
Gefari mengajak kenzo kekamar,Sedang kan jakson sedang berbincang dengan gara didekat kolam renang.
''Gara bagimana gefari saat melahirkan dulu.?''Tanya jakson
''Kenapa memang nya.?''Gara balik bertanya
''Kau kan yang menemani dia melahirkan,Apa gefari menjambak atau mencakar mu.?''Tanya jakson yang penasaran
''Gefari itu mau melahirkan bukan mau bergulat dengan ku bambang.''Ujar gara
''Ck,Aku pernah diceritakan teman ku,Wanita saat akan melahir kan dia akan menjambak suami nya.''Jelas jakson
''Itu kan bagi wanita lemah,Gefari ku wanita kuat.''Gara selalu membanggakan gefari jika dibelakang bos nya tapi jika didepan maka baku hantam yang selalu terjadi.
''Dia gefari ku b*doh.!"Umpat jakson tak terima
"Terserah kau saja."Jawab gara sambil menghisap rokok nya.
"Jadi gefari tidak melakukan itu semua.?"Tanya jakson lagi
"Dulu tidak,Tapi semoga saja besok dia melakukan itu pada mu."
"Kau jangan mau enak nya saja,Kau harus merasakan penderitaan juga hahaha."Ujar gara sambil tertawa
"Kau juga akan mengalami nya,Jangan mau membuat nya saja."Jakson balik mengejek gara
"Kan bukan aku yang membuat nya,Itu kan mark yang membuat."Ujar gara enteng
Giska yang mendengar ucapan gara,Merasa sedih.
"Apa dia tidak mau dengan anak ini.?"Batin giska dengan air mata yang mulai merembes.
"Gara calon istri mu dengar yang kau ucap kan tadi."Jakson memberi tahu gara
"Dengar ya sudah,Memang nya aku salah.?"Gara malah bertanya
Giska melangkah pergi dari sana,Hati nya hancur.Benarkah gara tidak mau menerima anak nya,Atau karena mood ibu hamil yang terlalu sensitif.
"Datangi dia."Suruh jakson
"Buat apa.?"
"Tenang kan dia bodoh.!"Umpat jakson kesal sambil berlalu pergi
Gara mencari giska yang ternyata sedang didapur membuat susu,Sungguh gara tidak mengerti kenapa giska menangis seperti ini.
"Jangan panggil aku sayang.!"Sentak giska
"Hey,Kau itu kenapa.?"Gara membalik tubuh giska kearah nya
"Gara jika kau tidak mau menerima anak ku bilang saja."Ujar giska dengan suara gemetar
"Apa yang kau bicarakan gis.?"Gara semakin bingung
Giska mengelap air mata nya denga kasar,Hati nya semakin dongkol karena gara semakin bodoh saja.
"Tadi kau bilang pada tuan jakson,Bahwa bukan kau yang membuat anak ini."Sentak giska
"Ya lalu kenapa.?"
"Itu tanda nya kau tidak mengakui nya sebagai anak."Jerit giska histeris
Gara menghembus kan nafas kasar,Dia tidak mempermasalah kan anak yang dikandung giska,Dia berkata yang sebenar nya lalu dimana salah nya pikir gara.
"Dengan aku berkata begitu,Lalu kau menyimpul kan kalau aku tidak menerima anak mu dan mark.?"Tanya gara malah kesal sendiri
"Tentu saja gara."Jawab giska masih menangis
"Giska,Coba lah kau lihat gefari."
"Cobaan hidup berbagai macam sudah dirasa kan oleh nya,Namun dia tetap kuat dan selalu mengerti dengan ucapan orang."Gara berucap lembut namun terasa sakit dihati giska
"Kau ingin aku seperti nona gefari,Maaf aku tidak bisa.!"Sentak giska
"Belajar lah dari dia."Gara pun semakin emosi
Giska berlalu pergi,Dan membanting pintu kamar nya dengan keras,Gara menghembus kan nafas kesal.
"Kau juga harus mengerti."Gefari berucap dari belakamg gara
"Shiit kau mengagetkan ku saja"Umpat gara yang terkejut
"Tidak bisa orang kau tuntut harus sama."Ujar gefari tidak memperdulikan ucapan gara
"Maksud mu.?"
"Giska marah karena kau bandingkan aku dengan dirinya,Kau hina diriku kau sebut tentang semvak kasih ku sadar ku tiada bersemvak."Gefari menjawab sambil bernyanyi
Bahkan denga konyol nya gara bergoyang,Dia lupa pada rasa kesal nya terhadap giska.