
Setelah kepergian Rosa ke kamarnya, mereka semua hanya berbincang bincang ringan. Setelah itu Ryan dan yang lain berlatih seperti biasanya untuk mengasah kemampuan yang dimiliki.
Elsa sangat kagum sama mereka, karena walaupun mereka baru beberapa hari latihan, tapi mereka sudah pandai dalam menguasai beberapa teknik beladiri dan juga menggunakan banyak senjata.
Waktu terus berlalu hingga tiba saatnya pesta ulang tahun Frans dimulai.
Di Mansion keluarga Adijaya yang mewah merupakan tempat berlangsungnya pesta, terlihat sudah ramai para tamu dari kolega bisnis papahnya termasuk juga keluarga Frenandika. Mereka semua hadir, termasuk Risa dan Laura.
Hari ini Frans memakai Jaz berwarna Navy yang tidak terlalu formal karna dalamannya hanya menggunakan kaos putih polos biasa.
"Selamat pak Adit, pestanya berlangsung sangat mewah." Ucap Hendrik mengulurkan tangannya
"Terimakasih pak Hendrik karna sudah menyempatkan waktu untuk datang ke pesta ini." Jawab Adit menerima uluran tangan dari Hendrik
Sedangkan Laura dari tadi terus bergelayut manja di tangan kekar Frans, dan Itu membuat Luna ibunya Frans sangat tidak suka melihatnya, kalau bukan karna tamu undangan mungkin dia sudah mengusirnya.
"Frans, selamat ulang tahun yah, ini kado dari aku." Ucap Laura tersenyum manis sembari memberikan kadonya
"Hemm.. " Hanya deheman sebagai jawaban
"Kenapa Frans bisa deket sama dia? Aku sangat tidak suka dengan sifatnya." batin Luna menatap sinis Laura
"Laura lepasin tangan gue." Ucap Frans kesal sambil menghempaskan kasar tangan Laura
"Bro, selamat ulang tahun ya. Semoga lo bisa segera dapat jodoh. heheh... " Ucap Dave
"Makasih bro atas ucapannya, kalo masalah jodoh nanti juga datang sendiri, lo aja dulu." Ucap Frans tersenyum
"Bisa aja lo bro."
"Hai bro, makin tua aja lo." Celetuk Romi baru datang dan menepuk pundak Frans
"Selamat ulang tahun ya bro, semoga yang di semogakan tersemogakan." Ucap Ryan tersenyum sambil menggeser tubuh Laura dari samping Frans, karna ia tahu Frans tidak suka diganggu olehnya.
"Ihh, apaan sih, dateng dateng main dorong aja." Kesal Laura
"Thanks bro." Frans menjawab ucapan Ryan
Mereka terlalu keasikan ngobrol, mulai dari Adit dan Hendrik yang berbicara soal bisnis, Frans dkk hanya berbincang sederhana dan Laura yang sedari tadi menggerutu tidak jelas karna tidak mendapat kesempatan untuk bicara empat mata dengan Frans.
Perbincangan mereka semua seketika berhenti saat ada kehebohan di depan pintu masuk mansion. Sontak semua para tamu undangan termasuk kedua keluarga tersebut melihat apa yang terjadi.
Ternyata oh ternyata kehebohan itu terjadi karena kedatangan dua gadis cantik siapa lagi kalau bukan Elsa dan Rosa. Elsa kali ini menggunakan Dress berwarna Navy dengan bagian depan di atas lutut dan belakangnya agak panjang, sedangkan Rosa menggunakan Dress biru muda yang berada di atas lutut.
Mereka berdua menjadi sorotan karena kecantikan mereka bak dewi yunani, Tatapan kagum dan berbagai pujian dari para tamu sama sekali tidak mereka hiraukan.
"*Waahh siapa mereka? "
"Cantik sekali bak dewi yunani."
"Apa mereka mau dijodohkan dengan anakku*."
Begitulah sekiranya perkataan dari para tamu undangan, mulai dari pujian hingga ada yang ingin menjodohkan putranya.
"Cantik." Gumam Frans menatap Elsa tanpa berkedip
"Mereka sangat cantik." ucap Romi
Frans dan Ryan langsung menghampiri keduanya untuk berkumpul bersama keluarga.
"Lo cantik banget hari ini." Ucap Ryan melihat Rosa tanpa berkedip
"Oh, jadi kemarin gak cantik?" Rosa pura pura kesal
"Ah.. dari dulu lo cantik, cuman hari ini beda aja, karna kali ini memakai dress."
"Makasih pujiannya." Ucap Rosa tersenyum manis
"Ini beneran Elsa kan?" Pertanyaan konyol dari Frans membuat Elsa kesal
"Bukan, ini hantu nya." Ketus Elsa
"Lo itu bisa gak sih jangan ketus gitu."
"Lagian lo, jelas jelas ini gue, masih nanya lagi."
"Oh gitu, ya udah gue balik aja." Saat Elsa hendak berbalik tangannya di cekal Frans
"Oke gue minta maaf, sekarang kita kesana yuk." Ucap Frans mengajak Elsa dan yang lain menuju keluarganya.
Frans terus menarik lembut tangan Elsa sampai berada di depan keluarganya dan keluarga Fernandika.
"Dia siapa Frans?" Tanya Adit pada anaknya yang menggandeng seorang wanita
"Dia Elsa pah." Ucap Frans tersenyum
"Hallo om, saya Elsa." Elsa memperkenalkan dirinya sambil tersenyum manis
"Oh ini yang namanya Elsa. Frans sering cerita loh tentang kamu."
"Apa sih mah." gerutu Frans menahan malu
"Cantik sekali kamu nak." Ucap Luna ramah menghampiri Elsa
"Makasih tante, dan ini Rosa adik saya." Ucap Elsa memperkenalkan Rosa
"Rosa tante." Ucap Rosa tersenyum
"Kalian sangat mirip, apa kalian kembar?"
"Iya tante, kembar tak seiras."
"Jangan panggil tante dong, panggil aja mamah kayak Frans." Ucap Luna tersenyum
"Iya tan..Eh.. maksudnya mah." ucap Elsa tersenyum kikuk
"Berarti sekarang kalian panggil saya papah juga." Ucap Adit yang di angguki Elsa dan Rosa
"Ihhh apaan sih, harusnya kan gue yang manggilnya mamah sama papah." batin Laura
"Elsa, kenalin dia Om Hendrik rekan bisnis papah." Tambah Adit memperkenalkan Hendrik
"Hallo om, senang bisa berkenalan dengan anda." Ucap Elsa tersenyum yang tak dapat diartikan sambil mengulurkan tangannya
"Iya saya juga senang." Jawabnya membalas uluran tangan Elsa
"Akhirnya kita bertemu lagi Daddy, Upss.. maksudnya mantan Daddy." Batin Elsa
"Sebentar lagi kita akan bersenang senang mantan keluargaku." batin Rosa
Baru saja berkenalan tiba tiba di tempat mereka kedatangan dua pria dewasa yang tak lain adalah Dika dan Dery
"Maaf tuan Adit, kita berdua terlambat." Ucap Dika saat sampai dihadapannya
"Tidak apa apa bahkan pestanya belum mulai." Jawab Adit tersenyum.
"Oh ya, kenalin dia Elsa, calon menantu saya." Tambah Adit membuat Elsa terkejut bukan main dengan perkataan calon menantu
"Papah... " Kesal Frans karna ia tahu pasti Elsa sangat malu
"Perkenalkan saya Dika, dan ini Dery, kami rekan bisnis calon mertua kamu." Ucap Dika tersenyum jail pada Elsa
"Awas aja lo bang." batin Elsa
"Saya Elsa Tuan."
"Mereka itu sekretaris kedua perusahaan besar itu, yang mungkin CEO nya jelek jadi malu kali untuk datang." bisik Frans pada Elsa
"Nih orang belum tau rasanya bogeman gue kali yah, gue cincang cincang juga lo jadi makanan singa gue." batin Elsa
**Bersambung....
...----------------...
Gimana episode kali ini? Jangan lupa Kasih Likenya ya Guys...
Salam manis dari author**...