The Queen Mafia

The Queen Mafia
S2



pov aurel


Aurel yang tiba-tiba ingin bernyanyi sambil bermain piano segera pergi ke ruang musik tanpa bertanya pada maid karena dia sudah tau seluk beluk Masion ini dan fasilitas di sini sangat lengkap.


saat dia ikut terbawa perasaan saat sedang bernyanyi dia tidak menyadari bahwa ada seseorang yang datang ke ruang musik dan ikut terhanyut dengan nyanyian nya yang sangat tulus.


pov Rian


saat aku membuka pintu Secara perlahan,aku langsung di suguhkan dengan suara nyanyian seseorang yang membuat ku ikut terhanyut dalam suara itu di tambah dengan melodi piano membuatku merasakan sesuatu yang aku sendiri juga tidak tau.


''ada apa dengan perasaan ku?"


" mengapa aku ingin menangis,dan ingin memeluknya sekarang?"


sekilas ingatan pun terlitas di otak nya


dia pun memegang kepalanya yang sakit, tetapi dia masih bisa mengendalikan sakit yang di rasakan nya dan dia pun masuk kedalam saat melihat Aurel sudah selesai bernyanyi.


prok


prok


prok


Rian masuk kedalam sambil bertepuk tangan dengan maksud memuji aurel dan tentu saja Aurel terkejut karena dia tidak mengira bahwa Rian mendengarkan dia bernyanyi


"suara mu sangat bagus aurel"ucap Rian memberikan pujian yang tulus sambil tersenyum


"terimakasih Rian"


"mengapa kau tidak bergabung dengan label musik di perusahaan ku,karena kau memiliki suara yang sangat Bagus dan jika kau bergabung ku rasa kau akan cepat populer?"tawar Rian


"hahaha"aurel pun tertawa dengan ucapan Rian


"mengapa kau tertawa?aku serius untuk mengajak mu bergabung dengan label musik ku!"ucap Rian dengan sedikit kesal, karena mengira bahwa aurel menganggap nya bercanda


"aku tidak perlu melakukan itu rian"kata aurel setelah tawa nya mereda


"kenapa?"


"karena dulunya aku memang seorang penyanyi tetapi aku hiatus dan lebih fokus ke karir model ku"


"benarkah??"tanya Rian cengo


"hah? mengapa aku tidak mengetahui ini?"


"hahaha, karena kau amnesia riannnn"ucapnya sambil meledek Rian


setelah itu mereka berdua pun terdiam


"maaf"ucap Rian memecah keheningan


"jangan terus meminta maaf"


"aku berjanji akan mengingat kembali semuanya"ucap Rian sungguh-sungguh


"terimakasih"lalu Aurel memeluk tubuh Rian


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Lima bulan kemudian


Rian sudah mengigat segalanya dan hari ini dia akan memberikan kejutan pada aurel dan akan melamar nya.


Dia pun menyuruh Liam menyiapkan segalanya, dengan tempat yang sudah di tentukan nya.


semua keluarga nya sudah tau bahwa dia sudah mengigat segalanya hanya Aurel saja yang tidak tau dan mereka sepakat merahasiakan nya dari aurel atas permintaan Rian dan mendukung kejutan yang di akan di berikan Rian.


✨✨


saat aurel sudah selesai pemotretan dia pun menghubungi Rian untuk mengajak nya makan siang bersama.


tapi dia sudah mencoba menghubungi Rian berkali-kali namun yang terdengar hanya suara operator


''nomor yang anda tuju tidak dapat di hubungi, silahkan coba beberapa saat lagi''


''mengapa dia tidak mengangkat telpon nya?'"tanya nya pada dirinya sendiri


sedangkan di tempat lain


Rian sengaja membiarkan telpon nya terus berdering tanpa berniat mengangkat nya


''maaf sayangku,tapi ini tidak akan lama jadi bersabarlah"ujar Rian sambil tersenyum tipis