The Queen Mafia

The Queen Mafia
Hanya titipan



Sudah satu jam jakson menunggu namun gefari tak kunjung datang,Hati nya mulai resah karena istri nya tak pernah telat jika berjanji.


Ceklek,Pintu ruangan jakson terbuka tampak lah wanita cantik dengan perut yang membuncit.


''Hay sayang,Aku sungguh rindu.''Jakson langsung memeluk gefari


''Ck,Baru setengah hari dad.''Ujar gefari memutar bola mata malas.


''Anak dady sedang apa.?''Jakson mengusap usap perut gefari yang tampak mulai besar


Dres rajut berwarna hitam dan memiliki belahan dipaha kiri,Membuat bumil satu ini semakin menarik.


''Mom coba lah jangan memakai pakaian sexy terus.''Protes jakson tak terima


''Dad meski pun aku memakai baju tertutup aku akan tetap terlihat sexy.''Ujar gefari sombong nya mulai keluar


''Ya tapi aku tidak rela kalau tubuh mu dilihat orang lain.''Jakson mulai kesal


''Besok aku pakai baju longgar jika keluar masion.''Gefari akhir nya mengalah


Jakson berdiri dan ingin mencium bibir gefari,Namun tinggal satu senti lagi ruangan tiba-tiba terbuka.


''Aahhh maaf tuan.''Dea memalingkan muka


''Bisakah kau ketuk pintu dulu.!"Sentak jakson emosi


"Maafkan saya tuan."Dea menunduk kan kepala nya


Gefari menatap penampilan dea,Dia yang selalu diajar kan untuk teliti dapat melihat kalau dea ingin menggoda suami nya.


"Sudah lah sayang."Gefari sengaja memepet kan tubuh nya kejakson sambil mengelus rahang suami nya


Tubuh jakson berdesir mendapat sentuhan dari gefari,Anaconda nya pun mulai mengeras dibalik kain.


Mata dea yang tak sengaja menatap kearah situ pun terbelalak,Saat melihat penampakan anaconda yang tercetak diantara paha jakson.


"Shiit,Aku harus bisa merasa kan nya."Batin dea yang dikuasai *****


Dea berjalan kearah meja jakson untuk menaruh berkas yang diantar nya,Namun dia terkejut saat mendengar des*han lucknut nya jakson.


"Aakkhhh,Suara itu lolos karena gefari menggrayangi area yang dapat membangun kan bir*hi nya.


"Maaf tuan."Dea segera keluar namun ternyata dia berdiri didepan pintu karena penasaran.


Anaconda jakson meronta ingin dikeluar kan dari kandang nya,Dia ingin berenang disungai amazon milik gefari.


"Aku ingin sekarang mom."Jakson sudah tidak tahan menghadapi sentuhan maut gefari


"Tahan lah sebentar."Pinta gefari


Gefari menunduk diantara paha jakson,Anaconda masuk kedalam goa bergigi.


"Aakkhh,Mom jangan seperti ini."Jakson blingsatan


"Jangan seperti ini tapi kau menekan kepala ku."Rutuk gefari dalam hati


"Sekarang mom."Jakson langsung memangku gefari


Suara lukcnut bercampur decitan meja,Membuat tubuh dea panas dingin,Dia menjadi basah sendiri.


"Emhhpp,Dea malah mengeluar kan suara nya juga.


Dia berlari kekamar mandi,Entah apa yang dilakukan pada diri nya sendiri yang jelas suara nya pun ikut keluar.


"Aku lelah jakson."Keluh gefari dengan nafas memburu


"Gantian ya."Jakson meletak kan gefari disofa dia bekerja dari samping


"Dia asisten baru mu ya."Tanya gefari


"Emmm,Eh iya mo mom."Jawab jakson tersendat sendat


"Dia menyukai muu aakhh."


"Kurasa begitu,Apa kau takut.?"Tanya jakson sambil tersenyum dan menambah kecepatan nya.


"No,Suami itu hanya titipan."


"Jika tidak diambil tuhan ya diambil orang lain."Jawab gefari membuat jakson kesal


"Aakkhhhh."Jakson memekik panjang bersama gefari saat mereka telah sampai dipuncak nirwana.