The Queen Mafia

The Queen Mafia
Para mantan



Jakson membawa mobil dengan kecepatan tinggi,Rasa takut menghantui diri nya.Takut gefari dan anak dalam kandungan nya terluka,Bahkan saat lampu merah pun ditrobos jakson.


Tiba dirumah sakit,Jakson berlari disepanjang koridor,Berulang kali dia menelpon gara namun tidak diangkat.


''Kalian dimana.?''Teriak jakson ketika panggilan yang kesekian puluh kali nya terhubung.


''Aku didepan ruang oprasi.''Ujar gara dengan suara gemetar.


Jakson berlari menuju ruang oprasi,Disana gara sedang berdiri mondar mandir didepan pintu.


''Dimana gefari,Jangan katakan dia ada didalam.''Jakson langsung bertanya dengan takut.


Lidah gara terasa kelu,Bahkan luka nya pun tak dirasa,Baginya nyawa gefari lebih penting dari apa pun.


''Gara kau terluka.?''Tanya jakson dengan gemetar


''Dimana adik ku.?''Belum gara menjawab suara bariton sudah mengagetkan mereka.


Jhon yang memang sedang berkunjung keindonesia,Langsung menuju rumah sakit saat dikabari gara jika gefari masuk rumah sakit.


''Di dia ada didalam jhon.''Gara gemetar melihat kemarahan jhon


''Apa yang terjadi.?''


''Katakan kan garaa.!"Jhon sudah dikuasai emosi


"Saat sedang meninjau lokasi,Ada sekumpulan mantan jakson yang mengintai.''


''Aku dan gefari terlibat perkelahian,Semua nya sudah tewas dibunuh gefari.''


''Namun ada pembunuh tersembunyi yang menembak gefari.''Jelas gara panjang lebar.


Usai menjelas kan,Tubuh gara ambruk.Karena dia pun juga terluka cukup parah,Jakson dan jhon terkejut mengetahui bahwa gara juga terluka.


''Dokteerr.!"Jhon berteriak sambil memapah gara


Dokter pun menangani gara,Tinggal jakson dan jhon yang menunggu didepan ruang operasi.


"Ge kumohon bertahan lah."Jakson bergumam lirih


"Kau dimana saat kejadian.?"Tanya jhon


"Aku sedang dikantor,Tadi malam gefari minta izin ingin melihat lokasi."Jakson menjawab tanpa menoleh kearah jhon


Jhon terdiam,Pikiran nya mulai bekerja.


Dia masih menduga duga,Siapa dalang dibalik kejadian ini.


"Gara bilang tadi mantan,Mantan siapa yang dimaksud."Jhon teringat ucapan gara.


Jakson tersentak,Darah nya mendidih dan langsung teringat zevana.Seingat nya hanya zevana yang terlalu berambisi,Untuk menjadi istri nya.


"Ini pasti ulah zevana abraham.!"Geram jakson


Saat jakson akan menjawab,Pintu ruangan terbuka,Dan muncul lah dokter yang menangani gefari.


"Bagaimana istriku."Sambar jakson


"Tenang lah jakson."Jhon memperingatk jakson padahal diri nya juga penasaran


"Pasien sudah melewati masa kritis,Dan sudah akan dipindah kan keruang perawatan."


"Bayi nya pun sehat sehat saja."Jelas dokter irfan


"Terima kasih tuhan"Ucap jakson bahagia


"Apa dia sudah sadar.?"Tanya jhon


"Nona gefari belum sadar,Dia masih dalam pengaruh obat bius."Jawab dokter irfan


Sudah setengan jam gefari dipindah kan diruang VIIP,Matanya perlahan terbuka.


"Sayang."Lirih gefari memandang jakson


"Mom,Kau sudah sadar."


"Mana yang sakit hmm.?"Jakson langsung menggenggam tangan gefari


"Tidak ada yang sakit,Im strong."Ucap gefari sambil tersenyum


"Syukurlah,Aku takut kau meninggal kan ku dan kenzo."Lirih jakson sambil mencium tangan gefari


"Kau tau pelaku nya ge.?"Jhon yang duduk disofa bertanya


"Jhon janga bertanya tentang itu dulu,Gefari baru sadar."Tegur jakson


"Cih,Kau kira adik ku lemah."Jhon berkata sambil melengos


"Zevana dan laura,Namun ada orang kuat yang mendukung mereka."Jawab gefari


"Laura juga menyerang mu.?"Tanya jakson tak percaya


"Ya,Dan dia sudah mati ditangan ku.!"Ucap gefari ketus


"Makanya jangan terlalu banyak mantan."Jhon mengejek jakson yang melongo


"Aku yang akan mencari zevana dan menyeret nya.!"Ucap jakson emosi


"Kau ingin menyeret keranjang atau kemana.?"Jhon bertanya sambil memancing keributan


Gefari yang mendengar ucapan jhon pun mulai emosi,Dulu perkara zevana lah dia meninggal kan jakson.


"Sayang jangan termakan omonga jhon,Aku akan membunuh zevana denga tangan ku sendiri."Jakson berkata dengan hati kesal


Bagaiman tidak kesal,Karena omongan jhon devil betina sudah menatap nya tajam.