The Queen Mafia

The Queen Mafia
139



beberapa menit kemudian


Bastian yang sudah selesai minum berjalan menuju kamarnya untuk mengganti pakaian dan beristirahat


krekk


suara pintu dibuka


Sisi sama sekali tidak menyadari bahwa Bastian membuka pintu dan masuk ke dalam kamar. karena dia fokus untuk membuka resleting gaunnya yang dari tadi sangat sulit dicapai.


Bastian yang melihat Sisi kesusahan pun berinisiatif untuk membantunya.


dia pun berjalan mendekati Sisi


"aku akan membantumu."ucapnya lalu membuka resleting secara perlahan-lahan


Sisi pun tidak menjawab perkataan Bastian karena saat ini dia merasa sangat gugup dan jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


setelah resleting gaun yang di pakai sisi lepas sisi pun segera masuk ke kamar mandi.tidak lupa dia mengucapkan terima kasih pada Bastian


"terimakasih."


"hmm"


30 menit kemudian


sisi yang sudah selesai mandi keluar dengan pakaian tidur yang sempat dia bawa ke kamar mandi


saat keluar dia melihat Bastian yang sedang duduk di sofa kamar dan sibuk dengan handphone nya


"aku sudah selesai mandi jika kamu ingin mandi silahkan."ucapnya sambil mengeringkan rambutnya menggunakan hair dryer


tanpa menjawab Bastian pun meletakkan hp nya di sofa lalu pergi ke kamar mandi


🌻🌻


Bastian keluar dari kamar mandi hanya dengan handuk yang berada di pinggangnya.


sisi yang melihat itu pun merasa malu dan muka nya menjadi Merah.


"mari tidur bukankah kamu lelah seharian ini"ajak Bastian setelah memakai baju tidur nya lalu berbaring di ranjang


"iya aku sangat lelah"ucap sisi lalu berbaring di samping Bastian


Bastian pun mematikan lampu kamar nya dan lalu menyalahkan lampu tidur yang tidak terlalu terang juga tidak akan gelap.lampu biasa di gunakan jika dia tidur


sisi Sangat canggung saat tidur bersama dengan Bastian sebab dia tidak pernah berbagi ranjang dengan siapapun apalagi dengan seorang lelaki.


sedangkan Bastian cuek aja dia menganggap semua sama tidak ada bedanya walaupun dia berbagi ranjau dengan sisi


"yang aku tau dari orang-orang saat malam pertama adalah suami istri akan melakukan hal itu .tapi kenapa Bastian tidak melakukan itu? apa dia tidak suka dengan pernikahan ini? atau dia tidak tertarik dengan ku?"batin sisi dengan begitu banyak pertanyaan yang mengganjal dalam hatinya


sisi yang tidak ingin memutuskan sendiri memilih bertanya dengan Bastian


''bas!"panggil sisi


"hmm"


"apa kamu sudah tidur?"


"blom, kenapa?"


"aku ingin bertanya sesuatu"


"katakanlah."


"emmm.. anuu yang aku tau dari orang saat malam pertama biasanya pasangan suami-istri akan melakukan itu.tapi kenapa kita tidak?"


Bastian pun bangun dan duduk di ranjang


"kamu ingin tau kenapa aku tidak ingin melakukan hal itu"


"iya"


"aku ingin melakukan itu saat ada cinta yang hadir di hati kita.aku ingin melakukan itu dengan ijin dari mu.walaupun kita pernah melakukan itu untuk membantu mu tapi sekarang beda aku ingin kamu melakukan kewajiban mu saat kamu sudah siap tanpa tekanan apapun.dan jika aku melakukan itu tanpa ijin dari mu kamu akan mengira bahwa aku menikahi mu hanya karena nafsu ku semata dan juga aku menghargai sebagai Isti dan sebagai seorang wanita kamu"ucap Bastian dengan lembut dan menatap sisi dengan lekat


sisi yang mendengarkan ucap Bastian langsung memeluknya


"terimakasih karena kamu menghargai ku sebagai seorang wanita dan istri mu,kamu juga menepis segala pikiran buruk yang ada di otak ku dan kamu mau bertanggung jawab dengan ku"ucapnya dalam pelukan itu


setelah itu mereka pun tidur dan saling berpelukan