
"Menunggu." Jawab Rosa singkat
"Menunggu gimana?" Tanya Mario yang belum mengerti
"Hadehh bang.. Lo tahukan bukan dia yang akan memulai permainan ini, karna itu semua tergantung kita, dan kita akan menunggu waktu yang tepat." Ucap Rosa membuat Mario berpikir sejenak untuk mencerna arti dari ucapan Rosa barusan.
"Ehh.. Iya gue lupa."
"Keluar dari kandang Harimau, masuk ke kandang Singa." Ucap Rosa tersenyum devil begitupun Mario dengan senyum smirk khasnya.
Waktu terus berlalu, hari berganti dengan hari lain. Kini hubungan Elsa dan Frans semakin dekat, Elsa juga sudah mulai membuka hatinya buat Frans. Rosa dan seluruh teman mafianya juga sudah mengetahui jika Frans tahu Elsa adalah seorang mafia.
Saat ini Elsa dkk dan Frans dkk sedang berada di Cafe. Mereka memakan makanannya sembari diselingi canda dan tawa.
"Lo coba ini deh, enak banget tau." Ucap Frans kepada Elsa
"Gak ah, lagian makanan kita sama." Tolak Elsa
"Tapi ini beda, biasanya makan dari tangan orang lain itu lebih enak, coba aja. Aaa..." Frans menyodorkan sendok pada mulut Elsa dan menyuruh Elsa membuka mulutnya
"Enggak kak Frans."
"Coba, sedikit aja."
"Ini aja." Ucap Elsa yamg akhirnya membuka mulut untuk menerima suapan dari Frans
"Gimana? Enak kan?" Tanya Frans setelah menyuapi Elsa
"Iyain aja, biar lo senang." Ucap Elsa membuat Frans terkekeh
"Ekheemm... ada yang makin lengket aja nih." Celetuk Romi menggoda mereka berdua
"Sirik aja lo." Ketus Frans
"Jiwa jomblo gue meronta." Ucap Dave mendramatisir
"Makanya cari pasangan dong." Seru Romi
"Yeee... kalo ngomong tuh ngaca dulu, lo aja masih jomblo." Ketus Dave
"Eiitttsss... siapa bilang jomblo, gue udah ada yang punya kali." Sombong Romi
"Hah? Serius?"
"Iyalah, emang kapan coba gue bohong?"
"Tiap hari lo bohong. Emang siapa orangnya?"
"Noh..." Ucap Romi melirik Vera yang sedang tersipu malu
"Sejak kapan Ver?" Tanya Rosa yang berada disamping Vera
"Udah empat hari yang lalu." Ujar Vera
"Kok lo gak ngomong sih sama gue." Kesal Maya
"Gue mau ngomong, tapi nunggu waktu yang tepat
"Jadi yang jomblo disini cuma Dave sama Maya dong." Celetuk Ryan
"Comblangin aja." Timpal Frans
"Iya, Kalian cocok juga." Ucap Romi yang juga setuju
"Emang ini jamannya siti nurbaya apa, main comblangin aja." Kesal Maya yang terus terusan di goda temannya
"Tau, Ini tuh udah modern, udah gak jaman jodoh jodohan." Timpal Dave
"Kalo emang jodoh gimana?" Tanya Vera tiba tiba
"Ya gue sih ayo aja." Ucap Dave dengan senyum mengembang membuat Maya tersipu malu
"Artinya lo juga mau dong kak." Ujar Vera menatap Dave
"Ihhh... udah dong. kenapa sih dari tadi goda gue terus." Kesal Maya
"Ngomong lagi gue lempar nih sendok ke muka lo." Ketus Maya sembari mangangkat sendoknya ke arah Vera
"Iya iya." Ucap Vera kicep
"Hahahah...." Tawa semua temannya yang melihat tingkah Vera dan Maya
"Ehh Guys. besok lusa acara pesta itu kan?" Tanya Dave tiba tiba teringat pesta ulang tahun kedua perusahaan besar itu
"Iya, Gue udah gak sabar banget, pengin tahu siapa pengusaha muda itu." Timpal Romi
"Yang gue denger, pemiliknya itu saudaraan tau." Ucap Dave
"Pokoknya kita nanti harus berangkat bareng, biar kita gak pisah, karna pasti disana ramai banget." Ujar Romi
"Lo kesana juga kan?" Tanya Frans menatap Elsa
"Gue kan bukan pengusaha, jadi untuk apa gue kesana." Jawab Elsa berbohong
"Ya temenin gue."
"Gak bisa."
"Gu-.."
"Udah Frans, lo sama gue aja. Rosa juga gak ikut." Ucap Ryan memotong ucapan Elsa karna dia tahu kenapa Elsa menolaknya
"Iya, kalian bareng aja. Gue sama kak Elsa ngga bisa dateng." Ujar Rosa
"Kalian bisa dateng kok, karna mereka tidak hanya mengundang pengusaha saja, melainkan semua orang walau itu dari kalangan biasa. Jadi kalian tetap bisa ikut." Ucap Dave
Memang benar baik Elsa maupun Rosa ingin mengundang semua orang yang memang bisa hadir, karna itu akan lebih seru, pikir mereka.
"Tapi kita beneran gak bisa, ada urusan perlu kita selesaikan." Seru Elsa
"Emang mau apa sih kalian? kenapa gak bisa?" Tanya Frans penuh selidik
"Okeh, kita akan usahain buat dateng. Tapi kita dateng sendiri, lo jangan jemput kita." Ucap Elsa yang mengiyakan ajakan Frans
"Hmm... Oke deh, yang penting lo dateng."
"Gue pasti dateng."
"Tapi bukan sebagai tamu undangan, melainkan sebagai CEO Perusahaan." batin Elsa
"Eh, kita udah lama temenan, tapi kita belum pernah main loh ke mansion kalian berdua." Ucap Dave menatap Elsa dan Rosa
"Gak boleh." Jawab Elsa dan Rosa serempak
"Ayolah masa kita gak pernah main ke mansion kalian, bahkan alamatnya aja kita gak tahu." Ujar Romi
"Kita tahu." Jawab Frans, Ryan, Maya dan Vera berbarengan
"Jadi hanya kita berdua yang gak tahu." Ucap Dave
"Iya." Jawab mereka lagi serempak
"Huhhh... punya temen gini amat yah." Seru Romi
"Gini gimana?" Tanya Maya sok polos
"Teman Lucknut."
"HAHAHAHA...."
**Bersambung...
...----------------...
Jangan lupa kasih Likenya yaa...
Salam manis dari author**..