THE MAFIA'S TWIN GIRLS

THE MAFIA'S TWIN GIRLS
Mau Bermain?



Terlalu keasikan ngobrol hingga hari semakin gelap, Elsa pun berpamitan untuk pulang.


"Emm.. mah Elsa pulang dulu ya, ini sudah malam." Ucap Elsa berpamitan


"Gak nginep aja?"


"Gak usah, nanti Rosa gak ada yang nemenin." walaupun ada Mario di mansion, tapi tetep aja Elsa tidak mau terlalu lama meninggalkan Rosa sendiri


"Ya udah tapi di antar sama Frans, gak baik perempuan malam malam jalan sendirian."


"Elsa bisa sendiri mah, lagian Elsa bawa mobil sendiri."


"Gak papa gue antar, gue pake mobil sendiri." Celetuk Frans karna ia emang ingin tahu alamat mansion Elsa


"Tapi.. "


"Terima aja sayang, biar mamah juga tenang."


"Iya mah, Elsa pamit."


"Hati hati kalian."


Dengan sangat terpaksa Elsa menyetujuinya, karna ia tidak mau membuat keluarga barunya kecewa. Mereka berdua pun langsung menuju kendaraan masing masing dan melajukannya dengan mobil Elsa yang di depan.


Setelah beberapa menit, mereka sudah sampai di depan mansion Elsa. Saat turun dari mobil, Frans dibuat takjub dengan mansion Elsa yang sangat mewah bahkan lebih besar dan mansion orang tuanya.


"Mansion lo besar banget sa, bahkan lebih besar dari mansion gue." Ucap Frans masih dengan tatapan takjubnya


"Bukan punya gue, tapi punya abang angkat gue." Jawabnya berbohong


"Tetap saja, ini sangat besar."


"Udah ah.. lo balik sono, udah malem juga."


"Lo ngusir gue?"


"Bukan gitu, entar mamah khawatir lo gak pulang pulang."


"Oh yaudah, gue balik dulu bye." ucap Frans lalu pergi sembari melambaikan tangannya tapi sebelum masuk mobil dia berkata sesuatu


"Oh ya.. Jangan kangen yah?" Ucapnya dengan ke PDan tingkat dewa


"Idiihh.. Ogah." ucap Elsa menggidikkan bahunya


Frans pun melajukan mobilnya menjauh dari mansion megah Elsa.


"Hufftt .... hari yang sangat melelahkan." Ucap Elsa kemudian masuk ke dalam mansion untuk beristirahat.


Skip esok hari....


Saat Frans sedang melajukan mobilnya menuju sekolah, dia melihat segerombolan para pelajar sekolah lain yang sedang membuly seorang siswa yang satu sekolah dengannya, Itu bisa di lihat dari seragam yang mereka pakai.


"Woii... berhenti." Teriak Frans saat sudah menghampiri mereka yang berjumlah 4 orang


"Cih.. ada pahlawan kesiangan rupanya." Ucap salah satu dari mereka panggil aja jack


"Jangan ikut campur, atau lo tanggung akibatnya." Ucap teman jack


"Gue gak akan ikut campur, kalo kalian gak ganggu temen gue."


"Banyak omong."


Tanpa ba bi bu lagi mereka langsung menyerang Frans.


Bugh..


Krek.


Bugh.


Krek..


Suara pukulan serta tendangan terdengar, dan akhirnya perkelahian itu dimenangkan oleh Frans.


"Awas lo, tunggu pembalasan gue." Ucap Jack kemudian mengajak semua temannya pergi dari sana


Frans menghampiri pemuda itu


"Lo diapain sama mereka?" Tanya Frans


"Mereka malak aku, tapi karna aku gak punya apa apa jadinya mereka menghajar aku." jawab cowok nerd itu


"Kalo gitu, gue duluan."


Frans pergi dari sana meninggalkan pemuda itu.


Di sekolah...


Saat berjalan melewati koridor, ponsel Elsa berbunyi dan langsung mengangkatnya.


Drrt... Drrtt.. Drrtt...


"Katakan."


"......."


"Awasi terus." Jawabnya singkat langsung mematikan ponselnya secara sepihak kemudian tersenyum devil


"Ada apa?" Tanya Rosa


"Sepertinya ada yang ngajak kita bermain." Ucap Elsa dengan senyum smirknya


"Siapa?"


"Siapa lagi kalo bukan dia." Jawabnya singkat dan Rosa sudah tahu siapa yang dimaksud, lalu mereka berdua melanjutkan jalannya menuju kelas.


Saat sampai di dalam kelas, ternyata dikelas sudah banyak siswa yang hadir tidak seperti biasanya apalagi ini masih terbilang pagi. Disana terlihat riuh.


"Tumben jam segini udah rame kelasnya." Tanya Rosa bungung


"Tau... " Jawab Elsa mengangkat kedua bahunya


"Kalian udah ngerjain PR matematika belum?" Tanya Maya saat Elsa dan Rosa udah duduk dibangkunya


Pantesan aja masih pagi sudah ramai, ternyata ada PR tohh... Biasalah kalo anak sekolah pasti gitu, berangkat cepat kalo ada PR doang, kalo gak ada yaa... NGARET.


"Udah." Jawab Elsa dan Rosa singkat


"Emm.. gue bo-.."


"Boleh, Nih... Mungkin yang lain juga mau." Ucap Elsa memotong ucapan Maya karna dia sudah tahu maksudnya memberikan buku tugasnya


"Serius?" Ucap Vera berbinar


"Kalo gak mau, ya ud-.. "


"Ehh.. iya iya mau." Vera langsung menerima buku Elsa


"Nih.. sekalian bawa aja." Ucap Rosa sembari memberikan buku tugasnya


"Ok.."


"GUYS... SIAPA YANG MAU MINTA JAWABANNYA NIH? INI DI KASIH ELSA DAN ROSA." Teriak Maya menggelegar membuat semua yang dikelas berlari ke arah meja Elsa dan Rosa


"Gue.. gue mau..." ucap salah satu siswa sembari menghampiri meja mereka


Tanpa basa basi lagi, semua siswa di kelas itu langsung menyalin jawaban ke buku tugas masing masing.


"Makasih ya Sa, Ros kalo ga ada kalian mungkin kita semua akan dihukum." Ucap siswa satu


"Hmm.. " Hanya deheman dari mereka berdua


"Lain kali, kita nyontek lagi yah?" Ucap siswa kedua langsung mendapat tatapan tajam dari Elsa dan Rosa


"Enak aja." Jawab Rosa ketus


"Mikir sendiri dong." Ucap Elsa tak kalah ketus


"HAHAHAHA.... Mamam tuh... " Tawa seisi kelas pecah kepada siswa ke dua itu


"Hmm.. Sabar sabaarrr... " Ucap siswa kedua sembari mengelus dadanya.


Pelajaran demi pelajaran berlangsung dengan tenang hingga waktunya pulang tiba.


**Bersambung...


...---------------...


Gimana episode kali ini, semakin menarik gak?


Jangan lupa kasih komentar dan Likenya yaa....


Salam manis dari author**...