah kuno masih aja dipakai" kata Iblis
"cih!!!" Amber kesal.
Lux dan Lillith berteriak
"tuan putri hentikan saja" kata lux khawatir.
"hiks....nanti mbak dalam bahaya" kata Lillith menangis.
Amber melihat Lillith dan Lux.
"tenang saja" kata Amber.
"Huft...Baiklah, putri palsu selamat tinggal" kata Iblison.
iblision membacakan sihir
"Demon claws"
***tiba-tiba ada puluhan Tombak mengincar Amber,
Amber terus menepis dan menghindar,
ting...ting...ting (suara perisai menepis tombak)
setelah itu Amber mencari titik kelemahan iblision, Amber melompat dan...
Jleb...(salah satu tombaknya mengenai perut Amber dan Amber terjatuh***)
Gedebug!......(Amber terjatuh).
"AMBERR!!!....." Lux berteriak.
Pruft...!!! (**mulut Amber mengeluarkan banyak darah).
Amber berdiri kembali**.
"hiks....m-mbak jangan maksain diri hiks...." Lillith menangis.
Sreek......(Amber mencabut Tombak diperutnya.)
Lux datang memegang pundak Amber.
"sudah, biar aku yang hadapi" lux sedih melihat Amber berlumuran darah.
"uhuk...uhuk....tenang saja aku akan menghabisinya kamu lindungi Lillith oke!" Amber tersenyum.
"Am-Amber" lux khawatir
"hahahahaah, sungguh drama yang sangat sedih...." kata iblison tertawa.
"Berisik!!!"
Amber berlari Tap....tap....tap
Set.....(Amber melompat)
Sreek.....Sreek....(Amber menebas tangan kanan iblision)
Aaaaaahh....(iblision kesakitan)
"GRrrrrrrr......" iblision marah
Amber berdiri didepan Iblision Dan....
"AWAS!!! AMBER!!!" Lux berteriak kencang
Amber menengok dan *Sraaak.....( punggung Amber tertusuk).
klotak...(Amber melepas perisai dan pedang dari genggamanya)
"T-tidak mungkin" Lux kaget melihat Amber.
"MMBBAKKKK......" Lillith menangis menghampiri Amber
Xenzha dan para prajurit kaget melihat Amber.
"Ayah kenapa kau tidak menghentikan iblis itu" Xenzha bertanya
"justru ini bisa membuat Ia makin Lemah" kata Raja tertawa.
Xenzha, Raja serta pasukanya keluar dari persembunyian.
"hiks.....Apa yang terjadi dengan Anakku" Raja franck berpura-pura nangis
"baik, prajurit serang iblis itu" xenzha menyuruh pasukanya menyerah iblision
ratusan Anak panah yang ujungnyan tumpul meluncur ke iblison, Iblision berpura-pura Kalah.
"Aaaah....aku mundur, Musnah kau manusia Lemah!!!" Iblision langsung menghilang
Raja franck berpura-pura nangis.
"Hiks.....putrikuuu...., kau tega menculiknya dan membiarkan Iblis itu membunuh putri malangku" Raja franck menutup wajahnya dengan tanganya.
"bu-bukan aku tidak menculiknya" Lux membela dirinya.
"huft.....seharusnya kita tidak mengundang anak ini" Xenzha menatap Lux.
Para Warga berkumpul dan mulai membicarakan Lux
(ternyata dia monsternya, membiarkan putri Amber tewas)
"ksatria Lux kami mendapatkan info bahwa kau telah merebut budak dari orang lain" Kata Raja franck.
"TIDAK!!!....,tuanku tidak melakukan hal sekejam itu hiks...." Lillith berteriak dan langsung menangis
"Itu Bohong, Anak kecil itu sudah dicuci otaknya" kata xenzha.
"MAKSUD KAU APA?" Lux marah dan menodong pedangnya ke Raja franck.
para warga kembali membicarakan Lux.
"kau tidak sopan dengan sang raja"
"kau telah membuat desa ini hancur"
"DASAR KSATRIA SAMPAH" kata warga mengamuk.
Lux kesal, Ia membawa tubuh Amber dan Lillith.
"Ayok! kita pergi dari sini"
Lux langsung mengambil gerobak dan membawanya pergi ke hutan.
para warga ingin megejar dan xenzha menyuruh untuk tidak mengejarnya.
"jangan dikejar, mereka akan segera musnah dihutan sana" xenzha menunjuk hutan yang dilewati Lux.
"baiklah, mari kita buat upacara atas sepeninggal putriku" raja franck berpura-purah sedih setelah itu dia kembali dengan senyuman jahatnya