
Didalam ruangan sempit terikat sosok lelaki kurus kering dengan tangan dirantai,Sudah dua bulan lama nya dia berada disitu.
Ceklek,Pintu kamar terbuka pria dengan tubuh jangkung itu melangkah masuk dengan senyum sinis diwajah nya.
''Kau mau apa lagi bajingan.?!"
"Aku mau kau menderita lois.!"Sahut jhon
Ya pria yang dirantai itu adalah lois,Jhon menyuntikan darah wanita yang terkena HIV kedalam tubuh lois.
"Kau harus merasakan penderitaan ibuku.!"Jhon berkata sambil menginjak tulang kering lois
"Aarrrhhhkkk..!!"
Teriakan panjang itu membuat jhon tersenyum puas,Sekarang masih dia yang menyiksa belum dengan gefari.
"Apa kau bisa membayangkan siksaan gefari nanti.?"Tanya jhon
"Kau dan dia sama sama iblis.!"Maki lois
"Iblis ini berasal dari mu pak tua.!"Jawab jhon santai
Jhon duduk diperut lois,Semakin tersiksa lah pria tua itu sungguh karma sudah menghampiri nya sekarang,Daruliah pun hilang bak ditelan bumi.
"Jangan mati terlalu cepat,Aku tidak suka.!"Ucap jhon sambil menendang perut lois
Usai berkata jhon pergi menuju masion gefari,Sekarang gefari disibukan oleh kaisar ditambah lagi kenzo yang setiap melihat wajah bayi mungil itu selalu merajuk.
"Ayo kita ***** ya nak."Ujar gefari sambil menggendong bayi berusia dua bulan itu
"Mom apa ken dulu juga begitu.?"
Mulai aksi tanya jawab dimulai,Gefari harus semakin kuat menahan emosi untuk menghadapi devil kecil.
''Tentu saja ken begini.''Jawab jakson
''Dady kan tidak ada saat aku kecil.''Protes nya sangar
''Astaga anak ku sangar sekali.''Batin jakson
''Kenzo.''
Mendengar suara mommy nya yang naik satu level,Kenzo menjadi sedikit menciut.
''Jangan bicara seperti itu pada dady.''Peringat gefari
''Sorry mom.''
''Minta maaf pada dady.!"
Kenzo mendekati jakson diujung ranjang,Dengan kepala menunduk dia duduk disamping jakson.
"Dad maafkan ken ya.?"
"Iya tidak masalah."Jawab jakson sambil merangkul putra sulung nya
"Kenzo dulu sama seperti adik kaisar,Bahkan mommy sangat menyayangi kenzo melebihi semua yang ada didunia ini."Ujar gefari
"Really.?"
"Pernahkan mommy berbohong pada kenzo.?"Tanya gefari sambil tersenyum
"Pernah.!"
Diluar dugaan kenzo menjawab pernah,Memori bocah ini sangat kuat membuat jakson tersenyum mengejek pada gefari.
"Oh ya.?"
"Ya,Dulu mommy bilang dady ken sudah mati."Jawab kenzo polos
Mata gefari membulat dan jakson terperangah sangking terkejut nya,Gefari mengatakan dia sudah mati dulu pada putra nya.
"Benarkah mom.?"Mata jakson menyipit saat bertanya
"Kenzo mau bobok ya,Ayo mommy temani."Gefari menggendong kenzo masuk kekamar nya
Tinggal jakson yang melongo seperti sapi ompong,Jika kenzo tidak mengungkit nya dia tidak akan tau.
"Gefari jika aku tidak mencintai mu sudah ku ratakan kan tubuh bahenol mu itu.!"Umpat jakson
Jakson turun kelantai bawah,Ternyata jhon sedang bersantai disana dia tidak tau perihal kedatangan kakak ipar nya.
"Kau tidak bekerja.?"Tanya jhon
"Inikan hari minggu jhon.!"Ujar jakson merengut kesal
Jhon tersenyum saat melihat wajah kesal jakson,Dia tau adik ipar nya sedang gondok tapi entah karena apa.
"Kau itu kenapa.?"
"Gefari bilang pada kenzo aku sudah mati.!"Adu jakson kesal
"Hahahahaha,Apa kenzo percaya dia kan melihat mu masih hidup bodoh."Jhon tertawa sambil memaki jakson
"Kejadian nya dulu saat kenzo dan kendrick masih kecil."
"Lalu kenapa sekarang kau masih marah.?"Tanya jhon heran
Jakson tidak menjawab dia memilih menghisap rokok nya,Sesaat dia teringat dengan mark.
"Mark dimana sekarang.?"Tanya jakson penasaran
"Disini,Kenapa kau mencari ku.?"Sahut suara yang sedang duduk dimini bar
"Heh,Disitu rupa nya kau bucin."Teriak jakson
Mark memilih berdamai dengan jakson,Dia memahami bahwa cinta tak bisa dipaksaan kan dan mark menerima denga ihklas.