The Queen Mafia

The Queen Mafia
109



setelah suasana haru tadi saat ini Adel sedang berada di kamarnya dan dia sedang beristirahat


di alam mimpi


"sayang"panggil wanita paruh baya


adel pun melihat arah suara tersebut


dan ternyata itu mamanya dia pun langsung berlari dan memeluk


"Mama hiks hiks Adel merindukan mama"


"mama juga rindu sama Putri kecil mama yang cantik ini"jawab merry sambil mengelus rambut Adel


"kamu udah besar ya sayang dan kamu tambah cantik"kata Merry


"jelaslah anak siapa dulu anak mama"ucap Adel


"mah Adel udah balas dendam sama mereka yang tega membunuh mama"ucap adel lagi


"sayang dengerin mama seberapa besar seseorang melakukan kesalahan sama kita atau berbuat jahat sama kita, kita nggak seharusnya membalas mereka juga dengan kejahatan tapi balas lah mereka dengan kebaikan"


"kamu seharusnya tidak melakukan itu kepada mereka karena kamu jadi sama kayak mereka"jelas Merry pada putrinya


"Adel akui apa yang adel lakukan itu memang salah tapi untuk adel memaafkan mereka dan tidak membalas perlakuan mereka adel enggak bisa buat apa aku capek-capek bangun mafia tapi berakhir aku tidak bisa membalas dendam pada mereka"jawab adel keras kepala


Merry pun yang melihat Adel keras kepala tidak lagi menasehati nya


"baiklah sayang yang terpenting mulai sekarang mama minta kamu tidak lagi membunuh orang akan menyakiti seseorang"


"tergantung orang tersebut Jika dia layak untuk di musnahkan dari dunia ini adel tidak akan segan-segan menghilangkan nyawanya"


"hmmm Mama ingin kasih tahu kamu sesuatu"


"apa mah"


"sebentar lagi akan datang seseorang dan dia adalah orang yang Mama percayai sebelum Mama pergi dari dunia ini Mama sempat minta satu permohonan pada dia dan apapun yang akan dikatakan orang itu Mama minta kamu setuju karena itu adalah yang terbaik buat kamu"


"memang nya mau minta apa sama dia?"


"suatu hal belum saatnya kamu mengetahuinya meminta kamu janji bahwa kamu akan menyetujui apapun itu nanti"


"baiklah Adel menyetujuinya dan ini demi mama"


"sama-sama mah"Adel pun membalas pelukan mamanya


"sayang waktu Mama sudah habis Mama harus Kembali"


Adel pun dengan berat hati melepaskan mamanya


"huhhh"Adel pun terbangun dari mimpinya dengan nafas yang tidak beraturan


"ternyata itu cuman mimpi"


"tapi seperti nyata, apa benar yang mama bilang bahwa seseorang akan datang?"


"tapi aku udah terlanjur setuju dengan apapun yang terjadi nanti"


"huh aku akan percaya pada Mama sebab apa yang Mama lakuin itu pasti yang terbaik untukku"batin Adel lalu beranjak pergi ke kamar mandi


setelah anda selesai mandi ia pun turun ke bawah


saat di bawah dia melihat kedua orang tuanya sedang menyambut tamu


dalam pikiran Adel menebak tebak siapa tamu yang datang ke rumahnya


"sayang mommy kira kamu belum bangun tidur"ucap Sinta yg melihat kedatangan Adel


"Adel baru selesai mandi mom"ucapnya lalu mendatangi Sinta


"loh Alex ada apa datang ke sini?"tanya adel


"ga tau Del td aku di suruh ikut pergi ehh taunya datang ke sini"jelas Alex


"ohh"


"Sisil eh maksudnya Adel apa kamu masih ingat sama Tante"


"kalo ga salah Tante ini Tante Kania ya sahabat nya mama"


"iya sayang ternyata kamu masih ingat sama Tante"


kira-kira kenapa ya keluarga Alex datang ke rumah Kusuma


sekarang ini dulu ya guys 2 episode lagi menyusul nanti malam soalnya Athor mau ngerjain tugas sekolah dulu