
waktu berlalu dengan cepat dan hari ini adalah pengumuman kelulusan.
seluruh siswa sangat menantikan hal ini. ada juga sebagian dari mereka yang takut tidak akan lulus karena memang sekolah mereka sangat ketat terhadap peraturan. Jika nilai mereka jelek maka mereka tidak akan diluluskan dan akan mengulang di tahun depan.
dan sekolah ini murni dari yang namanya main uang sebab sekolah ini adalah sekolah milik Adel. oleh sebab itu semuanya real.
"Lo tau ga gue gugup banget!"seru Citra pada Aurel yg sedang serius memakan makanan yg di pesannya
"kenapa?"tanya Aurel singkat
"gue takut ga lulus"
"Lo pasti Lulus"
"amin"
"kok lo ga ada takut-takut nya rel?"heran Citra
"karena gue yakin bahwa gue Lulus dan gue percaya sama kemampuan gue"ujar Aurel
"ohh"
kring
kring
"eh dah masuk Jom ke kelas gue ga sabar mendengar kelulusan"ajak Citra lalu berdiri dari duduknya
tanpa menjawab, Aurel hanya ikut berjalan di samping Citra
kelas
"halo semuanya,apa kalian sudah tidak sabar mendengar pengumuman kelulusan?"tanya guru
"iya bu!"
"baiklah ibu akan memberitahu kalian bahwa kalian semua ini lulus dengan nilai yang cukup Bagus"
"yeeee"Sorak para siswa dengan gembira
"di sini ibu hanya akan memberitahu siapa yang mendapatkan nilai tertinggi sesuai rata-rata sekolah. dan bagi yang ingin melihat nilainya bisa pergi ke Mading setelah bel sekolah karena nilai akan dipajang setelah pulang sekolah"ucap guru
"baik bu"
"baiklah selamat untuk Adrian Tri Admajaya mendapatkan nilai 98,80 dan selamat untuk Aurel Risintia mendapatkan nilai 98,79"ucap guru itu dengan senyuman
"makasih bu"jawab mereka berdua dengan senyuman tipis
"iya sama-sama"
"selamat ya Rian dan Aurel"ucap para siswa dan siswi bersamaan
"makasih"ucap mereka berdua
"selamat ya beb"ucap citra sambil memeluk Aurel dengan erat
"makasih ya cit"
"selamat juga buat Lo rian"
"thanks cit"
kring
kring
"baiklah anak-anak sebelum kalian pulang jangan lupa pergi ke Mading UN melihat nilai kalian ya"ingat guru
"iya bu"
setelah guru keluar dari ruangan para siswa pun segera pergi ke Mading untuk melihat nilai mereka
tinggallah Aurel dan Rian di kelas
"Selamat untuk mu"ucap Aurel yang memberikan selamat pada Rian
"terimakasih,dan selamat juga untuk mu"
"ya, thanks"jawab Aurel lalu beranjak
tetapi Rian menahan tangan gadis itu
"kau mau kemana?"
"pergi menemui citra"
"apa kau akan ikut pulang bersama ku?"tanya Rian yg berharap
"tidak,aku akan pulang sendiri"
"kenapa?"
"aku ada urusan setelah dari sklh"alasan Aurel
"baiklah"Jawab Rian pelan karena kecewa
Aurel pun keluar dari kelas.saat di tengah jalan ada seorang siswa yg mengatakan bahwa kepala sekolah memanggil Nya
tok
tok
tok
"masuk"Jawab seseorang dari dalam
''permisi pak,apa bapak memanggil saya?"tanya Aurel dengan sopan
"ya, silahkan duduk nak"ucap kepala sekolah
"baik pak"
"ehm langsung ke intinya saja ya universitas di negaranya Amerika menawarkan beasiswa kepada kamu nak, apakan kamu setuju?"tanya kepalanya sekolah itu pad Aurel
kenapa kepala sekolah itu bertanya karena dia tidak tau bahwa Aurel itu anak dari keluarga Malik sehingga mereka berasumsi bahwa Aurel adalah gadis dari keluarga biasa saja.dan sekolah juga tau bahwa Aurel adalah anak yang cerdas sayang bukan jika dia berhenti sekolah dan tips menuntut ilmu lebih banyak lagi.
dan itu keputusan Aurel sendiri yang tidak ingin di publish berbeda dg Rian,Manda dan Azmi yang semua orang sudah tau mereka siapa
"sebelumnya saya ingin mengucapkan terimakasih karena sudah memberikan beasiswa kepada saya.tetapi saya butuh waktu untuk memilih ini pak dan saya juga harus berdiskusi dengan orang tua saya"jawab sure sopan
"baiklah nak bapak tunggu jawaban kamu sampai pesta kelulusan, bagaimana Sudah cukup waktu untuk berpikir?"
"iya pak waktu itu sudah cukup"
"hm"
"kalo gitu saya permisi dulu pak"
"iya nak silahkan"