The Queen Mafia

The Queen Mafia
bonus chapter



setelah mencurahkan semua yang ada di hatinya Adel pun keluar dari ruangan sisi


POV Bastian dan Alex


saat Bastian dan Alex berada di luar ruangan sisi mereka memilih duduk di kursi yang memang sudah ada di sediakan di depan ruangan tersebut


"aku tau keadaan mu.menangis lah aku ada di sini"ucap Alex


Bastian pun memeluk Alex dengan erat dan melepaskan semua beban yang di pendam nya


selama sisi Koma dia lah yg harus tetap tegar di Depan keluarga nya dan hanya saat bersama sisi lah dia mengeluarkan semua yang dia rasakan,semua yang dia pendam selama sisi koma belum lagi dia harus kuat untuk putra nya


"hiks hiks aku rindu dengan nya kapan dia sadar dan memelukku seperti dulu,hiks aku ingin dia merasakan bagaimana merawat putra yang sudah sangat di nantikan nya sampai kapan dia akan tertidur seperti itu"Bastian mengeluarkan unek-unek yang selama ini dia pendam sedangkan Alex hanya bisa membiarkan pundak nya di pakai sementara untuk bersandar.


memang di antara mereka berempat Bastian lah yang paling bisa menyembunyikan kesedihannya agar tetap tegar di Depan orang tetapi jika dia sudah sendiri maka dia akan menjadi seorang Bastian yang rapuh dan di saat itu dia membutuhkan seseorang yang memahami karakter dia yang sebenarnya dan itu adalah Alex sendiri


setelah Bastian sudah bisa mengendalikan diri nya sendiri dia pun melepaskan pelukannya


''terimakasih karena sudah mendengarkan keluh kesah ku"


"kau tidak perlu berterimakasih karena aku ini sahabat mu dan aku akan selalu ada di saat kau membutuhkan ku jangan sungkan"kata Alex


"dan maaf karena ingin menyelamatkan Adel,sisi jadi begini"ucap Alex penuh penyesalan


"sudah lah semua ini memang sudah takdir dan aku tidak menyalahkan siapapun atas musibah yang menimpah istri ku"kata Bastian bijak


krett


suara pintu ruangan di buka


seketika Bastian dan Alex melihat Adel yang keluar dengan kursi rodanya.


Alex segera berdiri dan membantu istrinya mendorong kursi rodanya


"terimakasih karena sudah mengizinkan ku bicara dengan sisi"


"sama-sama lagian kau juga sahabat aku dan sisi untuk apa aku melarang mu"ucap Bastian


"dan maaf karena menyelamatkan ku sisi jadi koma"


"ini memang sudah takdir tidak ada yang bisa di salahkan"ujar Bastian


"baiklah"


lalu Adel dan Alex pun pergi sedangkan Bastian kembali masuk ke dalam ruangan sisi


ruangan Adel


setelah sampai di ruangan Adel,Alex segera mengangkat Adel dan meletakkan nya kembali di ranjang rumah sakit


"Alex aku ingin melihat anak-anak"pinta Adel


"baiklah aku akan meminta pada suster untuk membawa bayi-bayi kita kemari"


"terimakasih"


beberapa menit kemudian suster masuk Dengan kedua bayi mereka


"permisi nona, tuan ini bayi-bayi nona dan Tuan"ucapnya lalu memberikan bayi laki-laki untuk di gendong Adel dan bayi perempuan pada Alex


"terimakasih sus"


"sama-sama nona,saya permisi"


***


''siapa nama mereka?"tanya Adel penasaran


"untuk yang laki-laki bernama Andrian Tri Admajaya dan untuk yang perempuan bernama Amanda Putri admajaya"


"bagus bukan?"tanya Alex


"ya bagus, untuk Andrian akan dipanggil Rian dan Amanda akan di panggil manda''


"ya aku setuju"


setelah pemberian nama Adel pun mulai menyusui anak-anaknya


maaf athor baru up karena kemarin athor di vaksin jadi Athor harus istirahat total belum lagi athor sempat demam jd mohon pengertiannya