The Queen Mafia

The Queen Mafia
117



"iya papa Adel sudah maafkan kalian tapi ingat jika sekali lagi kalau melakukan kesalahan yang fatal maka adel tidak akan bisa lagi memberikan kesempatan kedua"ucap Adel tegas


"papa janji papa tidak akan mengecewakan kamu"


"Abang juga Abang akan selalu percaya sama kamu"


"Adel nggak perlu janji tapi yang Adel butuhkan bukti"


setelah itu mereka pun bercerita mulai dari kehidupan Adel setelah diusir hingga sekarang dan mereka juga meminta adel menceritakan kronologi bagaimana bisa dia menjadi keluarga Kusuma


Sean dan Rangga yang mendengar cerita Adel tambah menyesali perbuatan mereka


bagaimana jika keluarga Kusuma tidak bertemu dengan adel?


Adel pasti sudah lontang lanting di jalan?


kedinginan dan kelaparan


jika tidak ada mereka mungkin Adel tidak akan ada di sini


apapun yang mereka berikan pada keluarga Kusuma tidak akan bisa menggantikan jasa jasa mereka terhadap Adel


"sayang bisakah kamu kembali tinggal di sini?"tanya Sean


Adel hanya diam dengan pertanyaan yang di lontarkan Sean


"maaf pah tapi untuk kembali tinggal di sini Adel ga bisa"jawab Adel lirih


"kenapa?"tanya Sean Dengan penasaran


"Adel ga mungkin meninggalkan mommy sinta dan Daddy Delon begitu aja pah Adel ini juga putri mereka dan kalo Adel tinggalin mereka sudah pasti mereka akan sedih"ungkap Adel


"yang di katakan Adek itu benar pah ga mungkin Adel tiba-tiba ninggalin mereka lagian selama ini mereka yang rawat juga yang jagain Adel selama kita belum menemukan nya dan juga keluarga Kusuma pasti akan kecewa dengan kita yang tiba-tiba menyuruh Adel tinggal di sini"ucap rangga menasehati papah nya


"maafkan papa yang egois dan tidak memikirkan perasaan keluarga Kusuma"


"baiklah itu lebih baik dan papa juga bisa menghabiskan waktu bersama kamu"ucap Sean


sekarang kita beralih pada sahabat Adel dan Alex


saat ini keluarga Malik sedang berada di kediaman Mahardika


sebelum nya Rio terlebih dahulu berbicara pada keluarga nya bahwa dia ingin serius dengan hubungan nya bersama sintia.keluarga Malik yang sudah mengenal latar belakang keluarga Mahardika merestui hubungan Rio dengan Sintia


dan di sini lah mereka yang sedang duduk di ruang tamu kediaman Mahardika untuk melamar Sintia


"sebelumnya saya berterima kasih karena kedatangan kami di sambut baik oleh kalian dan kami datang ke sini memiliki niat baik yaitu saya ingin melamar putri Bungsu keluarga Mahardika yaitu Sintia Mahardika untuk putra sulung kami Rio Malik apakah kalian menerima lamaran kami?"ucap tuan Malik


"kalo dari saya setuju dengan niat baik keluarga Malik tetapi kita juga harus mendengarkan jawaban dari Putri saya karena dia yang akan menjalani ini semua"ujar tuan Mahardika


semua orang pun melirik pada sintia


"Sintia menerima lamaran ini"ucap Sintia malu-malu


semuanya pun bernafas lega dengan jawaban Sintia yang menerima lamaran Rio


"jadi sekarang kita adalah calon besan"ucap tuan Malik


"haha iya kita calon besan"jawab tuan Mahardika lalu semua orang pun tertawa


selanjutnya mereka pun membicarakan langkah selanjutnya untuk hubungan Rio dan Sintia


dan mereka pun memutuskan untuk melaksanakan pertunangan dua bulan lagi seluruh pihak kedua keluarga itu pun setuju


jangan lupa like komen dan vote


bagi para readers yang menilai bahwa di karya athor banyak typo tidak perlu resah karena athor akan merevisi novel ini kembali


tapi tidak sekarang ya karena athor belum punya waktu yang kosong