
Gefari menenggak wine langsung dari botol nya,Sungguh dia sangat malu saat jakson mengatakan nya bau.
Pintu kamar terbuka,Muncul lah jakson yang menggunakan masker.Entah dia pun tak mengerti dengan penciuman nya sekarang.
''Cih,Begitu bau kah aku.?''
''Sampai kau memakai masker.''Tanya gefari sambil menendang kursi didepan nya
''Sayang,Aku juga tidak tau ada apa dengan hidung ku ini.''Ucap jakson dengan rasa bersalah
''Hidung mu kan sudah dipenuhi wangi cloe.''Ketus gefari
''Kau cemburu.?''Jakson tersenyum dibalik masker
''Nooo.''Seru nya malu
''Bilang saja kau cemburu,Aku sangat senang jika kau cemburu.''Ujar jakson sambil memeluk gefari
Namun rasa mual kembali menyerang lambung nya,Sekuat tenaga ditahan rasa mual itu karena tidak ingin menyakiti perasaan gefari
''Huueek,Hueek.''Keluar juga suara muntah jakson,Dia berlari kekamar mandi dengan diikuti istri nya.
Hanya cairan bening yang keluar,Namun rasa mual makin hebat karena gefari berdiri sambil memijat tengkuk nya.
''Dad,Kita harus kedokter.''Gefari merasa kasihan dengan jakson
''Tidak perlu mom,Aku ingin pulang saja.''Lirih jakson lemas
''Baiklah,Sekarang istirahat dulu besok kita pulang.''Ujar gefari ingin membantu jakson berjalan
''Menjauh dari ku mom.''Pinta jakson dengan hati tidak enak
''Ck,Kau ini.''Seru gefari kesal
Gefari kembali lagi duduk dibalkon,Sementara jakson sudah duduk pinggir ranjang.Dia merasa bersalah pada gefari dan juga rindu dengan pelukan istri,Namun entah kenapa gefari sangat bau menurut nya.
Gefari berjalan masuk kekamar,Jakson dengan cepat menutup hidung nya.
''Tenang lah,Musuh mu ini hanya ingin mengambil gitar.''Ucap gefari ketus
''Ya tuhan kenapa dengan ku ini.?''Batin jakson nelangsa.
Suara petikan gitar masuk kedalam telinga jakson,Dia mendekat kearah balkon tempat gefari duduk.
Suara lembut gefari mulai mengalun merdu,Menyanyikan lagu yang sedang trend dikalangan anak muda indonesia.
''Saat pertama engkau datang..''
''membawa cinta yang kau janji kan indah..''
''Aku sungguh percaya..''
''Dirimu akan setia..''
''Namun nyatanya ku telah salah..''
''Memberi hati tanpa curiga..''
''Kini kau khianati..''
''Ternyata kau sama jahat nya..''
''Sakitnya hati ku..''
''Meremukan jantungku..''
''Disaat ku tau..''
''Ternyata kau selingkuh..''
''Hancur nya harap kua..''
''Sirnanya ditangan mu..''
''Kau tawar luka ku..''
''Kau goreskan juga luka yang baru..''
Jakson terdiam mendengar lagu gefari,Dia merasa lagu itu untuk diri nya yang dulu pernah selingkuh dengan zevana.
''Jangan memaksa kan diri,Jika kau mual didekat ku.''Ucap gefari datar namun menyimpan kepedihan diucapan nya
Jakson tau gefari merasa terluka,Namun dia pun juga tak tau ada apa dengan diri nya sekarang.
''Tidur lah,Aku akan tidur dikamar kenzo.''Ujar nya sambil melangkah keluar kamar.
''Maaf kan aku sayang''Ucap jakson lirih
''Tak apa,Mungkin memang kau tidak suka bau ku.''Selesai berkata gefari benar benar keluar.
Tadi dia berharap,Saat berkata akan tidur dikamar kenzo,Jakson akan menahan nya.Namun semua hanya harapan semu.
''Hah,Kenapa aku jadi lemah begini.''Lirih nya sambil mengusap air mata yang tiba tiba mengalir.
''Ge,Kau kenapa.?''Tanya jhon yang sedang lewat dilorong kamar gefari
''Tidak ada.''Kilah nya malu
''Jika aku orang lain munkin akan percaya jika kau menjawab begitu,Tapi aku kakak mu yang sudah bersama cukup lama.''Tekan jhon
''Jhon,Jakson tidak mau mencium bau ku.''Adu nya lirih namun terlihat lebay dimata jhon
Pleetakk,Jhon menyentil kening gefari dengan keras.
''Jangan memanggil ku jhon,Dan lagi kenapa kau jadi lemah.''Ujar jhon sedikit emosi
''I do not know.''Jawab gefari
Merasa tidak mendapat jawaban,Gefari menuju kamar kenzo karena ingin tidur bersama anak nya saja.
''Jakson,Kau belum tidur kan.''
''Keluar lah aku ingin bicara.''Ucap jhon sambil menggedor pintu
Jakson keluar dan mengikuti langkah jhon keruang kerja nya.Perasaan nya mulai was was.