THE MAFIA'S TWIN GIRLS

THE MAFIA'S TWIN GIRLS
Rencana Pesta



"Hmm..." Hanya deheman dari Elsa karna sejujurnya ia tidak ingin berbicara sama Dave


"Sa, mending lo ganti pakaian deh, itu basah banget. Gak mungkin kan sampe pulang lo basah basahan gitu." Usul Maya


"Iya. Emm... Kak makasih ya buat seragamnya." Ucap Elsa menatap Frans dengan tersenyum manis


"Ya ampun senyumnya manis banget." batin Frans


"Kak.. " Panggil Elsa karna tak mendapat jawaban lawan bicaranya


"Wooii... lo di ajak ngobrol juga malah ngelamun." Ucap Romi membuyarkan lamunan Frans


"Ah.. iya sama sama."


"Kita pergi dulu." ucap Elsa mewakili teman temannya lalu pergi dari sana


Elsa dkk pergi meninggalkan kantin menuju ruang ganti, untung saja Elsa masih menyimpan satu seragam sekolah di loketnya jadi ia tidak perlu membeli lagi.


Skip malam hari. ..


Di Kediaman Adijaya..


Frans dan kedua orang tuanya sedang membicarakan sesuatu yang penting di ruang keluarganya.


"Frans, papah berniat mau mengadakan pesta ulang tahun kamu sekaligus mengumumkan kamu sebagai penerus perusahaan papah. Apa kamu setuju?" Tanya Adit meminta persetujuan anaknya


"Apa itu perlu pah?"


"Tentu perlu, karna kamu pewaris satu satunya perusahaan adijaya, dan papah akan mengundang rekan bisnis papah, kalau bisa papah juga ingin mengundang CEO dari perusahaan EL'C COMPANY dan AL'R COMPANY."


"Maksud Mas kedua CEO misterius pemilik perusahaan terbesar itu?" Sekarang yang bertanya Luna


"Tapi setahu Frans mereka tidak pernah menghadiri pesta." ucap Frans


"Iya itu benar, soalnya mereka tidak pernah menampakkan dirinya di depan publik."


"Emm.. Apa Frans boleh ajak teman Frans?" Tanya Frans hati hati


"Kenapa harus minta izin? Tentu saja boleh dong." Ucap Adit tersenyum


"Makasih pah, dan Frans minta satu lagi boleh?"


"Apa?"


"Frans mau di pesta itu menyanyi."


"Kalau soal itu kamu tenang aja, papah sudah menyiapkan semuanya karna itu juga hobby kamu, jadi papah tidak akan melarangnya." Jawab Adit tersenyum tulus


"Makasih pah, kalo gitu Frans ke kamar dulu."


"Hmm.. "


Frans langsung beranjak dari duduknya dan pergi menuju kamarnya.


Didalam kamar tepatnya di balkon kamarnya Frans hanya diam melamun sambil memegang gitarnya.


"Kenapa gue gak bisa ngilangin bayangan lo dari pikiran gue, apa lo tau? selama ini gue cuek cuman buat nutupin perasaan gue saja, karna gue terlalu gengsi untuk nunjukinnya."


"Sepertinya gue benar benar udah jatuh cinta sama lo. Gue bahkan gak tahu apa alasan gue jatuh cinta sama lo, mungkin ini yang di sebut takdir." Batin Frans memikirkan wajah cantik Elsa


Kemudian ia mulai memetik gitarnya dan menyanyikan lagu untuk mewakili perasaannya.


Aku dan hatiku telah terkunci


Denganmu kutemukan apa artinya cinta


Mungkin perbedaan ini tak mudah


Namun telah kuputuskan


Jalani bahagia selamanya


Karena cinta tak butuh alasan


Karena cinta tak perlu pada siapa


Jadi jaga saja takdir kita


Hingga nanti menua bersama


Memang perbedaan ini tak mudah


Namun telah kuputuskan


Jalani bahagia selamanya


Karena cinta tak butuh alasan


Karena cinta tak perlu pada siapa


Jadi jaga saja takdir kita


Hingga nanti menua bersama


O-o-oh ...


Karena cinta tak butuh alasan


Karena cinta tak perlu pada siapa


Jadi jaga saja takdir kita


Hingga nanti


O-oh, hingga nanti


Menua bersama


Frans menyanyikan lagu tersebut dengan penuh penghayatan.


"Gue akan undang Elsa ke pesta, biar gue makin deket sama dia. Yaa.. bisa di bilang PDKT hehe..."


Setelah mengatakan itu, ia memutuskan untuk tidur karna besok harus sekolah.


**Bersambung...


...----------------...


Hallo readers, gimana episode kali ini? Jangan lupa kasih Like ya Guys..


Salam manis dari Author**...