
Di waktu yang sama tapi beda tempat, atau lebih tepatnya di Cafe yang cukup besar.
Frans, Dave dan juga Romi sedang berkumpul disana sembari mendengarkan lagu yang dimainkan band disana.
"Woi Frans, lo napa dah, dari tadi gue perhatiin ngelamun terus." Ucap Romi yang sedari tadi melihat Frans sedang melamun
"Gue kepikiran aja sama Elsa, dari tadi siang ga ada kabar sama sekali." Ucap Frans lesu
"Kenapa lo ga coba ke mansionnya." Ucap Dave memberi saran
"Gue udah kesana tapi hasilnya nihil."
"Lo suka sama Elsa?" Celetuk Romi
"Kalo boleh jujur kayaknya gue emang suka sama dia, atau mungkin udah Cinta."
"Ya lo tembak dong, entar keburu di embat sama yang lain, lo baru nyesel."
"Tapi gue takut di tolak. Kalian tau sendiri kan, tiap kali ketemu pasti ribut mulu."
"He eh.. ribet banget hidup lo bro."
"Ah elah, bukannya kasih solusi malah cengin gue lagi." Ucap Frans sembari berdiri dari duduknya
"Mau kemana?"
"Nyanyi."
Frans langsung menuju panggung di cafe itu dan meminta izin untuk menyanyikan sebuah lagu, karna sedari dulu jika dia ada masalah maka dia akan meluapkannya lewat sebuah lagu, menurutnya dengan bernyanyi akan membuat lebih tenang.
"Lagu ini, gue persembahkan buat seseorang yang jauh di sana." Frans mulai memetikkan gitar dan membuka suaranya untuk bernyanyi.
Pujaan Hati ~ Kangen Band
Hei pujaan hati apa kabarmu
'Ku harap kau baik-baik saja
Pujaan hati andai kau tahu
'Ku sangat mencintai dirimu
Hei pujaan hati setiap malam
Aku berdoa kepada sang Tuhan
Berharap cintaku jadi kenyataan
Agar 'ku tenang meniti kehidupan
Hei pujaan hati, pujaan hati
Pujaan hati, pujaan hati
Mengapa kau tak membalas cintaku
Mengapa engkau abaikan rasaku
Ataukah mungkin hatimu membeku
Hingga kau tak pernah pedulikan aku
Cobalah mengerti keadaanku
Dan cobalah pahami keinginanku
'Ku ingin engkau menjadi milikku
Lengkapi jalan cerita hidupku
Hei pujaan hati, pujaan hati...
Hei pujaan hati setiap malam
Aku berdoa kepada sang Tuhan
Berharap cintaku jadi kenyataan
Agar 'ku tenang meniti kehidupan
Hei pujaan hati, pujaan hati
Pujaan hati, pujaan hati
......
Di Rumah sakit
Tepatnya di ruangan Elsa. Terlihat Mario yang sudah tertidur pulas di sofa ruangan sedangkan Rosa matanya masih terjaga, dengan kata lain ia belum tertidur dan sekarang dia masih setia duduk di samping brankar Elsa, berharap Elsa akan segera sadar.
"Kak, kapan lo akan sadar? Apa lo disana ketemu sama mommy jadi lo ga mau balik sama gue." Ucap Rosa sendu menatap Elsa yang masih belum membuka matanya.
Karena memang sangat lelah, Rosa pun akhirnya tertidur dalam posisi duduk dengan tangan diatas brankar dan dijadikan bantal.
Skip Esok hari...
Di Kediaman Adijaya..
Frans menuruni anak tangga dengan wajah yang lesu dan terus berjalan ke arah meja makan. Rupanya disana sudah ada orang tuanya yang sedang menikmati sarapannya.
"Kamu kenapa? Pagi pagi mukanya di tekuk gitu." Tanya Luna setelah Frans duduk di bangkunya
"Frans juga gak tahu mah." Jawabnya acuh
"Kenapa bisa gitu?" Kini Adit yang bertanya
"Entahlah.." Karena Frans juga gak tahu kenapa hari ini ia sangat tidak bersemangat dan terus memikirkan Elsa, padahal dia bukan siapa siapanya.
"Emm.. mah, ada kabar dari Elsa gak?" Tanya Frans menatap Luna
"Ouhh, jadi ceritanya ada yang kangen nih?" Goda Adit
"Bukan gitu pah, dari pulang sekolah Elsa gak ada kabar sama sekali, Rosa juga."
"Udah cek dimansionnya?" Tanya luna
"Udah, semua sahabatnya di hubungi juga gak bisa."
"Kemana mereka?" Luna malah balik tanya
"Aduhh mamah gimana sih, kalo Frans tau gak mungkin Frans nanya sama mamah." Kesal Frans
"Hehe iya.. nanti mamah bantu cari tahu. Kamu sarapan dulu, nanti keburu dingin makanannya." Ucap Luna cengengesan
Frans pun memulai sarapannya dengan hingga.
Selesai sarapan ia langsung berpamitan untuk pergi ke mansion Ryan. Tujuan Frans kesana sebenarnya untuk menanyakan sesuatu pada Ryan karena dari kemarin juga sahabatnya itu gak ada kabar.
Di Rumah sakit..
Matahari yang nampak malu malu untuk muncul tapi sinarnya mampu menembus gorden jendela rumah sakit lebih tepatnya di Ruangan Elsa di rawat.
Disana ternyata sudah ada Ryan, Maya dan juga Vera yang memang sengaja datang di pagi buta.
"Kak, kenapa lo betah banget disana? Mommy Rosa mohon bujuk kak Elsa untuk mau bersama Rosa." Ucap Rosa pelan tapi tatapannya terlihat sangat sedih
Alam bawah sadar Elsa..
Terlihat ada seorang gadis berpakaian serba putih di taman yang sangat indah dan banyak bunga bunga yang bermekaran, gadis itu.... Elsa.
"Elsa.." Panggil seseorang dari belakang, sontak Elsa pun menengok ke belakang
"Mommy.." Teriak Elsa sambil berlari dan memeluk erat mommynya
"Kenapa kamu disini sayang? Ini bukan tempatmu." Ucap Manda lembut
"Elsa mau sama mommy. Semua orang disana jahat mom, Elsa gak mau disana." Ucapnya sendu
"Kamu pasti akan bersama mommy, tapi bukan sekarang, Tugasmu disana masih banyak."
"Tapi mom..."
"Dengerin mommy, kamu sayang kan sama adikmu?"
"Iya mom. Elsa sayang sama Rosa."
"Kalau begitu, kamu harus kembali dan jaga adikmu, jangan biarkan dia sendirian disana. Bukannya kamu udah janji sama mommy untuk selalu melindunginya? Kamu harus menepati janji itu sayang." Manda memberi nasihat pada anaknya
"Iya mom, Elsa akan menepati janji Elsa."
"Kamu ikuti mommy." Ucap Manda kemudian berjalan menuju suatu tempat, disana ada sinar putih yang sangat terang
Kembali ke Ruangan...
Rosa yang sedang memegang tangan Elsa merasakan kalau dia menggerakkan jarinya. Dia sangat senang melihat itu.
"Kak Elsa udah siuman?" Tanya Rosa senang membuat mereka disana mendekatinya dan melihat apa yang terjadi.
**Bersambung...
...----------------...
Bagaimana episode kali ini guys? Jangan lupa kasih Likenya yaa...
Salam manis dari author**...