
keesokan harinya
pagi ini hanya Alex yang menjaga adel karena dia meminta para orang tua untuk pulang dan beristirahat di masion masing-masing dan mengatakan dia yang akan menjaga Adel
saat ini Alex masih tertidur di samping Adel dengan kepalanya di letakkan di ranjang milik Adel dan dia tertidur dengan posisi duduk.kalian bayangin sendiri ya
dia tidak menyadari bahwa Adel mulai menggerakkan jari nya dan perlahan-lahan membuka matanya.
hal pertama kali yang di lihat nya adalah lampu yang hidup Sangat terang dan cukup mengganggu penglihatan nya.lalu dia melihat kesamping dan mendapatkan suaminya yang tertidur dan kelihatan sangat lelah
dia pun mengelus rambut Alex dengan pelan-pelan agar tidak menggangu tidur nya tetapi ternyata itu bisa membuat Alex bangun dan dengan perlahan dia mengangkat kepalanya lalu memegang tangan yang mengelus kepalanya
"kau sudah sadar sayang?"tanya Alex yang masih berfikir bahwa ini mimpi
"ya"jawabannya sembari tersenyum
"apakah ini mimpi?"
Adel pun memegang pipi Alex
"apa kau sudah percaya? hmm?"
seketika Alex menangis
"hiks hiks aku percaya sayang"lalu memeluk Adel dengan erat seolah takut kehilangan nya
setelah Alex tenang Adel pun perlahan melepaskan pelukannya.lalu melihat perut nya yg sudah datar seketika dia mengingat peristiwa yang membuat dia berada di rumah sakit
"dimana bayi-bayi ku hiks hiks?"
"tenang lah sayang anak-anak kita selamat"ucap Alex lembut
"benarkah?"
"iya sayang"
"aku ingin melihat mereka"pinta Adel
"saat ini mereka berada di ruang inkubator, setelah kau pilih kita akan melihat mereka"ucap Alex tegas dan tidak terbantahkan
"bagaimana keadaan sisi dan bayi nya"jawab Adel yang baru mengingat sahabatnya yang sudah menyelamatkan nya
"bayi nya selamat tapi...."
"tapi apa?!"
"saat ini sisi koma karena tembakan dan tusukan yang di dapatkan nya"
"apa! hiks hiks aku merasa bersalah pada nya karena dia seperti ini karena melindungi ku"tangis Adel
"sayang ini bukan salah mu tapi ini Sudah takdir"kata Alex yang menenangkan Adel agar dia tidak menyalahkan diri nya sendiri
"mas aku ingin melihat sisi, antar aku ke ruangan nya"pinta Adel dengan tatapan memohon sehingga Alex tidak mampu menolaknya
"baiklah sayang"lalu Alex mengambil kursi roda dan mendudukkan adel di situ
ruangan sisi
saat Adel dan Alex masuk mereka langsung melihat Bastian yang setia menjaga sisi dan menunggu nya hingga Sadar dan Bastian
"bas"panggil Alex lalu Bastian melihat ke arah nya
"ada apa?"tanya nya dengan suara lemah
"Adel ingin bicara dengan sisi, bolehkah?"tanya Alex
"silahkan"ijin Alex karena Adel adalah sahabat Istri ny
"bisakah kalian tinggalkan aku berdua dengan sisi?"
"iya"lalu mereka berdua keluar
"sisi maafkan aku, karena menolong ku kau jadi seperti ini apa kau tidak ingin bangun dan melihat putra mu?andai saja aku tidak mengijinkan mu untuk ikut bersama ku maka kau tidur akan berbaring di sini dengan semua alat-alat ini.seandainya kita tidak pergi ke restoran, seandainya aku mengikuti kata Alex untuk membawa pengawal tetapi sekaligus hanya ada kata seandainya dan lihatlah hanya ada penyesalan yang di dapatkan.bukankah kau wanita yang kuat hiks hiks kau saja sanggup melahirkannya anak mu kenapa kau to sanggup untuk bangun haa hiks hiks"ucap Adel dengan menangis di samping sisi
untuk semua para readers yang beragama Islam athor ingin mengucapkan selamat hari raya idul Adha untuk kalian semua 😘
jangan lupa like komen dan vote