THE MAFIA'S TWIN GIRLS

THE MAFIA'S TWIN GIRLS
Surprise



Satu minggu sudah Elsa di rawat di rumah sakit, tiap hari selalu ada yang menjenguknya bahkan selama seminggu pula Rosa tidak berangkat sekolah alasannya untuk bisa menemani Elsa. Elsa sudah memaksanya untuk berangkat tapi adiknya itu keras kepala, akhirnya dia pun menyerah lagian adiknya juga pintar jadi tidak masalah jika tertinggal materi pelajaran.


Hari ini adalah hari pertamanya masuk sekolah setelah ia di rawat begitu juga dengan Rosa.


Mobil mereka berdua memasuki parkiran sekolah. Seperti biasa mereka akan menjadi sorotan kagum para siswa.


Mereka turun dari mobil dengan anggunnya, Elsa yang memakai kacamata hitam dan Rosa yang meletakkan kacamata hitamnya di atas rambut.


"*Lama gak masuk mereka makin cantik aja."


"Mereka selalu perfect*."


Begitulah ucapan semua siswa disana bagaikan angin lalu bagi Elsa dan Rosa. Saat mereka baru beberapa langkah Maya dan Vera menghampirinya.


"Gue kira kalian masuknya besok, ternyata sekarang." Ucap Maya yang berdiri disamping Rosa


"Bosen kalo di rumah." Ucap Rosa


"Kelas yuk." Ajak Vera yang di angguki setuju oleh mereka


Mereka berempat berjalan, tapi baru beberapa langkah mereka berhenti lagi karena tiba tiba ada sebuah mobil sport memasuki pelataran sekolah sambil melakukan aksi berputarnya dan membuat heboh satu sekolah.


Brummm... Brumm..Bruummm...


Mobil tersebut terus berputar putar di halaman sekolah yang sangat luas dan tentunya semua siswa berteriak histeris melihat pertunjukan itu.


"Aaaa... Hebat banget, siapa dia."


Frans dkk yang berada di kelas pun memutuskan untuk melihat apa yang terjadi, kenapa berisik sekali di luar kelas. Saat melihat itu mereka juga terkagum melihat aksinya.


Tak lama kemudian mobil tersebut berhenti dan seorang pria keluar dari mobil tersebut dengan gaya coolnya, lagi dan lagi semua siswi perempuan teriak histeris melihat ketampanan pria itu.


"*Aaaa... Ganteng banget."


"My Prince, I'm Coming."


"Udah ganteng, keren, tajir lagi*."


"Siapa dia? Murid baru?" Tanya Vera pada ketiga temannya


"Sepertinya gitu. mana ganteng banget lagi." Ucap Maya yang juga terpesona dengan ketampanannya


Pria itu melirik kanan kiri seperti mencari seseorang dan akhirnya ia berhasil menemukan keberadaan orang yang di carinya.


"SWEETY.... BABY.... I'M COMING." Teriak pria itu membuat semua yang disana bingung siapa yang ia maksud


Pria itu langsung berlari kearah orang yang dicarinya dan ternyata dia berlari ke arah Elsa dkk. Pria itu ingin memeluk Elsa dan Rosa tapi...


Bruk...


Pria tersebut tersungkur ke tanah karena Elsa dan Rosa menghindar.


"Aduhhhh.... Kalian itu..." Ucapnya meringis kesakitan sambil berdiri dan menunjuk Elsa dan Rosa


"Apa?" Tanya Elsa dan Rosa berbarengan


"Emang kalian gak kangen sama gue? Gue aja kangen sama kalian."


"Gak." Ucapnya barengan lagi


"Oke kalo kalian gak kangen, gue pergi aja. Bye.." Kesal pria tersebut dan berniat kembali ke mobilnya.


Elsa dan Rosa saling tatap dan berusaha menahan tawanya melihat punggung pria itu yang sedang kesal dibuatnya, kemudian...


"JUSTIN...." Teriak Elsa dan Rosa langsung berlari memeluk justin dari belakang.


Justin yang merasa dipeluk sangat senang, ia langsung membalikkan badannya dan mereka bertiga pun berpelukan.


Setelah lulus smp dia melanjutkan sekolahnya di kota B, sedangkan Elsa dan Rosa harus kembali Ke Kota A untuk membalaskan dendamnya. Itu sebabnya mereka jarang ketemu, tapi mereka selalu memberikan kabar satu sama lain bahkan hampir tiap hari mereka ngasih kabar.


Back to topic...


Hal yang dilakukan Elsa dan Rosa tak luput dari tatapan semua siswa disana termasuk sahabat mereka, Frans dkk dan juga Laura dkk.


"Mereka kenal sama murid baru itu?" Tanya Dave pada temannya


"Kalo dilihat lihat sih mereka emang deket banget." Timpal Romi


"Apa dia yang sering nelpon Elsa di rumah sakit?" Tanya Ryan


"Mungkin saja." Ucap Frans singkat menahan rasa cemburunya melihat wanita yang dicintainya memeluk orang lain.


Di tempat Maya dan Vera


"Dia siapa sebenarnya, perasaan gue gak pernah liat dia." Ucap Vera bingung


"Gue gak tahu, gue aja baru liat dia." Jawab Maya


Di tempat Laura dkk


"Kenapa sih semua cowok tajir di embat sama dia." Kesal Laura melihat pemandangan itu


"Lo gak boleh kalah sama dia." Ucap Hera ngompor ngomporin


"Gue harus cepat cari cara buat nyingkirin dia." Ucap Laura langsung pergi dari sana di ikuti dayang dayangnya.


Di tempat Elsa berada


Setelah berapa lama kemudian mereka bertiga melepas pelukannya.


"Kok lo gak bilang sih mau sekolah disini?" Tanya Rosa


"Kalo gue bilang, bukan surprise dong namanya." Jawab Justin dengan entengnya


"Lo pasti sekongkol sama bang Mario, iyakan?" Tanya Rosa penuh selidik


"Hehe.. iyalah kalo bukan bang Mario, siapa lagi coba?"


"Bisa bisanya lo dateng dan bikin heboh satu sekolah pake Freestyle segala lagi." Ketus Elsa


"Kalo masalah itu, gue juga gak berniat tapi begitu gue liat halaman sekolah lo sangat luas ya jadinya gue kan pengin nyobain Freestyle disini." Jawabnya tanpa rasa berdosa sedikitpun


"Ini sekolah bukan tempat balapan."


"Hehe... sorry, namanya juga kelepasan." Jawab Justin meneggaruk tengkuknya yang tak gatal mebuat Elsa dan Rosa menggelengkan kepalannya.


"Dia siapa?" Tanya Maya pada Elsa dan Rosa saat sudah ada di sampingnya


"Kenalin dia Justin, sahabat kita di kota B." Jawab Rosa


"Justin." Ucap Justin tersenyum sembari mengulurkan tangannya


"Maya/Vera." Ucap mereka menerima uluran tangan Justin secara bergantian.


**Bersambung...


...----------------...


Jangan lupa kasih Likenya yaa....


Salam manis dari author**...