
Skip pulang sekolah...
Elsa dkk, Justin dan juga Ryan sedang berkumpul di Markas Lion Claws, sedangkan Mario saat ini belum pulang karena dia harus mengurus persiapan untuk camping kelas 11 dan 12 yang akan dilaksanakan bulan depan.
Mereka semua pergi ke markas untuk berlatih. Sebenarnya di mansion Elsa juga bisa untuk berlatih tapi akan lebih leluasa di markas karena bisa berlatih dengan mafioso lain, selain itu juga Elsa ingin mengecek keadaan markasnya setelah kejadian waktu itu.
Saat ini Rosa dan semua temannya sedamg berada di ruang latihan, sedangkan Elsa berada di ruang pribadi miliknya untuk bersantai sejenak.
"Hufftt... melelahkan juga." Ucapnya sembari duduk di sofa
Drrtt.. Drrt... Drrtt..
Ponsel di saku celananya berbunyi, ia pun segera mengambil ponsel itu.
"Kak Frans? Ngapain?" Ucapnya membaca nama tertera disana
"Apa?"
^^^"Lo dimana?"^^^
"Di mansion lah."
^^^"Mansion? Gue aja disini?"^^^
"APA?! Lo di mansion gue? ngapain?"
^^^"Gue mau ngomong penting."^^^
"Ngomong aja sekarang."
^^^"Gak bisa, Apa gue susul lo aja."^^^
"Jangan, Oke.. gue kesana sekarang." Ucap Elsa mematikan ponselnya sepihak
"Iihhh... tu orang mau ngomong apa coba."
Elsa langsung bergegas keluar dari ruangan sambil berlari, saat baru beberapa langkah dia berpaspasan dengan semua temannya.
"Lo mau kemana? buru buru gitu?" Tanya Justin melihat Elsa sedang berlari
"Gue pulang ke mansion dulu."
"Gue antar?"
"Gue bisa sendiri. Oh iya gue titip Rosa." Ucap Elsa pada Ryan
"Gue udah gede kak, bisa jaga diri." Kesal Rosa karena kakaknya selalu mengkhawatirkannya tapi tidak memikirkan dirinya sendiri
"Gue pulang." Ucap Elsa tanpa mempedulikan ucapan Rosa, dan ia langsung pergi dari sana.
Jarak markas ke mansion sangatlah jauh, bagaimana tidak? Markas ada di kota B sedangkan mansion di kota A, mungkin jika orang biasa akan membutuhkan waktu sekitar 4 sampai 5 jam, tapi bagi Elsa hanya butuh waktu 2 sampai 3 jam maklumlah dia Queen racing.
Elsa menyetir mobil seperti orang kesetanan dan tidak mempedulikan pengendara lain yang menyumpah serapahinya karena ugal ugalan membawa mobil.
"Kenapa dia ke mansion coba, awas aja kalo gak penting." Ucap Elsa kesal dalam mobilnya
Ia terus mengebut sampai akhirnya dia sampai di mansion dan dia melihat Frans sedang duduk di taman mansionnya.
"Lo lama banget sih, gue udah nunggu hampir 3 jam tau." Kesal Frans karena kelamaan menunggu Elsa
"Hosh... Hosh... Hosh... Kenapa gak bilang mau kesini sih? terus lo mau ngomong apa?" Tanya Elsa tersengal sengal karena berlari dari parkiran menuju taman itu.
"Gue cuma mau ngomong, besok kita berangkat bareng ke sekolah." Jawabnya enteng
"Asal lo tahu, Gara gara Lo nyuruh gue pulang ke mansion secara tiba tiba, gue harus bawa mobil seperti orang kesetanan karna gue gak mau bikin lo nunggu lama dan gue juga penasaran dengan apa yang akan lo omongin." Ucapnya menekankan kata katanya sambil terus berjalan maju ke Frans, sedangkan Frans terus berjalan mundur.
"Tapi apa setelah gue sampai kesini lo nyalahin gue karena kelamaan datengnya dan lebih parahnya lagi lo cuma mau bilang itu doang. Apa lo gak mikir, tadi gue kemana?" Tambahnya lagi berhenti berjalan karena Frans sudah mentok di pohon besar taman mansion itu
"Eng-enggak." Jawabnya gugup
"Gue tadi ada di Kota B, yang biasanya orang akan sampai dalam waktu lima jam, tapi gue hanya butuh waktu sekitar tiga jam, dan lo tahu apa artinya? Ya gue ngebut dari sana, dan karna lo juga gue ninggalin Rosa sama yang lainnya disana." Ucap Elsa penuh kekesalan
"Sorry, gue gak tahu kalo lo ada di kota B, gue kira lo masih sekitaran sini." ucap Frans merasa bersalah.
"Terserah lo dah, gue mau masuk." Ucap Elsa lalu pergi masuk ke dalam mansionnya dan Frans mengikutinya dari belakang
Mereka berdua duduk bersantai di ruang keluarga. Elsa duduk bersender pada sofa sembari memejamkan matanya karena dia benar benar sangat lelah. Frans juga hanya duduk dan diam saja sedari tadi.
"Kayaknya lo keliatan cape banget." Ucap Frans melihat Elsa yang sepertinya sangat kecapean
"Menurut lo." Ucapnya singkat masih memejamkan mata
"Oh ya tadi lo bilang kalo lo di kota B, ngapain kesana?"
"Kan gue asalnya dari sana." Jawabnya santai masih posisi yang sama
"Terus lo juga bilang, lo ninggalin Rosa dan yang lain, emang siapa aja?" Frans bertanya terus menerus seperti seorang wartawan
"Justin, Maya, Vera, dan kak Ryan."
"Hah?! mereka pada ikut? kenapa lo ga ngajak gue sekalian, gue kan pengin liat tempat tinggal lo, kapan kapan gue harus ikut." Ucapan Frans kali ini membuat Elsa membuka matanya dan duduk tanpa bersender
"Gak, lo gak boleh kesana."
"Kenapa? yang lain aja boleh."
"Gue jelasin ya, Maya sama Vera itu sahabat gue, Kak Ryan pacarnya Rosa dan Justin juga sahabat gue dari dulu jadi mereka berhak tahu tempat gue yang lama." Ucap Elsa menjelaskan
"Kalo gitu buat gue berhak tahu semua itu."
"Maksud lo?"
"Ya gue kan.."
"Ohh.. gue tahu lo mau ngomong apa, pasti lo mau bilang kalo gue udah dianggap anak sama mamah dan papah lo, jadi lo berhak tahu gitu?" Elsa memotong ucapan Frans
"Kenapa mikirnya gitu sih." batin Frans
"Tetap saja, lo belum saatnya tahu."
"Kenapa kayaknya lo tertutup sama gue?" Tanya Frans penuh selidik
"Apa yang gue tutupin?"
"Ya itu hanya lo yang tahu."
Mereka pun hanya berbincang sampai tak sadar hari mulai gelap. Rosa dan yang lain juga sudah pulang dari tadi.
**Bersambung...
...----------------...
Jangan lupa kasih Likenya yaa...
Salam manis dari author**...