THE MAFIA'S TWIN GIRLS

THE MAFIA'S TWIN GIRLS
Episode 67



Dalam mobil Frans, mereka berdua sibuk sendiri. Elsa yang fokus pada ponselnya, sedangkan Frans yang fokus menyetir.


Setelah beberapa menit mereka berdua telah sampai di taman yang tidak terlalu ramai. Hal itu membuat mengernyitkan keningnya karena bingung kenapa Frans membawanya kemari.


"Kenapa lo ngajak gue kesini?" Tanya Elsa sembari berjalan beriringan dengan Frans


"Ada yang pengin gue omongin sama lo. Emm... Mending kita duduk di sana dulu." Ucap Frans menunjuk tempat duduk di taman itu. Tanpa basa basi lagi mereka langsung menuju tempat itu dan menduduki bangkunya.


"Sekarang apa yang mau lo omongin. Awas aja kalo gak penting." Ketus Elsa


"Gue mau jujur soal perasaan gue sama lo." Ucap Frans serius dengan menatap intens mata Elsa sembari memegang kedua tangan Elsa


"Jangan jangan dia mau..." batin Elsa


"Gue suka sama lo, atau bisa di bilang gue cinta sama lo. Jujur, gue gak tahu alasan kenapa gue bisa jatuh hati sama lo, yang jelas perasaan itu tumbuh dengan sendirinya dan gue gak bisa mencegah itu." Ucap Frans sangat serius


"Gue udah tahu." Ujar Elsa membuat Frans kaget


"Hah?! sejak kapan?"


"Sejak pesta ulang tahun lo. Gue tahu, waktu itu lo nyanyi buat gue, karna pandangan lo itu terus menatap gue. Tapi waktu itu juga gue udah menutup hati buat Justin seorang. Itu sebabnya gue selalu cuek sama lo, agar lo gak terlalu terbawa perasaan sama gue yang akhirnya akan buat lo sakit hati jika gue tidak membalas perasaan lo." Ucap Elsa serius sembari melepas genggaman Frans


"Tapi apa sekarang perasaan lo masih sama seperti dulu?" Tanya Frans


"Gue udah berusaha lupain Justin, dan itu perlu waktu."


"Izinkan gue buat bantu lo lupain dia."


Elsa kemudian berdiri dan berjalan maju kedepan beberapa langkah.


"Mungkin itu butuh waktu lama. Gue gak mau memberi lo harapan palsu." Ucap Elsa yang membelakangi Frans


"Gue akan menunggu lo sampai kapanpun itu." Tegas Frans yang sudah berdiri tapi hanya menatap punggung Elsa


"Lo pria yang baik, dan lo bisa mendapatkan wanita yang lebih baik dari gue." Seru Elsa yang kini menghadap Frans


"Bagi gue, lo yang terbaik."


"Gue gak sebaik yang lo kira, gue itu orang jahat, dan lo gak tahu siapa gue sebenarnya." Jawabnya serius


"Tapi gue cinta sama lo, apa gak ada kesempatan buat gue? dan bagi gue, lo itu gak jahat."


"Maaf, tapi gue gak bisa." Jawab Elsa sembari membalikkan badannya untuk pergi dari sana, tapi tiba tiba Frans mengatakan sesuatu yang membuatnya sangat terkejut dan menghentikan langkahnya.


"Apa karna lo mafia?" Tanya Frans, untung saja disana hanya ada mereka berdua, jadi tidak ada yang mendengar percakapan mereka.


Frans berjalan maju dan berhadapan dengan Elsa yang terlihat sangat terkejut.


"Gue udah tahu semua, gue tahu pekerjaan lo yang asli dan gue tidak mempersalahkan itu, karna menurut gue cinta itu tidak butuh alasan." Tambahnya lagi sembari memegang kedua tangan Elsa


"Bagaimana mungkin?" Tanya Elsa bingung karena ternyata Frans mengetahui identitasnya sebagai mafia


"Waktu itu..." Frans menjelaskan kejadian waktu dia mengetahui semuanya


Flashback On..


Waktu itu terjadi pada saat Elsa berada di kota B, dan Frans pergi ke mansion Elsa.


Ting nong..Ting nong..


Setelah Frans memencet bel, keluarlah Maid yng bekerja di mansion Elsa.


"Elsa nya ada?"


"Non Elsa lagi pergi sama temannya."


"Kemana?"


"Saya tidak tahu tuan. Coba tuan telfon aja."


Frans langsung mengambil ponsel disakunya dan dengan segera menelpon Elsa.


^^^ "Apa?" Tanya Elsa di seberang sana^^^


"Lo dimana?"


^^^"Di mansion lah."^^^


"Mansion? Gue aja disini?"


^^^"APA?! Lo di mansion gue? ngapain?"^^^


"Gue mau ngomong penting."


^^^"Ngomong aja sekarang."^^^


"Gak bisa, Apa gue susul lo aja."


^^^"Jangan, Oke.. gue kesana sekarang."^^^


Setelah sambungan di putuskan Elsa, Frans meminta ijin pada maid tersebut untuk ke kamar kecil.


Frans pergi ke kamar kecil untuk meyelesaikan panggilan alamnya.


"Huhh.. Kenapa gue pengin liat kamar Elsa yah, apa gue coba liat sendiri aja, lagian pasti juga tidak ada apa apanya." Ucap Frans setelah keluar dari toilet.


Kemudian dia berjalan ke lantai atas menuju kamar Elsa, dia sudah tahu dimana kamar Elsa, karna dia juga pernah menginap di mansion bersama orang tuanya.


Sebelum masuk kekamar, dia menengok kanan kiri soalnya takut ada maid yang melihat.


Ceklek


Pintu kamar terbuka, Frans pun masuk dan lupa menutupnya kembali.


"Kamarnya bagus, rapi lagi. Tapi semua warnanya agak gelap." Gumamnya melihat seluruh sudut kamar.


Kemudian dia melihat ada foto di atas nakas tempat tidur, ia pun mendekatinya dan memandangi foto itu yang terlihat seperti keluarga bahagia, dalam foto itu ada Elsa, Rosa dan Mommy Manda, Ibu kandung mereka.


"Ini pasti foto Ibunya, dan anak kecil yang ini pasti Elsa. Emang yah kalo udah cantik dari kecil, maka saat besar akan lebih cantik lagi. Uuhhh... Makin sayang akutuh." Ucapnya tersenyum memandangi foto masa kecil Elsa dan untungnya dia tidak mengenali wajah Ibunya Elsa, kalau mengenalinya pasti dia akan tahu siapa Elsa sebenarnya


"Tapi kenapa dia banyak mengoleksi senjata?dan juga banyak stiker Singa disini." Bingung Frans yang juga melihat banyak senjata tergantung disana


**Bersambung...


...----------------...


Jangan lupa kasih Likenya yaaa...


Salam manis dari author**...