
Amber meremas pundak Lux.
"Kok...hikss...bisa begini" ucap Amber.
"tujuanku disini adalah mengubah nasib kamu Amber"
"jadi...kau tidak perlu bersedih..aku selalu berada disisimu" ucap Lux.
Camellia melihat mereka ber2 dengan wajah tersenyum.
(hihihi...pasangan terbaik, seandainya ku bisa begabung dengan guild mereka) ucap camellia.
setelah itu Camellia kembali ke tempat Amber
"Lux, Amber sudah benar pulih"
"Huh?? cepet banget" ucap Lux.
"Iya karena saya menggunakan sihir jadi, tulang yang patah tersambung kembali" ucap Camellia.
"hhmmm...keren" ucap Lux.
amber berdiri dan langsung memeluk camellia.
"terima kasih banyak Sensei" amber mengelap air matanya di kimono camellia.
"Cepp...cepp...udah-udah" camellia mengelus kepala Amber.
Setelah itu mereka keluar dari rumah sakit, dan disana sudah ada Lillith, yumiko dan partynya agus.
"Amber....!!!!" teriak Yumiko.
Lillith berlari dan langsung memeluk Amber.
"whaaa....ku kira mbak bakal buntung" ucap Lillith.
Lux langsung menjewer telinga Lillith.
"Jaga omongan mu Kucing" Ucap Lux.
"aku bercanda....lepasin" ucap Lillith merengek kesakitan.
Lux melepas tangannya dari telinga Lillith.
mereka semua tertawa.
"galak juga ya...Lux, keren banget" ucap Tabitha terpesona.
"sakit tau..." ucap Lillith mengusap kedua telinganya.
"gak nyangka kita bisa menang" ucap Agus melihat pemandangan istana.
"Lux nih..." Michael melempar kantong.
Lux menangkap " ini apa?"
"buka aja" ucap michael.
Lux membuka kantong, ada koin emas didalamnya.
"sip" ucap Lux.
"raja sudah memberi kita title." ucap agus.
"title?" tanya Lux.
"Cek profil kalian" ucap michael.
"aku juga dapet" ucap Lillith.
"Awooo...aku juga" ucap yumiko sambil melolong
Lux dan Amber melihat profilnya.
"wha...Pahlawan pemula" ucap Lux.
"Tuan...berarti kita sudah menjadi pahlawan resmi ya..." ucap Amber.
"iya.." ucap Lux.
"HOREEEE......" amber melopmpat.
"akhirnya keinginan mamaku terkabul"
"Syukurlah kalau begitu Amber" ucap Lux.
"Oh iya...sensei kemana?" tanya Yana.
"Itu didalam lagi ngobati pasien" ucap Lux.
"Oh...dia dokter ya" ucap Yuni.
*toning....toning....
Lux mengecek hpnya dan mata Agus melotot.
"COOKKK....Lu Bawa HP!?!?!?" Agus langsung berlari ke Lux.
"i...ya"
"ada gamesnya gak?.pabji, emel, ada Social medianya gak?" ucap Agus.
"NGGAK ADA LAH..."
"sini pinjem" Agus merebut hp Lux.
Agus mengecek hp Lux.
"ahh...gak ada apa-apa" ucap Agus.
"coba liat deh kameranya" ucap Lux.
Agus memencet ikon kamera dan...
"Whoooo....jernih banget" Agus mengayunkan hpnya.
"coba foto itu..." ucap Lux menyuruh foto istana.
"jernih banget"
"iya kan" ucap Lux.
mereka melihat tingkah agus dan lux seperti anak kecil.
"Hufft....bocah" Michael tersenyum.
"itu benda apa?" tanya yana.
"smart- apa itu lupa" ucap Lillith.
"katanya itu alat dari dunia mereka" ucap Amber.
"oalah.. "
yuni menarik baju agus.
"yuk balik" ucap yuni.
"oh...okelah gw balik ya.. " ucap Agus.
"btw beli dimana itu hp?" ucap Agus.
"dari laura " ucap Lux.
"laura? oh si jutek, baiklah" ucap Agus.
"DADAHH..." ucap Tabitha sambil melambaikan tanganya
"okee....hati-hati ya..." ucap Amber melambaikan tanganya juga.
"makan siang mau gak tuan?" ucap Lillith.
"oh..nih" Lux memberikan tas kecil.
"itu..." tanya yumiko.
Lux membuka dan ada roti krim didalam tasnya.
"whaaa...tuan buat ini" ucap Yumiko.
"iya...awalnya buat Amber, tapi Amber udh sembuh jadi kita makan bareng-bareng " ucap Lux.
Amber mengigit rotinya" Hmmm....enak banget krimnya dari susu asli".
Lillith mengambil 2
Lux melihat yumiko makan perlahan.
"Kenapa? yumi" ucap Amber.
"Maaf tapi aku gak terlalu suka krim" ucap Yumiko.
"santai aja semua orang mempunyai selera masing-masing" ucap Lux.
"kecuali Amber"
"Lhaa...kok aku"
"kamu pemakan segala" ucap Yumiko.
"haahahah " mereka tertawa.
"kita piknik saja disini" ucap Lillith.
Lillith mengasih botol dan gelas wine ke Amber.
"nih...di kasih raja xavier"
"whaa...tuan boleh gak?" ucap Amber.
"yaudah sedikit aja oke"
" Horeeee....." Amber langsung menuangkan winenya di gelas.
camellia melihat Lux dan kawanya berpiknik dari kejahuan.
" huh?...ngapain mereka? oh..piknik" ucap Camellia.
*krucukk...krucukkk suara perut Camellia.
Lillith mendengar suara perut kosong dari kejahuan.
Lillith langsung berdiri.
"ada apa lily?" tanya Amber.
Lillith melihat Camellia dan langsung melambaikan tanganya.
"Heiii...sensei ayo ikut" ucap Lillith.
"sensei?"
Camellia langsung menghampiri mereka.
"Oh..yaudah join" ucap Lux.
mereka asik memakan roti krim buatan Lux.
*toningg...toning...
Lux mengecek hpnya dan ternyata Laura mengirim foto.
foto laura sedang selfie bareng kepala iblis.
"Hahaahah.....Lux aku dapet ibliss...besar" ucap Laura di chat.
amber mengintip chat Lux.
"oh..Laura ngasih foto"
Lux menganggukan kepalanya.
"Ehh...tuan bisa gak foto bareng"
"maksudnya?"
"kayak satu hp ngambil gambar kita semua"
"oh bisa"
Lux langsung berdiri
mereka semua ikut berdiri.
"kita ngapain" ucap Camellia.
"semuanya berdeketan" ucap Lux.
mereka semua berdempetan, Camellia bingung
Amber melihat Azure.
"azure sini ikut"
"aku?" azure menghampiri mereka.
"ayo deketan lagi azure" ucap Amber.
"okee...siap" ucap Lux
"1"
"2"
"3"
"Pura-pura bahagia" ucap Lux
*Ckreek...
"whaa....aku cantik baget ya..." ucap Amber.
mata Canellia bercahaya.
"ini indah...lukisanya" ucap Camellia.
Azure melihat foto tersebut dengan ekspresi datar.
"keren juga" ucap Lillith.
Lux melihat para gadis di foto.
(mereka semua indah) ucap Lux dalam hati sambil melihat mereka.
"ada apa Lux?" ucap camellia.
"nggak".
"Baiklah perjalanan akan segera berlanjut" ucap Lux.
"Kita habisi para Iblis luar dan dalam"
"SETUJU!!!!" teriak Lux.
"SETUJU!!!!!!" mereka berteriak sambil mengangkat senjatanya.