
"permisi nona,kami ingin bertemu dengan CEO nya"ucap nisa sopan
"apakah nona ini adalah nona aurel?"tanya resepsionis ramah
"iya ini adalah Aurel"kata nisa lalu menarik tangan Aurel dengan lembut
"mari silahkan ikuti saya, karena CEO tadi sudah berpesan untuk mengantarkan nona langsung ke ruangan nya"ucap resepsionis dengan sopan
lalu mereka bertiga pun menaiki lift khusus CEO di lantai 20
ruang CEO
saat mereka masuk mereka tidak bertemu dengan CEO nya tapi mereka malah bertemu dengan asisten nya
"maaf nona saat ini CEO kami sedang
meeting dan dia mengatakan untuk langsung tanda tangan kontrak, setelah selesai meeting jika ada waktu dia akan langsung menemui nona"jelas sang Asisten lalu memberikan surat perjanjian kontrak ke tangan aurel
"baiklah"lalu dia memberikan surat itu terlebih dahulu kepada Nisa agar dia bisa memeriksa nya dan tidak terjadi kesalahan nantinya
"ini semua sudah pas nona"ujar Nisa setelah membaca surat Kontrak itu
Aurel pun kembali membaca nya sebelum menandatangani nya
"di sini tertulis bahwa sang model tidak bisa memutuskan kontrak Secara sepihak dan tanpa persetujuan CEO dan jika dia melanggar model itu siap menerima konsekuensi apapun, apakah ini serius?"tanya Aurel
"iya nona, karena kami tidak suka jika rekan kerja kami tidak profesional"Jawabnya datar
Aurel pun melihat ke arah nisa
"tidak papa toh kita tidak ada alasan/masalah jika ingin pemutusan kontrak sebelum waktunya kan?"ucap nisa berbisik pada aurel karena kontrak ini sangat berpengaruh untuk popularitas Aurel
Aurel pun membubuhkan tanda tangan nya di kontrak itu tanpa dia tau bahwa itu akan membawa mala petaka untuk nya dan untuk ketenangan hidupnya
"saya baru mendapatkan informasi bahwa CEO kami tidak dapat menemui anda"
"tidak papa, masih ada lain waktu"Jawab aurel sambil tersenyum tipis
"baiklah nona mari saya antarkan ke depan"
.
.
.
.
"nona Aurel sudah menandatangani nya tuan"jawab Liam
"bagus, tambahkan di kertas itu jika dia melanggar apa yg sudah menjadi perjanjian maka dia bersedia mengabdikan seluruh hidupnya dan keluarganya untuk sang CEO dan CEO berhak mengatur segalanya tanpa menerima protes dari pihak manapun"ucap Rian licik
"baik Tuan"setelah itu Liam pamit
"jika aku tidak bisa mengikat mu dengan cinta ku maka aku akan mengikat mu dengan kekuasaan ku sayang"ujar rian sambil tersenyum devil
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
......................
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"bagaimana mana nak?"tanya bunda Dinda
"semuanya lancar Bun dan tadi kami sudah tanda tangan kontrak"jelas aurel
"baguslah nak"senyum bunda Dinda
"tapi ada yg aneh loh bun"
"aneh kenapa nak?"tanya bunda Dinda bingung
"dia sana tertulis bahwa sang model tidak bisa memutuskan kontrak Secara sepihak dan tanpa persetujuan CEO dan jika dia melanggar model itu siap menerima konsekuensi apapun"
"menurut bunda tidak ada yg aneh nak"
"tapi bun di perjanjian yg biasanya jika model nya ingin membatalkan kerja sama secara sepihak maka dia di suruh bayar denda bukan si CEO yg menentukan konsekuensi nya Bun"kata aurel menjelaskan
"mungkin perusahaan mereka tidak ingin pekerja yang tidak profesional?"
"katanya sih gitu bun"
"ya udah nak kita berfikir positif saja,jika terjadi sesuatu maka kami pasti akan membantu mu"
"terimakasih bun"