The Queen Mafia

The Queen Mafia
Tiang listrik



Jakson membanting tubuh gefari kekasur,Jengkel dihati nya semakin menjadi setelah mendengar pengakuan dari boss serta asisten nya tadi.


''Hey,Kenapa jadi marah marah dad.?''Tanpa dosa gefari bertanya.


''Kau bertanya pada ku mom.?''Jakson balik bertanya sambil membuka kancing kemeja.


''Dad,Kau mau apa.?''


''Tidak ada jatah malam ini.''Ujar gefari yang tau gelagat jakson


''Aku punya sesuatu yang baru untuk mu.''Ucap nya penuh misteri


''Cih,Pasti hanya ular cabe mu itu.''Ujar gefari mengejek


Setelah kemeja,Sekarang tangan jakson sudah membuka celana dan kain penghalang anaconda.


Mata gefari melotot,Tak percaya apa yang dilihat nya.Hanya karena ejekan kini dia harus sengsara.


''Jakson,Apa yang kau lakukan pada anaconda mu.?''Tanya gefari kaget melihat penampakan itu.


''Kenapa,Aku hanya ingin memuas kan mu saja.''Jawab jakson enteng.


''Noo,Jangan sentuh aku please.''Gefari brgerak menjauh ketakutan


Dalam hidup gefari,Baru kali ini dia sangat takut.Dan lagi pada benda yang tidak bisa melihat tapi bisa membuat melendung.


''Mom,Kenapa kau jadi takut.?''


''Bukan nya kau bilang milik ku kecil.''Tanya jakson


''Hey,Aku hanya bercanda.''


''Milik mu yang dulu saja sudah sebesar lengan ditambah sekarang sudah seperti tiang listrik.''Ujar gefari merinding.


''Mom,Aku melakukan ini agar kau puas.''Rayu jakson


''Puas dengkul mu.!''Maki gefari jengkel


''Mom,Ayolah.''Sambil berkata jakson langsung menangkap tubuh gefari dan menggesek kan anaconda nya keperut gefari


''Tiidaak,Jauh kan itu dari ku.''Jerit gefari histeris


''Mom,Jangan menjerit nanti didengar kenzo.''Peringat jakson


Kamar mereka memamg tanpa peredam suara,Membuat siapa saja yang melintas disitu pasti akan mendengar suara lukcnut.


''Aku tidak mau jaksoooonn.''Gefari kembali berteriak saat jakson meraih tangan gefari dan meletak kan nya ditiang listrik


''Ayolah mom,Aku melakukan ini untuk mu.''Rayu jakson


Saat mereka sedang berdebat,ponsel gefari bergetar nama gara tertera disana.


''Ada apa.?''Tanya jakson kesal dia yang mengangkat telepon


''Ada lois dibawah,Dia ingin bertemu dengan gefari.''Beritahu gara pada jakson


''Katakan kami sedang sibuk.''Tolak jakskn langsung mematikan sambungan telepon


''Ada lois ?''Tanya gefari jakson hanya mengangguk saja.


''Kita turun dulu ya.?''Tawar gefari


''No,Aku mau sekarang.''Tolak jakson


''Pelan pelan ya.?''Ujar gefari


Jakson membuka daster tipis itu,Tampak dua buah gunung nan indah rupawan.Tangan nya langsung bekerja.


Bibir gefari dilumat lembut,Tangan yang satu nya pun menelusup kebawah goa.Tubub gefari seperti tersetrum aliran listrik


''Belum dimasukan tiang listrik saja aku sudah kaku.''Batin nya


Sampai pelepasan pertama,Jakson sudah memposisikan gefari menelungkup diatas meja.


''Sshhhh,Sakit dad.''Rintih gefari


''Apa ganti posisi saja.''Tanya jakson


Gefari menurut dan merebahkan diri dikasur,Jakson kembali menerobos masuk dan sekali tancap membuat gefari menjerit keras.


''Aakkhh jakson sakkiit.''Teriak nya kencang


''Maafkan aku mom.''Ucap jakson sambil mencium kedua mata gefari


''Apa rasa nya seperti kita melakukan pertama kali.?''


''Aakkhhh ya kurasa begitu.''Sahut gefari


''Sshhh,Kau nikmat sekali mom.''Racau jakson sambil bergerak


Sudah hampir dua jam lois menunggu,Umpatan berulang kali keluar dari mulut nya.Namun yang ditunggu tak kunjung datang.


Mata lois menatap kearah tangga,Tampak jakson turun dengan menggendong gefari.Kedua nya tampak mesra meski pun wajah gefari tampak pucat.


Hay semua jangan lupa like dan comen nya😁