The Queen Mafia

The Queen Mafia
Dia mati nona



Scot menarik tubuh aliska keruang penyiksaan,Aliska meronta kesakitan karena rambut lah yang ditarik scot.


''Lepas kan aku,Lepass.''Jerit aliska meronta


''Tunggu nyawa mu sudah hilang baru ku lepas kan b*tch."Ujar scot sambil meludah kewajah aliska


"Kak,Aku mohon lepas kan aku."Aliska menghiba dibawah kaki gefari


"Kau takut.?''Seringai menakut kan keluar dari bibir nya.


Jakson hanya mampu berdiri menatap,Dia kasihan melihat aliska.Namun dia tidak berani untuk menolong.


''Apa yang harus saya lakukan nona.?''Scot bertanya sambil menatap aliska yang meringkuk


Plaak.''Satu tamparan mendarat dipipi mulus aliska


''Gilir dia.!''Ucap nya sadis


''Nona maaf,Tapi aku tidak sudi menyentuh nya.''Ucap scot


''Anak buah mu banyak bodoh.''Umpat gefari


''Ya nona,Hanya lelaki bodoh yang menyiakan anda dan malah tidur dengan wanita kotor ini.!''Ucap scot pedas


Jakson yang merasa tersindir,Menatap scot tak percaya kalau bawahan istri nya bisa mengeluar kan ucapan sepedas itu.


''Lelaki selingkuh itu bukan untuk mencari yang lebih sempurna.!''


''Namun mencari yang lebih gampang dan murahan.!''Gefari berkata sambil meletak kan pisau dipaha aliska.


Jleeb,Pisau itu menanjap sempurna kedalam paha aliska.


''Aakkkhh,Bajingn kau gefari.''Umpat nya


''Cari dua puluh orang anak buah mu.''Perintah nya pada scot


Tak sampai sepuluh menit,Dua puluh pria berbadan kekar menghadap gefari dan memberi hormat.


''Lakukan.''Perintah nya dingin


''Baik nona.''Mereka mengangguk patuh pada sang majikan Devil.


''Scot siap kan kamera,Aku tidak sabar ingin melihat bagaimana reaksi nya rubah jantan.''Ucap gefari


''Aakkhh,Hentikan ini menyakit kan.''Jerit kesakitan keluar dari mulut aliska.


Bagaimana mungkin ia tidak merasa sakit,Sedang kan alat vital nya tengah dipompa dua orang sekaligus.


Tubuh jakson bergetar menyaksikan kesadisan gefari,Keringat muncul didahi nya.


''Kenapa,Kau tidak tega.?''Tanya gefari pada jakson


''Hmmm,Ak aku..


''Mungkin dia ingin melakukan nya juga nona.''Potong scot membuat jakson kesal.


''Ooh,Kurasa kau benar.''Sambut gefari sambil tersenyum


''Kau ingin ikut bersama dengan mereka dady ken.?''Tanya gefari lembut


Namun ditelinga jakson bagai kan petir.''Habis lah aku.''Batin nya cemas


Satu jam berlalu,Sudah delapan orang yang memperkosa aliska depan belakang,Namun mereka mendesah kecewa ketika tubuh wanita itu sudah diam tak bergerak.


''Dia mati nona.''Lapor anak buah yang memperkosa aliska


''Ck,Dasar bodoh bagaimana dia tidak mati jika darah nya saja sudah mengalir seperti itu.''Umpat scot


Tubuh itu sudah lemas tanpa nyawa diraga nya.


''Berikan pada lois,Mayat kotor nya.''Ucap gefari sambil meraih kamera dan melangkah keluar.


Jakson mengikuti dengan rasa was was,Pikiran sudah muncul berbagai dugaan.Gefari masuk kekamar dan duduk dengan gaya arogan.


''Katakan.''Intonasi suara nya tegas dan menakut kan


''Ge,Dengar kan aku ya''Pinta jakson


Braakk,Tubuh jakson terpelanting menatap tembok,Remuk rasa nya dan soal sakit jangan ditanya lagi.


''Nikmat kan,Senikmat kau menghianati ku b4ngsat.!''Maki gefari


Jakson terbatuk batuk karena tendangan gefari,Belum sempat dia berdiri kini gefari sudah duduk diperut nya dengan membawa pisau kecil.


''Jangan ge.''Pinta jakson


Tapi gefari menuli kan ucapan jakson,Tanpa belas kasihan ia merobek lengan jakson yang berotot dengan garis memanjang.


''Aarrrkkhh,Sakit gefari.!''Jerit jakson


''Ini tidak sakit sayang.!''Bisik nya lembut


Dan tidak hanya dilengan saja,Tubuh jakson dibalik hingga telungkup dan pisau itu ditancap kan dengan sempurna hingga nafas jakson terengah engah menahan sakit.


''Aku melakukan dengan nya dulu ge,Sebelum kau meninggal kan aku.''


''Tapi setelah kau kembali sekarang,Aku tidak pernah bercinta dengan siapa pun kecuali kau.''Jelas jakson sambari duduk disamping gefari


''Hhmm,Kau ingin makan apa.?''Tanya gefari sambil melangkah membuka pintu kamar


''Kau tidak marah pada ku,Kau tidak menghukum ku lagi sayang.?''Tanya jakson gembira


''Siapa yang bilang begitu.?''


''Aku bertanya kau ingin makan apa,Agar aku bisa memasak dan menaruh racun didalam makanan mu.''Ucap nya pedas


Jedeerr,Pintu kamar dibanting dengan kuat hingga menimbul kan suara yang menggelegar.


''Apa aku akan mati.?''Tanya nya seorang diri


''Ya,Kau pasti mati ditangan Devil betina.!"Gara tiba tiba sudah berdiri didepan pintu kamar


"Heh,Sejak kapan kau berdiri disana.?"Tanya jakson tak percaya dia tidak tau kalau gara sudah sadar


"Hmm,Tidak penting pikir kan saja nyawa mu itu tuan de lamozada."Ucap gara sambil berjalan tertatih tatih


''Gara tolong dada ku sakit sekali.''Lirih jakson


''Diapakan kau dengan nya.?''Tanya gara


''Ditendang tadi dan juga disiksa.!''Jawab jakson


''Rasakan suami ****** memang harus diberi pelajaran.!''Ketus gara


Buuk,Satu tinju gara mendarat dirahang jakson membuat darah keluar dari sudut bibir jakson.


''Kenapa kau memukul ku.?!''Teriak jakson


''Itu akibat dari kau selalu menyakiti nona ku.!''Jawab gara sambil berlalu


Karena gara pun tidak ingin membantu nya mengobati luka,Jakson memanggil bodyguard yang lain untuk mengambil pisau yang menancap dipunggung dan menjahit luka dilengan nya.


''Ini lah resiko nya punya istri mafia.!''Lirih jakson