The Queen Mafia

The Queen Mafia
BhonChap4



Kreekk,Suara perut zevana yang dikoyak jakson,Disambut dengan lolongan pilu dari mulut zevana.


''Aarrkkkhh,Biadap kalian.!!"


Tangan jakson bergetar saat mengambil peluru yang ternyata bersarang dilambung zevana,Rasa takut dan mual bersatu dalam diri jakson.


"Ini mom.!"Jakson menyerah kan peluru kepada gefari


"Cincang mayat nya dan berikan pada loreng dan jaguar.!"Perintah nya lagi


"Mom tolong lah aku sungguh tidak berani."Jakson sungguh tidak punya lagi keberanian


Tersenyum sinis sinona devil,Rasa puas belum tercukupi untuk menyiksa mental suami buaya nya.


''Ck dasar payah kau itu.!"Ejek mark


"Ya,Kau pengecut.!"Jhon ikut mengejek


Dirasa gefari tidal menerima permohonan nya,Jakson mengambil parang besar dilemari alat penyiksaan milik gefari.


Dia mendekati lagi ranjang zevana,Sedangkan zevana yang sudah sekarat hanya bisa pasrah menunggu.


"Terima kasih sudah pernah menjadi suami ku,Dan terima kasih kau juga yang mengambil nyawa ku.!"Ujar zevana dengan gemetar


Jakson tidak menjawab,Sekuat hati dikumpulkan kebranian nya kembali yang sempat menguar.


Dak,Dak,Bermula pada kedua kaki zevana.


"Aarrkkk..!!!"


Zevana masih bisa menjerit,Sementara tiga manusia itu menikmati pemandangan sadis itu dengan tenang.


Hampir dua jam jakson mencincang tubuh zevana,Dan akhir nya jakson pingsan karena melihat banyak darah yang bergelimangan.


"Dia berbeda dengan jasson.!"Ujar jhon


"Ya,Jasson mengikuti jejak dady markus sekarang."Jawab gefari


Jasson ikut terjun kedunia mafia mengikuti jejak markus,Dia menetap dimadrid dan memulai semua nya disana.


Jhon mengangkat tubuh jakson kedalam kamar mandi,Dengan cekatan gefari memandikan tubuh yang bermandikan darah zevana.


"Jika aku tidak mencintai mu sudah ku kuliti kau.!!"Ujar gefari sambil menyiram jakson


Byuurr,Satu ember air mendarat diwajah jakson dengan enteng.


"Aahhmmmpp,Hah,Hah.!"Jakson terengah engah


"You crazy mom.!!"Teriak jakson


Gefari hanya diam tidak menanggapi jakson,Karena kesal jakson menarik gefari kepangkuan nya.


"Kenapa mengabai kan ku hmm.?"


"Tidak.!"Jawab gefari cepat


Gefari pun membalas ciuman jakson,Merasa ada respon dengan cepat jakson menarik keatas gaun gefari.


"Kau masih berpuasa ded.!"Gefari segera melepas ciuman nya


"Tapi kan sudah dua bulan mom.!"


"Ditambah lagi dua bulan."Santai gefari berkata


sedangkan jakson langsung pusing tujuh keliling,Masa puasa nya ditambah dua bulan lagi.


Usai dibersihkan jakson kini duduk diruang keluarga dengan kaki pincang sebelah,Jakson berjalan dengan susah payah.


"Dimana dokter nya.?"Tanya jakson


"Siapa yang memerlukan dokter.?"Tanya mark


"Apa kau buta heh,Kaki ku sedang terluka dan peluru ada didalam.!"Teriak jakson


"Tidak kah kau lihat wanita yang berjalan kemari itu.?"Tanya jhon


Jakson menatap gefari,Pikiran buruk mulai menghantui nya keringat dingin pun mulai keluar.


Dugaan jakson benar,Gefari duduk dibawah jakson dan meraih kaki nya yang terluka tembakan.


"Aarrhhkk,Perih ge.!!"Jakson langsung terjingkat


Luka merah itu langsung disiram alkohol oleh gefari,Belum sempat jakson bernafas dengan jari nya gefari mencongkel peluru dibetis jakson.


"Aakhhh,Kau ingin membunuh ku gefariii..!!"Jakson semaki kesakitan


"Pegangi dia.!"Perintah gefari


Karena peluru cukup dalam,Gefari sedikit mengoyak betis jakson dan dapat lah timah panas itu.


"Hah,Hah,Apa aku masih hidup tuhan.?!"Rintih jakson yang terdengar lebay ditelinga mereka


"Kau itu lelaki lemah sekali,Dulu aku bahkan tidak merintih sama sekali.!"Mark malah menampar luka jakson


"Aakkhh,Kurang ajar kau mark.!"Maki jakson


"Biarkan dia menikmati nya mark.!"Ujar jhon


Luka sobekan itu pun dijahit hidup-hidup oleh gefari,Membuat tubuh jakson semakin menegang.


"Kalian psykopat kejam.!"Rutuk jakson lirih


"Katakan lebih keras.!"Gefari angkat bicara


"Aku mencintai mu gefari.!"Jakson malah mengatakan hal lain


Tersenyum devil sibuaya betina,Puas hati karena sudah membalas perbuatan jakson dulu yang menyakiti hati nya.