The Queen Mafia

The Queen Mafia
Bonus chapter



sambil menunggu pesanan nya dia memilih untuk melihat pemandangan luar. tetapi itu tidak berlangsung lama karena ketenangan nya di ganggu dengan suara ribut-ribut


pelayan pin datang mengantar pesanan nya


''itu kenapa ribut-ribut mbak?"tanyanya pada pelayan


"itu nona penyanyi yang biasanya manggung di sana tiba-tiba tidak masuk tanpa penjelasan padahal dia sudah di kontrak selama satu bulan dan ini adalah hari terakhir dia nyanyi dan bos kami kelimpungan mencari pengganti nya"jelas pelayan itu


"bagaimana jika aku saja yang bernyanyi di sana kebetulan aku sedang ingin bernyanyi menggunakan piano?"tawar dia


"saya akan bertanya pada bos saya dulu ya nona"


"iya silahkan"ucapnya lalu pelayan itu pergi


beberapa menit kemudian


"bagaimana?"


"kata bos saya bisa nona"


"baiklah aku akan bernyanyi sekarang"ucapnya senang lalu berjalan ke arah panggung


''bisa minta waktu nya sebentar mbak dan mas''ucap seseorang


''berhubung penyanyi yang biasa manggung sedang berhalangan dan salah satu pengunjung bersedia menyumbangkan suaranya untuk bernyanyi maka berikan tepuk tangan''


prok


prok


prok


''silahkan nona''


"terimakasih"


"sebelumnya perkenalkan nama saya Grace Claudia Winata di sini saya akan membawakan sebuah lagu semoga kalian semua suka''ucap Grace lalu duduk di depan piano


alunan piano pun mulai terdengar


Denting yang berbunyi dari dinding kamarku


Sadarkan diriku dari lamunan panjang


Tak terasa malam kini semakin larut


'Ku masih terjaga


Sayang, kau di mana aku ingin bersama?


Aku butuh semua untuk tepiskan rindu


Mungkinkah kau di sana merasa yang sama?


Seperti dinginku di malam ini


Rintik gerimis mengundang kekasih di malam ini


Kita menari dalam rindu yang indah


Sepi kurasa hatiku saat ini, oh sayangku


Sayang, kau di mana aku ingin bersama?


Aku butuh semua untuk tepiskan rindu


Mungkinkah kau di sana merasa yang sama?


Seperti dinginku di malam ini


Rintik gerimis mengundang kekasih di malam ini


Kita menari dalam rindu yang indah


Sepi kurasa hatiku saat ini, oh sayangku


deg


Rangga yang sedang meeting bersama teman bisnis nya di cafe yang sama di datangi oleh Grace tidak sengaja mendengar suara Grace dan langsung merasakan debaran yang sangat kencang.


tempat nya yang duduk membelakangi panggung seketika membalikkan badannya dan matanya membulat melihat seseorang yang sedang bernyanyi di panggung dengan serius


prok


prok


prok


tepuk tangan dari para pengunjung setelah Grace menyelesaikan penampilan nya dan lagu yang di bawa dia membuat semua orang yang mendengar sangat meresapi nya dalam hati.


"bukankah dia pengacara yang hebat itu?" salah satu pengunjung


"kau benar itu dia ternyata dia sangat berbakat dlm bidang apapun"jawab pengunjung lainnya


"yang pasti siapapun yg akan menjadi pendamping ny akan sangat beruntung"


"terimakasih"senyum Grace lalu menunduk sendikit dan turun dari panggung dan kembali ke kursinya


"Tuan Rangga bukankah penampilan wanita itu sangat bagus"ucap teman kolega nya


"iya"jawab Rangga datar tetapi pandangan nya tetap pada Grace


"dia adalah pengacara yg hebat itu dan sampai sekarang dia masih sendiri loh"ucap kolega nya yg lain


"benarkah?"


"iya,dan jika kau ingin mendekati nya sebaiknya kau mundur saja karena menurut rumor dia sangat dingin pada Lelaki yg ingin mendekati nya"


semua kolega Rangga itu masih muda ya gais dan mereka itu masih pada jomblo