The Queen Mafia

The Queen Mafia
S2



"permisi nyonya ini ada paper bag untuk nona aurel"ucap pelayan itu sopan


"Tolong,bawa kemari!"perintah Aurel pada pelayan tersebut


Aurel pun membuka paper bag dan mendapatkan kotak makan di dalamnya, dan dia pun membukanya.


senyumnya langsung mengembang mendapatkan isi dalam kotak makan tersebut. dan dia memeriksa kembali paper bag tersebut apakah ada pesan yang di tinggalkan di dalamnya.


...ternyata ada sebuah kertas didalamnya...


"jangan lupa dimakan ya sayang, bunda tahu kalau kamu lagi diet makanya bunda kirim ini untuk kamu love you''seketika senyum Aurel pun mengembang dan semua orang yang melihatnya pun ikut penasaran mengapa Aurel tersenyum


"dari siapa sayang?"tanya Adel


"dari orang yang paling kusayang mom"jawab Aurel dengan senyuman lalu mulai memakan makanannya


"apakah kamu sedang diet nak?" tanya sisi


"ya mom"


dan akhirnya mereka semua tahu bahwa aurel yang sedang diet, lalu mereka mulai makan juga


saat suasana makan sedang berlangsung tiba-tiba ponsel milik Aurel berbunyi


semua orang pun melirik Aurel tetapi Aurel tidak menjawab panggilan tersebut sebab dia masih ingat bahwa saat sedang makan di larang berbicara


"agkatlah nak"ujar Rio


lalu aurel pun mengangkat panggilan itu


"halo yah"


''halo nak, apakah kamu menginap di sana?''


''aku belum tau yah''


''baiklah,nanti kabari ayah ya nak''


''iya yah''


''hm, selamat malam''


''malam yah''


Tut


"dari siapa nak?"tanya Alex


"dari ayah ku,dad?"


"ayah"beo mereka semua


......................


......................


jam sudah menunjukkan pukul 10.00 malam


"aku akan Pergi ke kamar ku"ucap Aurel lalu berdiri ingin Pergi ke kamar lamanya


"tunggu nak"cegah Sintia dan Aurel pun tidak jadi berdiri


"kamar kamu tidak di sana lagi, karena kamar itu sudah menjadi milik baby dan kamar mu Sudah pindah di samping kanan kamar lama mu"ucap Sintia memberitahu Aurel dan Aurel langsung menatap datar Sintia.


dia pun mengambil handphone miliknya dan menelpon seseorang


''*halo nak ada apa?''


"bisakah ayah menjemput ku karena aku tidak menginap di sini?"ucap aurel sambil menatap semua orang datar


"kenapa nak?"


"karena tidak ada lagi tempat ku disini dan aku sudah di gantikan oleh orang lain"ucap nya dengan sinis


"baiklah nak ayah akan menyuruh William menjemput mu dan mobil mu akan di ambil oleh bawahan ayah"


"terimakasih yah"


Tut*


''apa kamu akan pergi nak?"tanya Rio


"untuk apa aku disini jika aku tidak di harapkan dad"


"tidak nak,bukan begitu"ucap Sintia panik


"tempat ku sudah di gantikan oleh orang lain!"sinis Aurel menatap baby


dan baby pun menunduk sedih


"jika kakak ingin tidur di sana,aku tidak papa yang penting kakak tidak meninggalkan masion ini karena kehadiran ku"ucap baby menunduk tapi aurel tidak menghiraukan nya


tiba-tiba pelayan datang


"permisi tuan di luar ada yang mencari nona aurel"


"persilahkan dia masuk, karena aku mengenalnya"ucap Aurel yang tau bahwa itu adalah William


tak


tak


tak


"sayang"panggil William


mendengar suara William aurel pun langsung memeluk William


tanpa di sadari oleh semua orang tangan Rian sudah terkepal saat melihat Aurel memeluk William


"apa kamu ingin pergi dari sini?"tanya William lembut


"ya"angguk aurel


"baiklah mari kita pergi"


"tunggu sebentar"


"hmm"


"sejujurnya aku sangat kecewa kepada kalian mom and dad, Kalian membiarkan orang asing mengambil milik ku.dan untuk mu mom kini aku tau bahwa kau tidak pernah menganggap aku anak mu, karena kau lebih memilih putri angkat mu itu di bandingkan putri kandung mu"


"dan ini adalah terakhir kalinya aku menginjakkan kaki ku di masion ini" setelah itu aurel pun Pergi dengan William dan menghiraukan panggilan dari semua orang