
Gefari semakin gugup saat mendapat telpon dari mark,Mark berkata ada sebuah mayat yang dikirim kan didepan pintu masion nya.Namun mayat itu tidak dapat dikenali karna wajah nya hancur.
''Ge,Tenang lah.''
''Aku yakin gara pasti baik baik saja,Dia pria yang tangguh.''Jakson menenang kan gefari
''Aku takut kehilangan orang yang ku sayang lagi dady ken.''Gefari menangis dalap dekapan jakson
''Buang pikiran buruk mu,Berpikir lah positif saja.''Jakson menangkup pipi gefari dan mencium bibir istri nya
''iiissh kau ini masih saja mesum.!"Gefari berkata sambil memukul dada jakson
"Aku senang dengan panggilan mu tadi."Ujar jakson sambil tersenyum
Gefari membuang muka kearah lain,Dia malu untuk menatap jakson."Kenapa aku jadi malu begini ya.?"Batin gefari bertanya tanya
"Uluh uluh cantik nya devil betina jika sedang malu.''Goda jakson karna melihat wajah gefari merah merona
''Jangan menggoda ku,Atau tidak ada jatah.''Gefari berkata sambil menyambar tas ny
''Serius,Kau mau skidipapap dengan ku lagi mom.?Jakson tak percaya dengan yang didengar nya
''Jika aku tidak berubah pikiran,Kau mau ikut atau diam disini.?''Tanya gefari
''Kau mau kemana mom.?''Jakson balik bertanya.
''Markas.''
Jimmy mengemudi dengan santai,Gefari yang sedang terburu buru karena ingin segera melihat mayat itu pun menjadi tidak sabar.
''Hey,Kenapa kau mengemudi lambat sekali bahkan siput lebih cepat dari pada kau.!Gefari menendang jok pengemudi
"Maaf nona,tapi jalanan sedang ramai."Ujar jimmy membela diri
"Tepi kan mobil nya.!''perintah jakson
Jimmy menurut dan menepi kan mobil nya,Kemudian dia pindah kekursi kemudi.
''Ge pindah lah kesini,Jangan duduk dengan asisten lukcnut itu.''Jakson berkata sambil memasang seatbelt.
''Ciih dasar pasangan arogan.''Umpat jimmy pelan
Tiba dimarkas,Gefari langsung mencari mark.
Dia menemu mark yang sedang berada gazebo belakang.
''Ge,Kuharap kau dapat menerima karna gara sudah tiada.''Jawab mark
''Jangan sembarangan kau.!''Sentak gefari tak terima
''Gara memang sudah mati,Aku sudah melihat mayat itu ge.''Mark tetap kekeh kalau gara sudah meninggal.
''Tunjukan mayat itu sekarang.!''Gefari yang begitu emosi langsung mencengkeram kemeja mark
''Ge tenang lah jangan seperti ini.''Ujar jakson lembut untuk menenangkan gefari
Mark,Memanggil scot untuk membawa mayat iti kehadapan gefari.Scot menurun kan mayat yang dibungkus kain hitam itu dihadapan gefari
Dengan tangan bergetar,Gefari membuka kain itu.Bau amis menguar karna ternyata tubuh mayat itu tidak utuh lagi.
''Lihat lah,Kalung yang dileher nya sama persis dengan milik gara.''Mark menarik kalung itu dan memberi kan pada gefari
''Tidak,Ini hanya sama tapi bukan milik gara.''
''Kalung yang dipakai gara,Hanya ada dua didunia,Satu kubeli kan untuk gara dan satu lagi untuk daven.''Gefari berkata dengan yakin setelah meneliti kalung tersebut
''Jadi itu tiruan ge.?''Jakson bertanya pada gefari
''Kalung ini milik daven.!''
Semua orang terdiam,Setelah mendengar ucapan gefari.
''Seseorang sengaja memanipulasi keadaan,Agar aku percaya gara sudah tiada.''
''Namun dia tidak tau,Bahwa dibalik liontin ini ada huruf D.''Ujar gefari panjang lebar
''Kau sangat perhatian pada gara ge,Namun kau sedikit pun tidak pernah melirik ku.''Mark membatin dengan hati yang pedih
''Aku yakin mayat ini bukan gara.''
''Dia bukan sagara ku.''Ucap gefari dengan mata berkaca kaca
''Baiklah jika kau yakin dia bukan gara.''Ucap jakson sambil merangkul pundak gefari
Sepasang mata itu menatap tajam melihat suami istri itu yang semakin akur.
hay semua jangan lupa like dan comen nya😁