THE MAFIA'S TWIN GIRLS

THE MAFIA'S TWIN GIRLS
King Tiger



Kelompok Elsa yang pertama sampai di tenda, kemudian yng kedua kelompok Maya tapi kelompok Maya sampai disana dengan berlari membuat Elsa dan yang lain bingung.


"Kalian kenapa lari?" Tanya Ryan


"S-Serigala." Ucap mereka terbata


"Woii.. lo pada jahat banget, ninggalin gue sendiri." Kesal Gery saat sudah sampai di depan mereka


"Lo ngompol?" Tanya Justin melihat celana Gery yang basah, sontak mereka semua melihat ke arahnya.


"I-iya." Jawabnya pelan dan menahan malu


"Hahahahah....." Tawa mereka semua pecah dan Gery tidak mau terus di tertawakan berniay pergi dari sana


"Puas ketawanya?" Ketus Gery langsung pergi dari sana sedangkan temannya masih setia menertawainya.


Skip Esok hari...


Siswa laki laki di tugaskan mencari kayu bakar untuk membuat api unggun nanti malam, sedang yang perempuan bertugas memasak.


Elsa dkk saat ini juga berada didapur buatan untuk memasak.


"Lo bisa masak?" Tanya Vera pada Elsa yang sedang bersiap memasak


"Bisalah, lo pikir gue gak bisa masak gitu." Seru Elsa


"Apa sih gak bisa Elsa lakukan." Tiba tiba Justin datang menghampiri mereka


"Lo kenapa kesini, bukannya bantu yang lain cari kayu." Ucap Rosa


"Gue udah nyari, dan pas lagi istirahat pengin aja nyamperin kalian." Jawab Justin dengan santai


"Emm.. Ada yang bisa gue bantu?" Tawar Justin


"Nih.. lo potong ini." Ucap Elsa memberikan bahan dapur pada Justin


"Beres itu mah."


Justin mulai memotong bahan dapur yang di berikan Elsa.


"Kalo motong itu yang bener jangan ngasal." Ketus Elsa


"Huuhuuu.... " Tiba tiba Justin menangis membuat mereka bingung


"Lo kenapa nangis?" Tanya Rosa


"Aduhh masa gue bilangin gitu aja nangis sih." Ucap Elsa merasa bersalah


"Gue gak nangis, mata gue perih motong bawang ini." Ucap Justin dengan air mata mengalir sembari memperlihatkan bawang yang sedang di potong.


"Hahahha.... Lo ada ada aja, masa ngiris bawang sampe nangis." Tawa Elsa dan yang lain pecah


"Perih tahu." Justin hendak mengelap air matanya dengan tangan tapi langsung di cegah oleh Elsa


"Jangan pake itu, nanti yang ada makin perih."


"Pake apa dong."


"Sini gue tiup dulu, setelah itu baru lap pake tisu." Elsa langsung memegang kepala Justin


Justin sedikit menunduk karena kalau tidak Elsa bisa kesulitan untuk meniup matanya.


Fuuhh.. Fuuhh..Fuuhh...


Seketika manik mata mereka bertemu dan terdiam beberapa detik.


"Kayaknya Gue harus berani ngungkapin perasaan gue sama lo Sa. Tapi, apa lo punya perasaan yang sama seperti gue?" batin Justin


"Justin, apa lo sama sekali tidak memiliki perasaan sama gue?" batin Elsa


"Ekhhemmm... Ingat disini masih ada kita." Ucap Vera membuyarkan kegiatan mereka


"Dunia berasa milik berdua, yang lain mah ngontrak." Timpal Maya


"Iya kalian ngontrak, jangan lupa bayar." Ketus Justin


"Weeissstt... Sabar bosqyu." Ucap Rosa


"Hahahaha..." Tawa yang lain pecah melihat ekspresi Justin yang kesal


Tanpa mereka sadari, ada sepasang mata yang memperhatikan mereka dari jauh, ia adalah Frans.


"Sepertinya gue gak ada harapan sama lo Sa." Batin Frans kemudian pergi dari sana


Skip malam hari...


Semua siswa berkumpul untuk menikmati api unggun sembari bernyanyi bersama.


Justin berdiri dan meminjam gitar milik Frans karena dia berniat menyanyi untuk Elsa.


"Elsa.. Ini buat lo." Ucap Justin berdiri didepan Elsa yang terduduk, mendengar itu Elsa langsung tersipu malu.


Justin mulai memetik gitarnya dan memulai bernyanyi.


Kasmaran ~ Phantom


Disaat ku membuka mata


Ku lihat wanita yang terindah


Dia tersipu enggan bicara


Dapatkah aku temaninya


*


Menyentuh pesonanya yang ada


Dia tersenyum oh sungguh manja


Ketika ku sapa dirinya


**


Oh sungguh aku tak kuasa


Menahan semua rasa yang ada


Jika ku tak bisa ku tak mampu


Untuk bersamanya


***


Pasti akan mati mati aku sungguh mati


Bila tak ada cinta dihatiku


Biarkanlah diriku


Untuk terus bersamamu


****


Cinta cinta cinta itu indah


Bila kau rasakan dengan sepenuh hati


Ijinkanlah aku untuk tetap mencintamu


Back to *,


Mati mati aku sungguh mati


Bila tak ada cinta dihatiku


Mati mati aku sungguh mati


Bila tak ada cinta dihatiku


Biarkanlah diriku


Untuk terus bersamamu


Back to *


Semua yang di sana menikmati lagu yabg dinyanyika Justin, tapi tidak dengan Frans karena dia benar benar terbakar api cemburu, untung saja dia bisa menahannya jika tidak? mungkin akan terjadi keributan disana.


"Hati gue sakit melihat wanita yang gue cintai bersama cowok lain." batin Frans


"Elsa gue mau ngomong sama lo." Ucap Justin terlihat serius setelah dia duduk didepan Elsa.


"Apa?" Tanya Elsa masih belum mengerti.


"Gue..."


Dorr


Dorr


Dorr


Ucapan Justin terpotong karena tiba tiba terdengar suara tembakan yang begitu menggema dan membuat semua siswa di sana teriak histeris karena takut.


"AAAAAAA........"


"King Tiger, mereka sudah datang." Ucap Elsa menyeringai kepada semua sahabatnya.


"APA?!!"


Elsa sudah tahu sebelumnya kalau akan ada yang menyerang tapi dia hanya memberi tahu Rosa saja, tapi Rosa juga sudah memberi tahu Ryan. Jadi yang lain baru mengetahuinya sekarang termasuk Justin dan mereka berbicara sambil berbisik agar tidak ada yang mendengarnya.


"Kenapa gak bilang mereka akan menyerang?" Tanya Justin berbisik


"Gue gak sempet, gue aja baru tahu tadi siang, dan gue hanya kasih tahu Rosa." jelas Elsa


"Dan gue udah kasih tau Kak Ryan." Timpal Rosa


"Apa kita akan memanggil anggota kita?" Tanya Maya


"Jangan, Mereka akan curiga jika ada LC disini."


"Apa yang kita lakukan?" Tanya Vera yang mulai panik


"Kita lawan apa adanya aja, lagian mereka hanya mengincar gue dan Rosa, jika kita tidak ada disini mereka akan curiga." Jelas Elsa membuat semuanya terdiam


"Sial. Kenapa mereka harus dateng sekarang." Batin Justin kesal karena lagi lagi dia gagal menembak Elsa


"Disini siapa yang namanya ELSA dan ROSA?" Tanya salah satu dari mereka yang mungkin tangan kanan King Tiger.


"KITA DISINI." Ucap Elsa dan Rosa berbarengan sambil muncul di hadapan mereka.


**Bersambung...


...----------------...


Makin seru gak episodenya? Jangan lupa Likenya yaa....


Salam manis dari author**...