
1 Minggu kemudian
akhirnya ujian pun selesai dan semua orang hanya tinggal menunggu hasilnya
sambil menunggu hasil ujian kelulusan keluar,para guru Sudah menyuruh anggota osis untuk membuat acara kelulusan dengan semeriah mungkin
saat ini semua orang sedang berada di restoran milik Adel dan bisa si bilang ini adalah restoran termewah di negara itu
mereka memang sering berkumpul bersama setiap satu bulan sekali. dan itu memang sudah di wajibkan oleh Adel,sisi dan Sintia,para Lelaki juga tidak bisa membantah ucapan para wanita karena jika mereka tidak setuju maka para wanita tidak akan memberikan jatah🤭
"bukankah kalian akan segera lulus?"tanya Bastian pada anak-anak
"iya dad"jawab mereka bersamaan
"lalu kalian ingin lanjut di mana?"tanya sisi sambil menatap anak-anak
"aku ingin masuk universitas xxx"jawab Azmi dg tenang
"kalo kalian twins?"
"aku juga sama dengan Azmi mom"ucap Manda cerita
"aku akan mengikuti Manda sekaligus menjaga dia"ucap Rian datar
"apakah kamu juga akan ikut bersama mereka Aurel?"tanya Rio pada putri nya karena sejak tadi dia melihat Putri nya hanya melamun
"hah kenapa dad?"tanya Aurel yang sadar dari lamunan nya
"makanya kamu jangan melamun sayang"ucap Bastian dan semua orang pun melihat Aurel
"iya dad,tadi nanya apa?"
"kamu juga mau ikut kuliah Sama mereka ga di universitas xxx?"
"aku belum memutuskan untuk lanjut ke mana dad"
"kenapa sayang?"tanya Adel
"Aurel hanya bingung mom"jawab dia pelan
"Daddy bebasin kamu mau kuliah di mana sayang,dan kalo kamu udah memutuskan segera beritahu Daddy"ujar Rio dengan penuh kasih sayang
"kenapa Aurel ga mau satu universitas sama kami ya?"batin Rian bertanya-tanya
tak terasa makan malam pun sudah selesai dan para orang tua membicarakan tentang bisnis sedangkan Azmi dan Manda sibuk main game bareng dan Rian sibuk dengan ponselnya
pov Aurel
aku yang melihat semua orang sedang sibuk memilih untuk keluar menghirup udara malam dan memandang bintang pasti asik pikir Aurel
"dad aku permisi keluar ya"ucap Aurel
"iya sayang pergilah,hati-hati"jawab Rio sepintas melihat wajah Aurel
aku pun keluar dari ruangan VIP dan pergi menuju taman dekat restoran.
lalu duduk di bangku taman yang kosong
aku melihat bintang yang sangat indah berada di langit
"sebentar lagi kita lulus dan aku sudah memutuskan akan mengatakan perasaan ku saat hari kelulusan, dan jika kamu tidak menerima perasaan ku maka aku akan menghilang bersama dengan perasaan itu karena aku tidak kuat melihat mu lagi setelah kamu menolak cinta ku dan melihat mu bersama gadis yang kamu cintai"batin Aurel tak terasa air matanya menetes saat mengucapkan itu dalam hatinya
"kau kenapa ?"tanya seseorang dengan suara berat dan Aurel mengenal suara itu.
dengan cepat dia menghapuskan air matanya sebelum Rian melihat nya
"tidak papa"
"lalu kenapa keluar dari sana?"tanya Rian
"hanya ingin merasakan udara malam hari"jawab Aurel lalu tidak ada lagi percakapan di antara keduanya
"mengapa kamu tidak mau satu universitas dengan kami"
"aku hanya bingung kuliah di mana? dan aku berencana kuliah di negara lain"
"kau serius dengan ucapan mu?"tanya Rian dengan menatap lekat Aurel
"aku hanya berencana bisa jadi aku melanjutkan di sini"