The Queen Mafia

The Queen Mafia
137



setelah mereka selesai bernyanyi semua para tamu undangan bertepuk tangan karena suara mereka yang bagus


Sisi dan Bastian pun kembali ke atas pelaminan begitu juga para tamu yang kembali menyalami dan mengucapkan selamat pada mereka


di sisi lain para pejabat, CEO dari segala perusahaan dan juga orang-orang yang penting di negara ini berlomba-lomba mencari muka dengan Adel orang yang paling penting dan berkuasa di dunia


apapun bisa dia lakukan dengan kekuasaan yang dimilikinya


Adel yang melihat para penjilat datang dan menemuinya sangat merasa jijik dan secara terang-terangan menghancurkan image mereka


"halo nona Adel perkenalkan saya CEO dari perusahaan xxx saya mendengar berita bahwa di usia anda yang sekarang anda sudah bisa menjadi orang yang sangat sukses juga berpengaruh pada dunia"puji orang itu


"anda tidak perlu memuji saya karena saya tidak membutuhkan pujian dari seseorang seperti anda yang hanya manis di mulut dan menjilat saya dan ujung-ujungnya akan memiliki ujung yang itu hanya ada di pikiran anda"ucap Adel dengan nada dingin serta mukanya yang selalu datar


orang tersebut pun merasa malu dengan ucapan Adel dan langsung pamit dengan cepat dari hadapan Adel


"kamu terlalu terang-terangan dalam menjatuhkan harga diri mereka"ucap Sean yang entah datang darimana dan sudah mendengarkan percakapan mereka dari tadi


"itu memang pantas untuk mereka pah karena aku sangat membenci seseorang yang hanya memanfaatkan aku untuk kepentingannya sendiri dan dengan tidak malu menjilati ku secara terang-terangan"ucapkan Adel dengan datar


"tapi menurut papa kamu terlalu kejam kamu bisa menolak dia atau memperingati dia secara halus dan jika dia sudah keluar batasnya dulu kamu memenangkan kekerasan dan menghancurkan dia hingga tidak bisa bangkit lagi"kata Sean yang mengutarakan pemikiran nya


"itu adalah pemikiran papa dan sangat beda dengan pemikiran Adel yang langsung menghancurkan tanpa basa-basi karena masih banyak orang yang lebih penting untuk diladenin daripada hama seperti mereka. dan ingat pah dalam kamus adel lebih baik kita yang menindas daripada kita yang ditindas dan orang yang lebih kuat dialah yang selalu menang"ucap Adel yang membuat Sean diam


"pemikiran kamu terlalu dewasa untuk gadis seusia kamu nak mungkin ini adalah efek dari semua kejadian yang pernah kamu alami maafkan papa yang tidak bisa berguna dan tidak bisa menjadi orang tua yang baik untuk kamu sehingga kamu dengan sendiri berdiri tegak dan bertahan hidup di dunia yang kejam ini"batin Sean yang menatap Adel dengan sendu dan Adel juga menyadari nya tetapi dia tetap memasang wajah datar


"papa akan bergabung dengan yang lainnya. apa kamu ingin ikut dengan papa?"


"tidak!"


setelah Sean pergi Alex pun datang dengan membawa makanan yang akan di berikan pada Adel


lalu mereka berdua pun duduk di tempat yang khusus di sediakan oleh sisi dan Bastian untuk para sahabat dan keluarga nya


"tadi aku lihat kamu lagi bicara sama om Sean"


"hmm"


"kalian bicarakan apa?"


"kami membicarakan tentang pemikiran masing-masing jika menyangkut seseorang yang memanfaatkan kami untuk kepentingan pribadinya apa yang akan aku lakukan"


"pastinya kamu akan bertindak dengan sangat kejam dan melakukan sesuatu yang tidak akan pernah dilupakan oleh orang itu seumur hidupnya"


"kamu benar sekali"


"karena aku sudah mengenalmu"


sebentar lagi novel ini akan segera tamat ya guys