THE MAFIA'S TWIN GIRLS

THE MAFIA'S TWIN GIRLS
Episode 89 - END~



Waktu terus berlalu dengan cepat, hingga tak terasa ujian sekolah berlangsung dengan baik tanpa ada halangan.


Malam ini adalah acara perpisahan kelas dua belas. Siswa yang berbakat mengisi acara malam itu mulai dari menyanyi, Dance dan yang lain.


Sekarang waktunya Frans yang bernyanyi di acara itu.


"Selamat malam semuanya. Gue akan menyanyikan sebuah lagu untuk mengungkapkan perasaan gue sama seseorang." Ucapnya dengan memegang gitar kesayangannya sembari menatap Elsa yang sedang tersipu malu duduk di antara para sahabatnya. Semua sahabatnya terus menerus menggoda Elsa.


"Elsa, ini buat lo." Ucapnya mengedipkan sebelah mata pada Elsa kemudian dia mulai bernyanyi.


Panah Asmara ~ Afgan


Berdebar rasa di dada setiap kau tatap mataku


Apakah arti pandangan itu menunjukkan hasratmu


Sungguh aku telah tergoda saat kau dekat denganku


Hanya kau yang membuatku begini


Melepas panah asmara


Sudah katakan cinta sudah kubilang sayang


Namun kau hanya diam tersenyum kepadaku


Kau buat aku bimbang kau buat aku gelisah


Ingin rasanya kau jadi milikku


Ku akan setia menunggu satu kata yang terucap


Dari isi hati sanubarimu yang membuatku bahagia


Sungguh aku telah tergoda saat kau dekat denganku


Hanya kau yang membuatku begini


Melepas panah asmara


Sudah katakan cinta sudah kubilang sayang


Namun kau hanya diam tersenyum kepadaku


Kau buat aku bimbang kau buat aku gelisah


Ingin rasanya kau jadi milikku


ohhww cinta...


(Sudah kubilang sayang) ohhww sayang...


(Namun kau hanya) hanya. (diam) diam...


(Tersenyum kepadaku) tersenyum kepadaku...


Kau buat aku bimbang kau buat aku gelisah


Ingin rasanya kau jadi milikku


Kau buat aku bimbang kau buat aku gelisah


Ingin rasanya kau jadi milikku


(Ingin rasanya kau jadi milikku!)


Ingin rasanya kau jadi milikku


(Panah asmara! panah asmara! panah asmara!)


(Panah asmara! panah asmara!)


Prokk... Prokk.. prokk...


"Elsa, Apa kamu bisa naik ke panggung?" Tanya Frans


Tanpa banyak tanya lagi Elsa langsung segera menaiki panggung dan berdiri di hadapan Frans setelah Frans melatakkan gitarnya kesisi lain panggung.


"Elsa, Kamu sudah tahu kalau aku cinta sama kamu. Dan aku sudah menunggu lama untuk kamu membalas cintaku, Sekarang aku ingin mengungkapkannya lagi." Ucap Frans sembari memegang tangan Elsa dan mengatakannya dengan sebutan aku kamu


Frans pun terduduk dipanggung dengan bertumpu satu kaki dan tangan yang masih setia memegang tangan Elsa.


"Aku Frans Pradipta Adijaya telah jatuh cinta pada Elsandra Challista Fernandika. Will you marry me?" Tanya Frans dengan lantang


Semua yang disana terkejut sekaligus baper dengan apa yang dilakukan Frans, bagaimana tidak? Frans dengan sangat berani melamar gadis yang dicintainya di atas panggung yang pastinya disaksikan seluruh siswa, guru bahkan orang tua dari semua siswa disana.


"Aku belum lulus, dan kamu udah lamar aku." Ucap Elsa yang juga menggunakan aku kamu


"Kita tunangan dulu, setelah lulus baru kita nikah." Ucapnya yang masih setia terduduk


"Apa keluargamu udah..." Belum selesai Elsa mengatakannya Frans sudah memotong ucapannya


"Udah, mereka semua udah tahu, dan mereka juga setuju."


"Bagaimana? Apa kamu mau?" Tanya Frans membuat Elsa menatapnya


"Maaf udah buat kamu menunggu lama. Sekarang aku juga ingin mengatakan sesuatu yang seharusnya aku mengatakan ini sejak lama." Jelas Elsa panjang lebar sedangkan Frans menatapnya dengan posisi masih terduduk


"Frans Pradipta Adijaya aku ingin mengatakan I LOVE YOU, BABY." Ucap Elsa dengan senyuman manisnya yang membuat para kaum adam meleleh


Frans yang mendengar itu sangat senang begitupun dengan keluarga, sahabat dan semua yang disana.


"I LOVE YOU TOO." Balasnya kemudian berdiri dari duduknya dan langsung berhambur memeluk Elsa dengan erat, Elsa pun membalas pelukan Frans dengan senang hati


"YEEAAYYY...." Semua yang disana bersorak senang bahkan sebagian dari mereka ada menangis karena terharu dengan kisah cinta Elsa dan Frans.


"Terima kasih sayang, ini adalah hadiah kelulusan yang terindah bagiku. Aku sangat senang, bahkan sangkin senangnya rasa ini tidak bisa di ungkapkan dengan kata kata." Ucap Frans sangat tulus setelah melepas pelukannya


"Aku yang terima kasih, karna kamu rela menunggu aku hingga akhirnya aku bisa membuka hati buat kamu." Balas Elsa tersenyum tulus.


Kemudian mereka berdua kembali berpelukan dan masih posisi di atas panggung. Tak lama kemudian mereka berdua turun dari panggung dan menghampiri keluarga dan para sahabat mereka.


"Selamat yah sayang, mamah senang, akhirnya kamu yang akan jadi menantu mamah." Ucap Luna tulus pada Elsa


"Makasih mah, udah restuin kami. Walau mamah tau pekerjaanku yang asli." Ucap Elsa


"Menurut kami, kamu orang baik, jadi pekerjaanmu itu tidak masalah bagi kami berdua." Balas Adit


"Daddy juga sudah tahu semuanya, Dave udah cerita sama Daddy. dan Daddy tidak akan menyuruh kamu dan Rosa berhenti yang penting kalian harus hati hati." Ujra Hendrik tersenyum tulus


"Makasih Dad." Ucap Elsa dan Rosa, kemudian mereka berdua berhambur memeluk Hendrik dengan erat.


"Daddy percaya, kalo kalian bisa jaga diri kalian." Ucap Hendrik sembari melepas pelukan kedua anaknya


"Brarti Elsa dulu nih, baru setelah itu kita berdua. Uhhh... gue jadi gak sabar." Celetuk Ryan berniat menggoda Rosa dengan menaik turunkan alisnya


"Apa sih, gue mau kuliah dulu." Kesal Rosa


"Setelah nikah juga bisa kuliah."


"Kalo gue bunting duluan gimana? Kan gak lucu, masa iya gue kuliah bawa dede bayi." Ketus Rosa


"Gak papa, apalagi kalo bayinya kembar, pasti imut banget deh." Ryan terus menerus menggoda Rosa


"Ihhh... terserah lo dah."


"Berarti fiks, setelah Frans baru gue." Finish Ryan membuat Rosa kesal sedangkan yang lain terkekeh melihat tingkah mereka berdua.


"Terima kasih Tuhan, Kau sudah memberikan kebahagiaan yang luar biasa hari ini. Semoga kebahagiaan ini terus berdatangan kepada kami hingga akhir hayat." Batin Rosa


"Terima kasih Tuhan atas nikmat yang kau berikan, Aku sangat senang akhirnya keluargaku bisa utuh kembali. Bahkan sekarang aku bisa mendapatkan seseorang yang tulus mencintaiku, Frans. Aku janji akan selalu menjaga keutuhan keluarga besarku dengan mengerahkan seluruh kemampuanku." Batin Elsa.


.....


....


...


..


.


~~ TAMAT ~~


Salam manis dari author...


πŸ‘‰ Coba tuliskan komentar kalian ketika membaca novel ini dong, author pengin tahu apa kesan kalian semua.... Kalau bisa komentar yang positive yaahhhπŸ˜˜πŸ€—


...******...


Oh yaa,, Ada yang baru loh dari Author... Jangan lupa mampir yaa...



...QUEEN MAFIA AND HANDSOME ARMY...


"WHAT?! MAFIA?!!"


"Mafia itu Penjahat. Sampai kapanpun, aku tidak akan pernah menjadi Mafia, apalagi QUEEN MAFIA."


Itulah yang sering di ucapkan gadis cantik yang terkenal badgirl di sekolahnya. Lalu apa yang membuat dirinya harus terjerat dalam dunia bawah yang sangat berbahaya?


Tentara biasanya terlihat datar, dingin, agak serem tapi kali berbeda, karena dia cukup humoris. Bahkan selalu memuji ketampanan wajahnya yang bagaikan oppa oppa korea.


"Ketampananku hilang seketika saat menjalani misi ini." Ucap sang tentara sedikit lesu ketika mendapatkan misi tertentu


πŸ‘‰ Lalu, bagaimana bisa mereka bertemu?


πŸ‘‰ Apa yang membuat sang badgirl menjadi Queen Mafia?


πŸ‘‰ Misi apa yang dijalankan tentara tersebut?


Untuk tahu lebih lanjut, ikuti kisahnya yaa... Dan jangan lupa kasih komentar dan Likenya..


Salam manis dari authorπŸ˜˜πŸ˜˜πŸ€—πŸ€—