The Queen Mafia

The Queen Mafia
S2



semua anggota keluarga panik saat melihat Aurel dan William keluar dari masion dan mereka semua pun mengejar Aurel dan berusaha menahan nya.


tak


Rio berhasil mencekal tangan Aurel dan membuat Aurel berhenti melangkah


"nak kenapa kamu pergi dari sini,kamu tau Daddy tidak bisa kehilangan kamu sayang, sudah cukup 5 tahun tapi tidak untuk kali ini!"ucap Rio tegas menghalangi anaknya pergi


"aku pergi bukan karna keinginan ku dad,tapi kalian yang mengusirku secara halus dengan membawa seorang gadis menggantikan posisi ku Secara perlahan dan aku sadar diri bahwa aku sudah dibuang!"ucap Aurel datar tapi sangat menyakiti hati mereka semua


"bukan maksud mommy membawa Baby ke rumah ini untuk menggantikan tempat kamu nak,tapi dia kesepian,dia sudah tidak memiliki orang tua sehingga mommy tidak tega membiarkan dia hidup sendiri dan mengangkat Baby menjadi anak mommy"jelas Sintia


"kau bisa tidak tega kepada seorang anak asing tapi untuk ku? pernahkah mommy berfikir apakah aku sudah mendapatkan kasih sayang yang cukup dari seorang ibu?, pernahkah mommy menemani ku tidur selama aku hidup?, pernahkah mommy mengantarkan ku ke sklh Selama ini? bahkan sekalipun mommy tidak pernah melakukan semuanya itu bukan!!"teriak aurel


"mommy hanya memikirkan kebahagiaan diri mommy sendiri dan tidak pernah memikirkan ku.dan apakah pernah aku menuntut semuanya pada mommy?"


"jawabannya TIDAK PERNAH karena aku tidak ingin membuat mommy marah karena aku menuntut semua ini dan aku memaklumi kesibukan mommy."


"apa mommy tau, setiap kali mommy lebih memilih kesibukan pribadi mommy di bandingkan aku,aku selalu menghibur diriku sendiri dengan kata-kata...''


"mommy akan menemui ku setelah pekerjaan nya selesai,dan aku akan menghabiskan banyak waktu dengannya.jangan egois Aurel karena kebahagiaan mommy yang utama"


"hiks hiks dan bodohnya aku selalu percaya dengan pikiran ku sendiri, sampai aku sadar saat kau membawa baby ke rumah ini ternyata selama ini kau tidak pernah menganggap ku ada hiks hiks"tangis Aurel pecah saat dia mengeluarkan semua isi hatinya kepada orang yang telah melahirkan itu


"dan kau tau mom,saat aku berada di Amerika,aku dapat merasakan semua yang tidak ku dapatkan dari mu.aku tau rasanya kasih sayang seorang ibu itu seperti apa,aku tau rasanya tidur di temani oleh seorang ibu,aku juga merasa terharu dan sedih saat melihat seorang ibu menunggu kepulangan ku dengan saat cemas saat aku tidak pulang dengan jam yang seharusnya"


"aku merasakan semua tapi bukan dari mu!!"teriak aurel


"terkadang hati ku sakit, memikirkan mengapa aku tidak mendapatkan seperti ini dari ibu kandung ku? hati ku selalu bertanya-tanya apa yang terjadi salah dari ku?"


William memalingkan wajahnya saat mendengar curhatan hati Aurel yang membuat hatinya serasa diremas dan dia tidak sanggup mendengar lagi.


tanpa disadari mereka berdua ternyata sejak tadi sudah ada dua orang yang berdiri di pintu masuk Masion dan juga ikut mendengarkan curhatan hati Aurel. mereka berdua adalah bunda Dinda dan ayah Bima


grepp


tiba-tiba seseorang dari belakang memeluk erat Aurel


"nak hiks hiks jangan lagi kamu lanjutkan karena bunda tidak sanggup mendengarkan semua yang kamu pendam selama ini"ujar bunda Dinda yang sejak tadi sudah mendengarkan curhatan Aurel


"bunda hiks hiks, bawa aku pergi Aku tidak ingin berada di tempat ini lagi"ucap Aurel lirih


"iya nak bunda akan membawa kamu jauh dari sini"


lalu dia pun memberi kode kepada William untuk menggendong Aurel ke dalam mobil mereka