
dan terakhir Aurel pun menatap William
"Abang juga merestui kamu, semua ini adalah murni keputusan kamu semoga keputusan ini tidak membuat kamu menyesal di kemudian hari dan Abang akan mendoakan yang terbaik buat kamu"
"terima kasih yah, bunda dan Abang karena kalian selalu mendukung apapun keputusan ku"lalu mereka pun berpelukan
...💮💮💮💮💮💮💮💮...
seminggu kemudian
sesuai dengan ucapan Rian yang mengatakan bahwa pertunangan akan digelar satu minggu lagi dan sekarang tiba waktunya
saat mereka mengumpulkan kabar ini kepada dunia banyak pro dan kontra
tapi itu tidak membuat Rian mundur sedikitpun dan tetap melaksanakan pertunangannya walau sekalipun dunia menentang.
acara yang dilaksanakan di hotel termewah di negara ini ramai didatangi oleh orang-orang ternama.
tentu saja karena ini adalah pertunangan pengusaha tersukses dan model internasional, siapa sih yang menolak untuk hadir di acara ini.
karena tentunya setiap tamu undangan pasti akan merasa beruntung bisa diundang acara itu dan tidak ada yang ingin melewatkan nya
tak tanggung-tanggung bahkan orang yang hadir di pertunangan mereka itu bisa diperkirakan hingga Lima ribu lebih manusia
waw pertunangan aja sudah sebanyak itu orang yang datang bagaimana dengan pernikahan nanti ya guys kita tunggu aja ya
walaupun sintia dan Rio belum berbaikan lebih tepatnya Aurel yang belum bisa memaafkan mereka begitu saja
tapi di depan publik mereka seperti tidak memiliki masalah apapun dan tidak terlihat bahwa hubungan mereka renggang
itu semua karena Aurel tidak ingin adanya timbul ucapan atau pemikiran negatif dari pihak manapun dan akan menambah lagi masalah
"terima kasih kepada para undangan karena telah bersedia datang di acara pertunangan Tuan Andrian Tri Admajaya dengan nona Aurel Risintia Malik putri Wilson"ucap MC
"tanpa membuang waktu lagi marilah kita melaksanakan sesi pertukaran cincin"
seseorang yang memang diutus untuk membawa cincin pun maju ke depan.
Rian pun mengambil cincin dan memasangkan Ke jari milik aurel begitu juga dengan Aurel
prok
prok
prok
semua orang yang menyaksikan itu memberikan tepuk tangan dan mengucapkan selamat kepada mereka berdua
...----------------...
...----------------...
pukul jam 11 malam akhirnya acara selesai dan para tamu undangan sudah berpulangan
Rian dan Aurel pun pergi ke kamar hotel yang sudah ucapkan oleh bawah rian.
mereka berdua tidur di kamar yang berbeda tapi bersebelahan karena status mereka masih tunangan bukan suami istri.
keesokan paginya
saat ini Aurel dan Rian sedang menikmati sarapan paginya di restoran hotel tersebut.
setelah mereka selesai sarapan mereka berdua pun berangkat bersama-sama ke perusahaan Rian tentu saja dengan ancaman yang lebih dulu diberikan Rian agar Aurel mematuhinya dan tidak membantah ucapannya.
sesampainya mereka di kantor semua pegawai langsung menunduk hormat pada aurel.
mata Aurel pun melirik tajam Rian sedangkan Rian dia tidak takut sama sekali
"kau itu tunanganku dan sebentar lagi akan menjadi istriku tentu saja mereka harus menghormati istri dari CEO mereka karena tentunya kau juga akan menjadi bos mereka"jelas Rian dengan nada datar
Aurel yang mendengar penjelasan Rian hanya menghela nafasnya.
karena kini semua orang pun bersikap merendah diri kepada-nya, sangat menghormatinya.
dan Aurel tidak suka ini karena dia tidak nyaman dia lebih suka sikap mereka yang ramah kepadanya walaupun dia adalah seorang model terkenal dibandingkan sekarang karena dia bukanlah orang yang gila hormat dan kedudukan.