The Queen Mafia

The Queen Mafia
Kenapa kecil



Setelah perdebatan alot,Akhirnya dokter arkha berhasil menyentuh perut gefari dengan diawasi singa jantan.


Dokter arkha menjalan kan alat USG dengan hati ketar ketir,Takut jika bogem jakson menghampiri pipi mulus nya lagi.


''Lihat titik itu,Itu bayi kalian.''Ujar dokter arkha sambil menunjuk monitor.


''Heh,Kenapa kecil sekali ya.?''Tanya jakson heran karena hanya sebuah titik


''Tentu saja kecil dad.''Jawab gefari dia masih tak percaya jika sudah hamil lagi


''Benar istri mu,Usia kehamilan nona baru tujuh minggu.''Jelas dokter arkha.


Selesai melakukan USG,Jakson dan gefari duduk dihadapan dokter arkha.Tentu jakson masih menjaga jarak dengan istri nya.


''Kau kenapa bro.?''Tanya arkha heran


''Sudah tiga hari ini,Jika dekat dengan ku maka dia akan mual.''Jawab gefari


''Buahahaha,Rasakan itu jakson.''Tawa dokter arkha pecah saat mendengar ucapan gefari


''Sialan kau.''Maki jakson kesal


''Anda tidak mual nona.?''Tanya dokter arkha pada gefari


''No,Aku biasa saja.''Jawab gefari


''Jakson mungkin terkena sindrom kehamilan simpatik,Jadi dia tidak bisa berdekatan dengan anda nona.''Jelas arkha.


''Memang nya ada seperti itu.?''Tanya gefari bingung.


''Ada nona,Biasa nya hanya sampai trimester satu gejala seperti itu.''Jawab arkha


''Jadi dia masih sebulan lagi tidak bisa mencium bau ku.''Tanya gefari getir


Jakson tau gefari sedih,Namun dia juga tidak bisa menahan rasa mual nya.Setelah mendapat resep kan vitamin yang harus ditebus,Mereka pergi dari rumah sakit.


Gefari berjalan dibelakang jakson,Dia seperti asisten nya jakson.Walau pun belakangan ini dia ingin selalu bermanja dengan jakson namun sekuat hati bertahan karena gengsi.


Mata gefari melirik,Saat sadar ada seorang lelaki yang mengikuti langkah mereka berdua.


Lelaki bertopi laken hitam dan memakai hodie hitam juga.


''Jakson jalan lebih cepat.''Perintah gefari


''Kenapa buru buru,Aku tidak kekantor lagi sayang.''Jawab jakson malah memperlambat langkah.


Doorr,Sebuah tembakan melesat membuat jakson terkejut bukan kepalang,Karena suara itu berasal dari belakang nya.


''Aakkhhh.''Pria itu menjerit keras saat peluru milik gefari menembus dada kanan nya.


''Ge,Kau tidak apa apakan.?''Tanya jakson cemas bahkan sangking cemas nya dia memeluk gefari melupakan rasa mual nya


''No,Im strong.''Jawab gefari sombong


Mereka mendekati pria yang terkapar lemah itu,Gefari mencengkeram batang leher nya.


''Ampun nona.''


''Ampuni aku,Aku hanya disuruh seseorang.''Pinta pemuda itu yang ternyata masih muda.


''Siapa.?''Tanya gefari sambil melonggar kan cengkeraman nya


''Zevana.''Ucap lirih karena menahan sakit.


''Hahahaha,Berani j*lang itu mencari masalah dengan ku."Smrik menakutkan keluar dari bibir nya.


"Kita cari dia sekarang.!"Geram jakson emosi


"Kau rela jika dia mati.?"Tanya gefari dingin


"No problem."Sahut jakson


"Oke,Biar gara yang akan mengurus nya."Gefari berkata sinis


"Pulang lah,Katakan pada zevana kalau aku pasti membunuh nya."Perintah gefari pada pemuda lemah itu


"Terima kasih nona sudah mengampuni ku."Ucap pemuda itu sambil berjalan tertatih tahih


Mereka berdua masuk kedalam mobil,Gefari duduk dijok belakang sementara mobil nya yang dibawa tadi sudah dibawa pulang jimmy.


"Aku sangat senang kau hamil sayang."Ujar jakson dibalik kemudi


"Kenapa kau senang.?"Tanya gefari heran


"Hey pertanyaan macam apa itu.?"Sewot jakson


"Ya aku heran kenapa kau senang,Apa yang salah."


Jakson hanya diam tak menanggapi omongan gefari,Seperti nya tempramen gefari mulai menular pada nya.