
akhirnya para anggota keluarga membujuk William dengan usaha keras agar dia menyetujui membawa jenasah untuk segera menguburkan di kuburan.
selama di perjalanan William terus saja memegang tangan kiara dengan sangat erat seolah takut berpisah dan dia selalu memandang wajah sang kekasih.
"sayang terimakasih karena kamu sudah berkorban untuk ku,tapi aku tidak pernah berpikir bahwa kamu akan meninggalkan aku seperti ini.andai Waktu dapat di putar kembali aku lebih memilih untuk berada di posisi mu saat itu karena aku tidak sanggup bila harus kehilangan mu hiks selama nya,hanya kamu yang ada di hati ku hingga kita di pertemukan kembali lagi nanti"batin William yang berjanji pada kiara
setelah prosesi pemakaman Kiara selesai orang-orang mulai meninggalkan pemakaman begitu juga dengan anggota keluarga lainnya karena mereka ingin memberikan waktu pada William untuk menerima kepergian Kiara.
hanya satu orang yang tidak meninggalkan William dan tetap setia berada di samping nya itu adalah Aurel.
"saat Abang tidak kuat ada aku,kau bisa membagi nya dengan ku"kata Aurel lirih...
William pun menoleh pada Aurel dan langsung memeluk adik angkatnya itu
"hiks hiksðŸ˜ðŸ˜"tangis William pecah di depan makam kiara
"aku tidak sanggup dek"lirih William dan Aurel membiarkan abangnya itu mengeluarkan semua yang di pendam dalam hatinya
"aku juga tidak kuat bang,,, ini rasanya seperti mimpi bagi ku hiks hiks mari saling menguatkan satu sama lain..."pinta aurel
"bohong jika aku kuat nyatanya aku hanya berpura pura kuat hiks, mengapa harus dia yang mengalami ini semua dan ini tepat pada hari bahagianya hiks"Aurel mengeluarkan semua yang ada dalam hatinya
"aku menganggap dia lebih dari seorang sahabat,dia adalah saudara ku, Keluarga ku dan kepergian nya yg tiba-tiba membuat ku tidak percaya, baru kemarin kami bercanda bersama memikirkan apakah kami akan bisa seperti ini lagi.setelah dia menikah karena dia pasti akan sibuk mengurus suami dan rumah tangga nya,dan pastinya dia akan susah mempunyai waktu senggang, tapi kini semua pemikiran ku sirna hiks hiks"
...----------------...
...----------------...
setelah kepergian Kiara semuanya berubah,tidak ada lagi kebahagiaan rasanya hidup ini hambar seperti sayur tanpa garam.
William menjadi pribadi yang dingin kepada semua orng kecuali orang terdekatnya.selain dingin dia juga selalu menampilkan wajah dan sikap datar dan acuh.
setiap hari William selalu menyempatkan waktu untuk meletakkan bunga mawar putih,bunga favorit Kiara dan dia juga selalu membersihkan makam itu sendiri,selain itu William juga menanam bunga di pinggir makam kiara agar terlihat cantik dan indah.
begitu juga Aurel yang selalu datang ke makam sahabat ny itu,dia juga selalu menceritakan hal apa saja yang di lewati Selama satu hari ini dan dia tidak pernah capek untuk bercerita.seperti saat ini
"Kia, kau tau sekarang aku sudah menjadi seorang model internasional semua hal yang ku capai saat ini tidak luput dari bantuan bang William.dia selalu support aku agar aku bisa menjadi orang sukses"...
"apa kau tau di luar sana semua orang mengira bahwa aku adalah kekasih bang William karena dia selalu terlihat ada di samping ku baik ketika aku sedang di masa sulit ataupun senang, padahal mereka tidak tau bahwa aku dan bang William bersaudara"
"kau tidak marah kan dengan pemberitaan di luar sana, jangan marah ya sama ku atau sama bang William karena bang William sudah ku anggap abang ku sendiri dan kau tahu kan bawa Abang hanya mencintai mu saja"
"aku juga selalu menjaga bang William dari wanita-wanita licik yang ingin mencari perhatian nya"Aurel tidak sadar bahwa Will Sudah berdiri dan belakang nya sejak tadi