The Queen Mafia

The Queen Mafia
bonus chapter



2 jam kemudian dokter yang menangani Adel dan sisi akhirnya keluar dari ruang operasi


semua keluarga Kusuma, Mahardika, Adipati, admajaya,dan Malik Sudah berkumpul di rumah sakit dan tuan malik juga sudah mendonorkan darah untuk putri nya sisi.


"bagaimana keadaan istri saya dokter?"tanya Alex dan Bastian bersama


"untuk nona Adel keadaan nya sudah lebih baik dan anak-anak nya berhasil kami selamat kan,tetapi rahim milik nona Adel terpaksa kami angkat sebab tusukan pisau itu merusak rahimnya dan jika tidak kami lakukan maka nyawa nya tidak akan tertolong!"jelas dokter


"dan untuk nona sisi bayi nya juga berhasil kami selamat kan tetapi dengan berat hati kami menyampaikan bahwa nona sisi saat ini koma itu di sebabkan oleh dua tembakan yang kena di bagian punggung nya di tambah lagi dengan pisau yang menancap di punggung belakang nya dan menyebabkan tulang punggung bagian belakang nya retak!"


"walaupun anak dari nona Adel dan sisi lahir prematur tetapi mereka sama sekali tidak kekurangan apapun dan tidak ada kecacatan sama sekali sama seperti bayi yang lahir sesuai waktu nya!"jelas dokter itu lagi


"terimakasih dokter" jawab tuan Malik dan tuan Sean.karena para menantu nya hanya Diam setelah mendengarkan penjelasan dokter


"sama-sama tuan dan sebentar lagi mereka akan segera di pindahkan ke ruang perawatan dan saya permisi"ucap dokter


"silahkan dok"


setelah kepergian dokter,Adel dan sisi pun keluar dari ruang operasi dan di bawa ke ruang perawatan


Alex menemani Adel hingga ke ruang perawatan begitu juga dengan Bastian yang menemani sisi.dan kamar mereka di tempat kan pada ruang VVIP juga ruangan mereka bersampingan


setelah Adel di pindahkan keluarga mereka terlebih dahulu menyuruh Alex yang masuk pertama ke ruangan Adel


"bangunlah sayang dan lihat anak-anak kita yang sangat kamu nantikan kelahiran nya sudah ada di dunia ini"ucap nya si telinga Adel dengan berbisik


"Terimakasih karena kamu sudah membalas cinta ku sayang"


"aku juga mencintaimu istri ku"


cup


dia mencium kening Adel lalu keluar mempersilahkan yang lain untuk melihat keadaan Adel


POV Bastian


saat dia masuk ke ruangan sisi dia sudah melihat banyak alat yang menempel pada tubuh istri nya itu.


dengan kaki yang bergetar dia menguatkan dirinya melihat istri yang kini sudah dia cintai berbaring tidak berdaya bahkan saat ini dia hidup di bantu oleh alat-alat medis


"sayang hiks hiks kenapa kamu keras kepala, bukankah sebelumnya aku sudah tidak mengijinkan kamu untuk keluar dari masion karena memiliki firasat buruk dan lihat lah sekarang hiks hiks semua yang aku takutkan terjadi"


"bangunlah sayang,buka mata mu lihat lah putra kita sudah lahir kamu adalah ibu terhebat yang pernah aku kenal sayang karena kamu sudah berjuang melahirkan putra kita dan sekarang kita juga harus membesarkan dia bersama-sama, mari kita berikan dia nama yang bagus dan membangun kenangan manis bersama anak kita hiks"


"kamu tahu akau tidak bisa menjaganya tanpa diri mu oleh karena itu bangunlah"ucap Bastian sambil menangis di samping istri nya yang masih menutup mata entah kapan dia sadar tidak ada yang tau