The Queen Mafia

The Queen Mafia
138



setelah Sean pergi Alex pun datang dengan membawa makanan yang akan di berikan pada Adel


lalu mereka berdua pun duduk di tempat yang khusus di sediakan oleh sisi dan Bastian untuk para sahabat dan keluarga nya


"tadi aku lihat kamu lagi bicara sama om Sean"


"hmm"


"kalian bicarakan apa?"


"kami membicarakan tentang pemikiran masing-masing jika menyangkut seseorang yang memanfaatkan kami untuk kepentingan pribadinya apa yang akan aku lakukan"


"pastinya kamu akan bertindak dengan sangat kejam dan melakukan sesuatu yang tidak akan pernah dilupakan oleh orang itu seumur hidupnya"


"kamu benar sekali"


"karena aku sudah mengenalmu"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


pada pukul 11 malam barulah pernikahan sisi dan Bastian selesai


kenapa sampai malam? karena mereka melaksanakan akad dan resepsi sekaligus oleh sebab itu acara ini selesai pada pukul 11 malam


tamu undangan juga sudah para berpulangan ke rumahnya masing-masing


terakhir pulang adalah keluarga dan para sahabatnya


" kita pulang dulu ya bas,si soalny dah malam"ucap Alex


"iya hati-hati dan makasih udah datang ke sini"


"iy sama-sama"


"gue pulang ya bsk ada meeting pagi di kantor."ucap Adel


"iya makasih udah datang del!"


"iy sama-sama."


Adel dan Alex pun meninggalkan hotel. dan Adel di antar oleh Alex karena sebelumnya mereka berangkat bersama otomatis mereka pun pulang bersama.


sedangkan keluarga mereka sudah terlebih dahulu pulang tidak lupa mereka mengabari Adel dan Alex juga


...****************...


sisi dan Bastian pun meninggalkan hotel dan pulang ke apartemen yang sudah di siapkan oleh Bastian untuk tempat tinggal mereka berdua


Mahardika karena dia ingin mandiri dan tanpa bergantung lagi pada orang tua.


dan kedua orang tuanya pun mau tidak mau akhirnya setuju dengan keputusan Bastian yang sudah mutlak.


tanpa sepengetahuan siapapun Bastian membangun beberapa cafe untuk mengisi waktu luang nya.di luar dari prediksi nya ternyata cafe nya itu cukup terkenal di kalangan masyarakat dan sampai sekarang cafe itu masih beroperasi.


pendapatan dari beberapa cafe itu juga cukup besar satu bulan bisa mencapai 5-10 juta per bulan. Bastian mulai membangun cafe tersebut sejak dia masih di bangku SMA lebih tepatnya saat ia menduduki kelas sebelas


🌻🌻


"kita akan tinggal di apartemen pribadiku"kata Bastian pada sisi...


"apa kamu keberatan?"tanya nya pada sisi


"tidak, aku tidak merasa keberatan sama sekali."


"baiklah, di sini hanya ada satu kamar tidur. dan itu adalah milikku. mulai sekarang kita akan berbagi tempat tidur, sebaiknya kamu lebih dulu masuk ke dalam kamar!"


"memangnya kamu mau kemana?"


"Aku ingin ke dapur sebentar untuk mengambil air sebab Aku sedang haus"


"baiklah aku akan pergi ke kamar sekarang"ucap Sisi yang berlalu dan melangkah ke tempat di mana dia akan beristirahat


"hmmm"lalu Bastian pergi ke dapur


beberapa menit kemudian


Bastian yang sudah selesai minum berjalan menuju kamarnya untuk mengganti pakaian dan beristirahat


krekk


suara pintu dibuka


Sisi sama sekali tidak menyadari bahwa Bastian membuka pintu dan masuk ke dalam kamar. karena dia fokus untuk membuka resleting gaunnya yang dari tadi sangat sulit dicapai.


Bastian yang melihat Sisi kesusahan pun berinisiatif untuk membantunya.


dia pun berjalan mendekati Sisi


"aku akan membantumu."ucapnya lalu membuka resleting secara perlahan-lahan


Sisi pun tidak menjawab perkataan Bastian karena saat ini dia merasa sangat gugup dan jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya


hai para pembaca aku yang selalu setia dengan karya aku. maaf ya author baru bisa up sekarang dikarenakan author tidak memiliki waktu santai


tetapi sekarang author akan sering up sebab saya sedang dalam masa liburan sekolah dan di masa liburan ini akan saya gunakan untuk update