THE MAFIA'S TWIN GIRLS

THE MAFIA'S TWIN GIRLS
Episode 77



"Jadi Elsa sama Rosa itu dari keluarga Fernandika?" Tanya Luna pada suaminya untuk memastikan kalau ia tidak salah dengar


"Aku juga tidak menyangka, mereka berdua melewati masa yang sangat sulit pada usia remaja." Ujar Adit


"Aku kasihan melihat mereka." Ucap Luna sendu


"Jawab!! Dimana Elsa sekarang?" Bentak Frans terus menerus karena sedari tadi belum ada jawaban dari Risa


"AAAaa... Cepat katakan!!" Dave benar benar sangat marah dan dia mengambil gelas yang ada di meja kemudian membantingnya hingga gelas tersebut hancur berkeping keping.


Craakkk...


Semua tamu kaget dengan apa yang dilakukan Dave. Risa yang juga tidak bisa membela diri lagi, akhirnya mengatakan sesuatu yang membuat semua disana kaget.


"Dia sudah mati." Ucapnya singkat mengangkat kepalanya seolah tidak takut lagi


Frans yang mendengar itu langsung terkulai lemas dan terduduk di lantai.


"Elsa.." Lirih Frans


"Iya, aku udah membunuhnya, dan penculikan kemarin adalah ulah aku." Tambah Risa


"Beraninya lo bunuh adik gue. Gue gak akan membiarkan lo hidup dengan tenang." Kecam Dave berniat menyerang Risa tapi ditahan sama Romi


"Lepasin Rom, gue harus kasih pelajaran buat dia." Marah Dave memberontak


"Lo tenang, jangan kayak gini. Yang ada lo yang akan jadi pembunuh." Ujar Romi mencoba menenangkan Dave agar tidak melewati batas.


Seketika Dave pun diam dengan kedua tangan yang mengepal sangat kuat karena menahan amarah.


"Mulai sekarang kamu bukan istri saya lagi dan kalian berdua pergi dari rumah saya." Usir Hendrik pada Risa dan Laura


"He eh.. Anda pikir bisa mengusir saya dari rumah?" Tanya Risa sinis seperti urat malunya sudah putus, padahal banyak orang yang menyaksikannya


"Harusnya anda yang keluar dari rumah saya, karna rumah dan perusahaan itu sudah jadi milik saya sepenuhnya." Tambahnya lagi membuat Hendrik kaget, untung saja dia tidak punya riwayat penyakit jantung, bisa bisa dia akan jantungan saat ini juga.


"Apa yang kamu katakan?"


Risa menceritakan kejadian waktu Hendrik sedang menandatangani berkas dalam ruang kerjanya di mansion. Tanpa sepengetahuan Hendrik, Risa menyelipkan berkas yang berisi pengalihan semua aset atas namanya.


"Kau sangat licik." Hardik Hendrik


"Aku bukan licik, tapi pintar." Sinis Risa dan juga Laura


Elsa yang sudah jengah dengan pertengkaran mereka, akhirnya membuka suaranya.


"Sudah selesai dramanya?" Tanya Elsa tiba tiba


"Kita masih punya satu video lagi, apa tidak mau melihatnya?" Tanya Rosa menyeringai


"Video apa lagi? Apa kalian belum puas melihat kehancuran keluarga kami." Kesal Laura


"Baiklah, saya tidak akan memaksa jika kalian tidak ingin melihatnya." Seru Elsa


"Putar saja." Ucap Dave dingin


"Bang, kenapa harus liat coba."


"Gue bukan abang lo. Ngerti!!" Bentak Dave membuat Laura terdiam seketika


"Terserah apa yang akan kalian lakukan, yang jelas sekarang saya sudah berhasil menguasai semua harta miliknya." Ucap Risa dengan santainya dan dibalas dengan senyuman smirk dari Elsa dan Rosa.


"Saya tidak akan menyesal sekalipun."


"Kita liat nanti."


*...VIDEO 6...*


Video ini adalah buatan Elsa, dan dia sudah menghubungkannya ke semua saluran televisi, sehingga seluruh dunia bisa melihat itu.


Videonya itu berbentuk berita, yang mengatakan bahwa perusahaan milik keluarga Fernandika mengalami kebangkrutan karena gagalnya beberapa proyek yang dijalankan dan itu membuat perusahaan EL'C COMPANY dan AL'R COMPANY menarik semua saham milik mereka.


Karena semua kerugian sangat besar maka semua aset milik perusahaan mulai dari Mobil, Mansion dan semua fasilitasnya akan di sita oleh pihak bank.


Video 6 selesai..


"Ngga mungkin, ini semua ga mungkin." Ucap Risa kaget melihat video itu


Elsa dan Rosa hanya menyeringai melihat semua itu


"Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini." Seru Rosa dingin


"Itu akibatnya karna lo udah merebut harta milik Daddy gue dengan cara yang sangat kotor." Timpal Dave yang sedikit senang mendengar berita itu


Perasaan Hendrik saat ini ada senang tapi ada juga sedihnya. Senangnya karena semua hartanya tidak jatuh di tangan wanita ular itu. sedihnya karena perusahaan yang ia bangun dari Nol bersama dengan mendiang ayahnya bangkrut, itu sama saja dia tidak bisa menjaga amanah dari mendiang ayahnya.


"Mommy.. ini gimana? aku tidak mau jadi miskin." Rengek Laura


"Bahkan jadi miskin pun tidak akan menebus kesalahan kalian. Kalian harus mendapatkan yang lebih dari ini." Seru Frans tersenyum sinis


"Dasar Kalian berdua wanita murah*an, wanita ular, wanita iblis. Kalian tidak pantas ada di dunia ini." Maki Dave


"Ini semua gara gara kalian, beraninya kalian menghancurkan semuanya." Marah Risa menatap tajam Elsa dan Rosa yang sedang tersenyum smirk


"Sudah kami katakan sebelumnya, bukan kami yang menghancurkannya tapi diri anda sendiri." Ucap Rosa dingin


"Sepertinya kalian sangat membenci keluarga saya, sampai sampai kalian mencari tahu semua keburukan tentang keluarga saya."


"Benci? bukankah anda yang membenci keluarga anda sendiri Upss.. maaf, maksud saya kedua anak tiri anda." Ucap Elsa berniat mengejeknya


"Kita bahkan tidak saling mengenal, tapi kenapa kalian mengacaukan semuanya." Marah Risa


"Karna kami tidak suka dengan orang yang picik seperti anda dan anak anda itu." Sinis Rosa


"Sebenarnya apa yang kalian inginkan dariku?" Tanya Risa dengan nada sedikit meninggi karena marah


"Simple saja keinginan kami berdua." Ucap Elsa


"Apa? Uang atau apa?"


Elsa dan Rosa kemudian saling pandang dan mereka berdua langsung mengatakan sesuatu yang membuat semua orang disana terkejut bukan main.


"KEHANCURANMU."


**Bersambung...


...----------------...


Bagaimana episode ini? Jangan lupa Likenya yaa...


Salam manis dari author**...