The Queen Mafia

The Queen Mafia
S2



ternyata sejak tadi semua anggota keluarga menyaksikan segalanya.


dan mereka sangat terharu melihat mereka berdua.


"semoga Rian segera mendapatkan ingatannya dan mereka bisa melanjutkan impian mereka"ucap bunda Dinda


"Amin"ucap mereka semua


"aku, tidak tega melihat aurel seperti itu"ucap Adel


"kita harus kuat sayang, Tuhan tidak akan mencobai mereka di luar batas kemampuan mereka dan kita sebagai orang tua harus selalu mensupport mereka"kata Alex pada istri tercintanya


"tapi kenapa harus seperti ini,di saat kebahagiaan mereka sudah di depan mata, tiba-tiba semuanya hancur hiks hiks"tangis Adel


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


setelah keadaan Rian pulih seperti sedia kala dia pun kembali menjabat sebagai CEO dan mengambil semua tanggung jawab yang tadinya sudah di pikul oleh Alex.


media yang selama ini mencari-cari keberadaan Rian pun tidak menyia-nyiakan kesempatan ini.mereka semua langsung berbondong-bondong datang ke perusahaan dan menunggu kedatangan Rian


🌚🌚


sebuah mobil berhenti di depan perusahaan dan turun lah seorang laki-laki dengan gagah serta wibawa.


dia adalah Rian,orang yang tiba-tiba menghilang seperti di telan bumi sebelum mengucap janji suci dengan kekasihnya.


para wartawan pun segera mengabadikan momen ini dan mengerumuninya tetapi mereka di halangi oleh para bodyguard Rian.


"bawa mereka ke aula!"perintah Rian dengan tegas kepada asisten nya Liam


"baik tuan"jawab Liam


"perhatian kepada teman-teman media di minta untuk datang ke aula kantor sekarang juga!!"ucap liam dengan nada datar


aula kantor


"baiklah langsung saja,saya akan menjelaskan segalanya kepada kalian!"


"saya tidak jadi menikah karena saya kecelakaan di jalan,saat ingin pergi ke tempat pernikahan!!"


"lalu saya koma untuk beberapa bulan,dan puji syukur sekarang saya sudah sehat dan bisa berada disini!!"tegas Rian


"keluarga saya memutuskan untuk merahasiakan ini, karena kami tidak ingin pihak luar tau dan memanfaatkan keadaan yang ada"


"dan sekarang saya yang akan kembali mengambil alih perusahaan dan membiarkan orang tua saya menikmati hidup"


"sebelum saya menutup konferensi pers ini saya ingin semua berita miring atau berita hoax tentang kami segera di hapuskan,jika tidak kami tidak akan segan-segan menuntut perusahaan itu!!!"


setelah itu Rian pun Pergi meninggalkan aula kantor dan pergi ke ruangan nya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


saat Sore hari tiba Rian segera pulang ke Masion karena dia tiba-tiba kangen dengan aurel dan ingin melihat nya langsung.


Masion Admajaya


saat ini aurel tinggal di Masion Admajaya itu pun atas permintaan Rian sendiri dan pihak keluarga tidak ada yang keberatan dengan permintaan Rian


"di mana aurel?"tanya Rian pada salah satu pelayan


"nona sedang berada di ruang musik tuan"ucap pelayan itu dengan sopan


saat dia membuka pintu ruangan musik dengan pelan,dia langsung di suguhkan dengan suara piano,dan di sana terdengar Aurel yang ikut bernyanyi


takkan berhenti mencintaimu


Mencintaimu di saat terpurukmu


Itu yang 'kan kulakukan


Menemanimu di saat kau jatuh


'Kan kulakukan untukmu


Kusadari, ku jauh dari sempurna


Tapi dengarlah


Cinta datang dan tumbuh pada dirimu


Yang kurasa setulus hatiku


Memahami, menerima semua tentangmu


Janjiku tak akan berhenti mencintaimu


Menemanimu, mengukir setiap mimpimu


Itu yang aku mau


Kusadari, ku jauh dari sempurna


Tapi dengarlah


Cinta datang dan tumbuh pada dirimu


Yang kurasa setulus hatiku


Memahami, menerima semua tentangmu


Janjiku tak akan berhenti mencintaimu,


Apa pun adanya dirimu


Ku takkan pernah tinggalkanmu


Cinta datang dan tumbuh pada dirimu


(Yang kurasa setulus hatiku) kurasa setulus hatiku


(Memahami, menerima semua) tentangmu


Janjiku tak akan berhenti mencintaimu


Kau tahu, di mataku hanya ada dirimu


Tak akan kuganti dengan apa pun


Kaulah satu-satunya pemilik hatiku


Janjiku 'kan s'lalu


Janjiku 'kan s'lalu di sini untukmu


batin Rian pun ikut terhanyut mendengar Aurel bernyanyi dengan tulus